News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabupaten Tapanuli Utara Krisis Air Minum

Masyarakat Kabupaten Taput mengeluh karena setiap hari Perusahaan Daerah Air Minum setempat harus mengatur pendistribusian air ke rumah pelanggan bergiliran.
Kamis, 14 April 2022 - 13:40 WIB
Pertemuan Sekda Taput dan pejabat lainnya di Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR terkait krisis air bersih.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Syaren

Tapanuli Utara, Sumatera Utara – Kabupaten Tapanuli Utara bertahun-tahun mengalami krisis air minum. Kondisi ini membuat masyarakat Kabupaten Taput, khususnya di Kecamatan Tarutung dan Sipoholon dan Kecamatan Siatas Barita mengeluh, karena setiap hari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat harus mengatur pendistribusian air ke rumah pelanggan secara bergiliran.

Untuk mengatasi persoalan ini, Bupati Nikson Nababan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Taput, Indra Simaremare bersama Direktur PDAM Mual Na Tio Lamtagon Manalu dan sejumlah pejabat terkait menemui Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI, Rabu (13/4/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Indra Simaremare menyampaikan permasalahan air minum di Kabupaten Taput, dan mengharapkan Kementerian PU segera merealisasikan pembangunan IPA (Instalasi Pengolahan Air). Sehingga air baku yang sudah dibangun oleh BWSS-II segera mendapatkan pengolahan agar dapat disalurkan ke masyarakat.

“Kita meminta agar Kementerian PU dapat segera mewujudkan permohonan Pemkab Taput, dikarenakan saat ini di Tapanuli Utara sudah terjadi krisis air minum,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, kata Indra, pihak kementerian menyampaikan akan melakukan review ulang untuk menentukan skala prioritas dan pembiayaannya, dan akan segera melakukan sinkronisasi untuk memastikan kelengkapan syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pembangunan IPA dimaksud.

Terpisah, Direktur PDAM Mual Na Tio Taput, Lamtagon Manalu mengatakan, bahwa krisis air bersih atau air minum di daerah tersebut sudah terjadi bertahun-tahun.

“Sudah lama, ini terutama di Tarutung dan sekitarnya karena debit air yang terbatas, sebab selama ini kita hanya mengandalkan mata air. Makanya pelanggan PDAM sering mengeluh,” jelas Lamtagon saat dihubungi tvonenews.com, Kamis (14/4/2022) siang.  

“Kalau dengan mengandalkan mata air tentu sangat kecil lah (debitnya), jadi perlulah dilakukan penambahan debit air yang tentu anggarannya sangat besar,” katanya.

Meskipun ada sumber air yang selama ini dikelola, namun tetap saja tak mampu memenuhi kebutuhan air bersih di Taput. “Kalau di Tarutung ada belasan sumber mata air, tapi kecil-kecil dan debit airnya saat ini semakin berkurang,” ungkap Lamtagon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, upaya yang dilakukan selama ini untuk kebutuhan air bersih bagi pelanggan yaitu secara bergilir, dan disuplai dengan air tangki. “Maka untuk itu harus dilakukan penambahan debit air, tapi kalau mengandalkan APBD Taput hal itu dianggap berat. Maka Pemkab Taput berharap adanya dukungan dari APBN,” terangnya.

Lamtagon mengungkapkan soal penambahan debit air di Kabupaten Taput sudah diusulkan ke Kementerian PU sejak tahun 2015. “Nah, kenapa disebut krisis (air bersih) di Taput, itu karena ketika kita hanya mampu melayani separuh dari jumlah pelanggan hingga saat ini, dan jumlah pelanggan PDAM di Tarutung, Sipoholon dan Siatas Barita dan sekitarnya itu sekitar 8600 pelanggan. Sementara untuk air yang tersedia 40 liter per detik yang disalurkan ke masyarakat,” pungkasnya. (ssg/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Emil Audero Langsung Starter Buat Rayo Vallecano di Liga Spanyol, Kiper Timnas Indonesia Bakal Hadapi Si Tangan Emas La Roja

Emil Audero Langsung Starter Buat Rayo Vallecano di Liga Spanyol, Kiper Timnas Indonesia Bakal Hadapi Si Tangan Emas La Roja

Emil Audero langsung dipercaya mengawal gawang Rayo Vallecano saat hadapi Athletic Club di Liga Spanyol. Kiper Timnas Indonesia itu berbakal hadapi Unai Simon.
PBNU Bidik Tiga Orang untuk Disomasi Terkait Tudingan Dana Korupsi Mengalir ke Muktamar NU

PBNU Bidik Tiga Orang untuk Disomasi Terkait Tudingan Dana Korupsi Mengalir ke Muktamar NU

Gus Ipul berharap nahdliyin dan segenap pengurus NU di semua tingkatan untuk tetap tenang dan tidak perlu terpengaruh isu yang tidak dapat dipastikan kebenarannya itu.
Lirik dan Makna Lagu Kau Yang Utama Syahrini, Ungkap Sosok yang Selalu Bertakhta di Hatinya

Lirik dan Makna Lagu Kau Yang Utama Syahrini, Ungkap Sosok yang Selalu Bertakhta di Hatinya

Syahrini resmi merilis lagu “Kau Yang Utama”. Simak lirik lengkap dan makna lagu yang mengungkap sosok Reino Barack yang selalu bertakhta di hatinya.
Enam Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Enam Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Dalam Asian Games 2026 tersebut, tim Merah Putih berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu dari nomor beregu maupun perorangan.
Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Pertamina membantu pemulihan ekonomi perajin tenun Desa Adat Sade melalui bantuan 45 alat tenun dan pelatihan untuk menjaga tradisi Sasak di Lombok.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT