Tiga Warga Terluka Akibat Kebakaran Pasar Kotanopan, Satu Koma
- Tim Tvone/Romulo
Mandailing Natal Sumatera Utara - Tiga pemilik toko terluka dalam kebakaran Pasar Kotanopan Mandailing Natal (Madina) pada Selasa dini hari (29/03/2022). Salah satu korban,Usman Rinaldi 39 tahun, kondisinya masih koma setelah melompat dari lantai dua untuk berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.
Â
Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution, Selasa siang menjenguk korban Usman Rinaldi di Ruang ICU Rumah Sakit Umum Panyabungan Madina.
Â
Menurut Bupati kondisi korban masih kritis dan belum sadarkan diri akibat melompat dari lantai dua dan terlalu banyak menghisap asap dari kebakaran.
Â
"Saat ini kondisi paru-parunya belum berfungsi normal akibat terlalu banyak menghirup asap kebakaran. Belum sadarkan diri, masih dirawat di ruang ICU," ungkap Bupati Madina.
Â
Korban merupakan salah satu dari tiga korban terluka akibat kebakaran Pasar Kotanopan pada Selasa dini hari tadi.
Â
Dua korban lainnya dirawat di Puskesmas Kotanopan, masing-masing Usman Bajora 27 tahun dan Masnawati 72 tahun.
Â
Sementara itu sembilan keluarga yang menjadi korban kebakaran saat ini menumpang di rumah keluarga masing masing.
Â
Sekretaris Daerah atau Sekda Madina, Gozali Pulungan mengunjungi para korban dibeberapa tempat keluarganya di Kecamatan Kotanopan.Â
Â
Dari sembilan keluarga korban, semua korban masih terlihat trauma dan berduka.
Â
Sekda Madina meminta para korban untuk bersabar dan tidak larut dalam kesedihan karena sudah merupakan takdir dari Sang Pencipta.
Â
Sekda Madina juga menyerahkan bantuan pemerintah Kabupaten Mandailing Natal kepada para korban berupa sembako, air mineral, selimut, tikar, alat kebersihan keluarga dan set peralatan dapur.
Â
Menyikapi maraknya kebakaran saat ini, Sekda meminta agar masyarakat Madina lebih waspada karena sedang memasuki musim kemarau.
Â
"Pemerintah Madina mengimbau agar masyarakat lebih waspada terutama kompor gas dan sambungan listrik. Agar tidak terjadi hubungan pendek arus listrik, supaya memperhatikan sambungan listrik di rumah masing-masing" himbau Sekda.
Â
Berdasarkan data BPBD Madina, memasuki musim kemarau saat ini disebagian wilayah di Provinsi Sumatera Utara tercatat titik panas atau ‘hotspot’ berjumlah 62 titik pada 29 Maret 2022.(Romulo Siregar/Lno)
Load more