News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Langsa Gagalkan Peredaran 25 Kg Kokain, 6 Tersangka Dibekuk di 3 Lokasi

Kasat Narkoba Polres Langsa, AKP Mulyadi, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni dua lokasi di kawasan langsa dan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang — yang masih dalam wilayah hukum Polres Langsa — dan satu lokasi di Pangkalan Susu, Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Rabu, 16 April 2025 - 14:59 WIB
Polres Langsa Gagalkan Peredaran 25 Kg Kokain, Enam Tersangka Dibekuk di Tiga Lokasi.
Sumber :
  • Ilham Zulfikar

Langsa, tvOnenews.com – Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Langsa berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis kokain seberat 25.000 gram atau setara dengan 25 kilogram dalam sebuah operasi yang digelar di tiga lokasi berbeda. Dalam pengungkapan ini, enam orang tersangka berhasil diamankan, dan barang bukti lainnya turut disita oleh petugas.

Kapolres Langsa, AKBP Mughi Prasetyo Harbianto,  dalam konferensi pers Bersama Wadirreskrimum Polda Aceh, AKBP Andy Rahmansyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Langsa menyatakan, bahwa kasus ini merupakan salah satu pengungkapan terbesar dalam sejarah penanganan narkoba jenis Kokain di wilayah hukum Polres Langsa Khususnya di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Ini adalah hasil kerja keras tim Sat Narkoba Polres Langsa yang dipimpin oleh Kapolres yang lama Akbp Andy Rahmansyah telah bekerja siang dan malam dalam menyelidiki kasus ini. Sehingga berhasil mengamankan 25 kilogram kokain yang diperkirakan akan diedarkan di sejumlah wilayah,” ujar AKBP Mugi Prastiyo, Rabu(16/4/25).

 

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Langsa, AKP Mulyadi, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni dua lokasi di kawasan langsa dan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang — yang masih dalam wilayah hukum Polres Langsa — dan satu lokasi di Pangkalan Susu, Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

 

“Dari hasil pengembangan, total enam orang berhasil kita amankan. Masing-masing memiliki peran berbeda dalam jaringan ini, mulai dari kurir hingga koordinator distribusi,” jelas AKP Mulyadi.

 

Selain kokain, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya seperti timbangan digital, alat komunikasi, kendaraan roda dua. Barang haram tersebut diperkirakan bernilai miliaran rupiah jika berhasil beredar di pasaran.

 

AKBP Andy Rahmansyah dalam kesempatan itu mengapresiasi keberhasilan Polres Langsa dalam pengungkapan ini. “Sebagai mantan Kapolres Langsa, saya bangga dengan kinerja luar biasa tim di lapangan walaupun pengukapan tersebut dimasa saya namun itu kado terkahir saya buat Kepolisian Langsa. Ini membuktikan bahwa Polres Langsa tetap konsisten dan solid dalam memberantas peredaran narkoba,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Para tersangka kini diamankan di Mapolres Langsa untuk proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

PT KCIC buka suara soal video viral berhentinya kereta cepat atau Whoosh di wilayah Kopo, Bandung, Jumat (3/4/2026). Ternyata alasannya karena ada seng masuk.
Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh bebuyutan Marc Marquez yang kini bertugas sebagai test rider Yamaha, Andrea Dovizioso, menyoroti satu nama yang dinilainya tampil gemilan di MotoGP Amerika 2026
Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

bentrok tersebut melibatkan dua kelompok warga yang saling serang hingga menyebabkan situasi mencekam dan menelan satu korban jiwa.
Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Ratusan dokter, peneliti, dan praktisi kesehatan dari dalam maupun luar negeri dipertemukan dalam forum Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) REJASELINDO 2026 di Bali.
Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Dua pembalap Aprilia yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menguasai puncak klasemen sementara MotoGP 2026
Dari Ngamen di TikTok, Pinkan Mambo Punya Penghasilan di Atas UMR dalam Sehari: Jauh Banget, Wow Banget 

Dari Ngamen di TikTok, Pinkan Mambo Punya Penghasilan di Atas UMR dalam Sehari: Jauh Banget, Wow Banget 

Sempat namanya tak terdengar lagi, kini penyanyi wanita, Pinkan Mambo mengambil jalur karir yang lain dengan ‘ngamen’ di jalan hingga mencuri perhatian publik.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT