GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Kampar Terdampak Karhutla, Bantuan Masker hingga Vitamin Disalurkan Elang 3 Hambalang Riau

Warga menjadi korban asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Salah satu permukiman yang terdampak asap, yakni warga di Perumahan Zaira Permai RT 12, Desa Rimbo Panjang.
Kamis, 13 November 2025 - 14:34 WIB
Dokumentasi
Sumber :
  • Istimewa

Kampar, tvOnenews.com - Warga menjadi korban asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Salah satu permukiman yang terdampak asap, yakni warga di Perumahan Zaira Permai RT 12, Desa Rimbo Panjang.

Penduduk yang berjumlah ratusan jiwa ini, sudah banyak yang mengeluhkan dampak kabut asap, seperti sesak napas, batuk, dan mata perih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat kondisi warga yang memperihatinkan ini, organisasi dari Elang 3 Hambalang Riau menyalurkan bantuan masker, multivitamin, dan air minum kemasan (13/11/2025).

“Kami mendapat informasi warga di Perumahan Zaira Permai ini sudah lima hari terdampak asap karhutla. Karena rumah warga ini dekat dari lokasi kebakaran. Makanya, kami datang ke sini memberikan bantuan beberapa kotak masker, air minum kemasan dan multivitamin," ujar Ketua Elang 3 Hambalang Riau, Pebriyan Winaldy saat diwawancarai wartawan setelah membagikan bantuan.

Pebriyan dan anggotanya bersama Ketua RT 12, Mariana, sempat mengunjungi beberapa warga yang terpapar asap karhutla dan memberikan bantuan.

Salah satu warga terpapar yang ditemui bernama Atik (48). Ibu rumah tangga ini memiliki anak bayi berusia tiga bulan.

“Ada satu keluarga yang terkena dampak asap, yaitu ibu Atik dan dua anaknya. Tadi saya lihat bayinya batuk-batuk dan matanya berair. Anak yang besar juga diliburkan sekolah karena batuk," sebut Pebriyan.

Dia bilang, bantuan yang disalurkan memang tidak seberapa besar, namun bagi warga korban asap sangat berarti.

Dalam kondisi seperti ini, warga memang sangat berharap bantuan, terutama masker dan air minum.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada para warga. Tadi saya lihat warga nampak sangat bersyukur atas bantuan yang kami salurkan," sebut Pebriyan yang juga selaku Direktur PT. Green Palma Riau Jaya ini.

Pebriyan berharap, bencana asap karhutla ini secepatnya selesai agar warga dapat beraktivitas dengan normal kembali, dan menghirup udara segar.

“Kita doakan bencana asap karhutla ini cepat selesai. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada tim pemadam, Polri dan TNI, Manggala Agni, yang telah berjibaku memadamkan api," tambah kader muda Partai Gerindra Pusat ini.

Di kesempatan yang sama, Ketua RT 12, Mariana menyampaikan bahwa bencana asap karhutla sudah berlangsung selama lima hari di permukimannya. Ia menyebut, saat ini sudah banyak warga yang terganggu kesehatannya, terutama anak-anak.

“Kami di perumahan ini ada sekitar 85 KK (Kepala Keluarga). Di sini banyak anak-anak, dan mereka sekarang sudah banyak yang batuk-batuk, sesak napas dan demam akibat dampak asap," sebut Mariana saat diwawancarai awak media.

Pihaknya yang mewakili warga menerima bantuan dari Elang 3 Hambalang Riau, langsung disalurkan kepada warga.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Masker memang sangat kami butuh dalam kondisi saat ini. Kami atas nama warga menyampaikan terimakasih," ucap Mariana.

Kondisi saat ini, kata dia, asap di permukiman sedikit berkurang dibandingkan dari hari sebelumnya.

Selain dari upaya petugas gabungan yang memadamkan api, juga dibantu hujan.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda lahan gambut di Jalan Yuzura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini berdekatan dengan dua perumahan, yakni Perumahan Zaira Permai dan Perumahan Marwah.

Besarnya Kobaran api sempat membuat warga panik dan ketakutan. Sebab, jarak titik api dari permukiman hanya sekitar 100 meter, sehingga banyak warga yang berlarian keluar rumah. Warga juga banyak yang sesak napas, karena pekatnya asap di perumahan. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Manggala, hingga kini masih berjibaku menaklukkan si jago merah itu.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat kena ultimatum Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi terkait penerbitan izin pembangunan tempat wisata dan perumahan di hutan
Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Lahadalia menyebut minyak mentah impor dari Rusia diperkirakan mulai dikirim ke Indonesia dalam 1–2 pekan setelah kontrak resmi rampung.
Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi resmi memulai petualangan baru di Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026/2027. Pemain ber...
Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Tampil sebagai kiper utama di laga Ajax melawan FC Utrecht, Minggu (10/5/2026), Maarten Paes cs kalah dengan skor akhir 1-2. 
Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar

Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar

Mengaku memiliki garis keturunan dari Indonesia, salah satu mantan gelandang top Eropa ini pernah menyesal karena tidak memilih memperkuat Timnas Indonesia.
Bertemu di Pelantikan, KDM Apresiasi Zulhas Pilih Sosok Tepat Pemimpin di Jawa Barat: Kuat Aspek Kesundaannya

Bertemu di Pelantikan, KDM Apresiasi Zulhas Pilih Sosok Tepat Pemimpin di Jawa Barat: Kuat Aspek Kesundaannya

Gubenur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM bertemu dengan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas).

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT