News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindikat Perampok Rumah Mewah Antar Provinsi Ditangkap, 1 Pelaku Pecatan Prajurit TNI

Menurut Kapolretabes Medan, Kombes pol Gidion Arief Setyawan, para pelaku ini merupakan sindikat perampok rumah mewah antar provinsi.
Senin, 10 Februari 2025 - 20:44 WIB
Tampang ketujuh sindikat Perampok Rumah mewah usai diamankan oleh polisi, setelah beraksi di Komplek Cemara Hijau, Jalan Metal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. (Alfiansyah)
Sumber :
  • Alfian

Medan, tvOnenews.com - Petugas gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap sindikat perampok rumah mewah.

Total ada tujuh orang pelaku yang ditangkap. Tiga di antaranya ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat diringkus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pelaku yakni berinisial, AH (30) warga Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, AAR (39) warga Kecamatan Jalaksana, Jawa Barat.

RL (33) warga Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, MJA (28) warga Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

L (54) warga Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara, FP (41) warga Kecamatan Anak Toha, Kota Lampung Timur, Bandar Lampung.

AW (31) warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, ia merupakan pecatan TNI.

Menurut Kapolretabes Medan, Kombes pol Gidion Arief Setyawan, para pelaku ini merupakan sindikat perampok rumah mewah antar provinsi.

Katanya, ketujuh pelaku ditangkap usai melakukan perampokan di Komplek Cemara Hijau, Jalan Metal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, pada Jumat (17/1/2025) lalu.

Di rumah mewah tersebut para pelaku mengambil satu buah brangkas yang berisikan uang senilai Rp 200 juta, dua buah sertifikat rumah, 11 BPKB mobil , emas, berlian dan barang-barang berharga lainnya.

“Korban mengalami kerugian Rp 1 Miliar," kata Gidion kepada tvOne, Senin (10/2/2025).

Gidion menyampaikan, setelah menerima laporan tersebut Satreskrim Polrestabes Medan dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut melakukan penyelidikan.

Setelah mengantongi sejumlah petunjuk, petugas pun langsung menangkap sejumlah pelaku di Sukabumi Jawa Barat, pada Selasa (4/2/2025) kemarin.

Lalu, petugas pun melakukan pengembangan lagi dan menangkap beberapa pelaku di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Rabu (5/2/2025) kemarin.

“Para pelaku ditangkap ketika hendak melakukan tindak pidana di tempat yang lain," sebutnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, saat dilakukan penangkapan tiga orang terpaksa ditembak oleh petugas karena melakukan perlawanan.

Dari tangan para pelaku, petugas menyita dua pucuk senjata api jenis pistol dan pen gun beserta amunisinya.

“Dari hasil kejahatannya, para pelaku membeli senjata api dan ini akan digunakan untuk melakukan tindakan pidana lagi," ujarnya.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Utara ini mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan para pelaku ini juga sempat melakukan perampokan rumah mewah di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara dan juga di wilayah Bandar Lampung.

“Di Sumatera Utara mereka sudah beraksi tiga kali, dua di Siantar tapi sekali gagal lalu di komplek Cemara Hijau. Senjata api itu digunakan di Lampung, informasinya juga di Lampung itu ada sekitar 20 kilogram emas yang dicuri oleh pelaku," katanya.

Gidion mengungkapkan, ada pun modus dari para pelaku melakukan perampokan yakni mengintai rumah mewah pada saat sedang kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka mencari melalui google maps dimana-mana ada rumah mewah dan ketika kosong para pelaku ini beraksi," ucapnya.

Saat ini, masih ada satu orang pelaku lagi yang masih diburu oleh pihak kepolisian.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT