News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muhammadiyah Sumut Salurkan 30 Ton Beras dari Uni Emirat Arab ke Provinsi yang Terdampak Bencana Alam 

Sekretaris PWM Sumut, Irwan Syahputra, mengatakan, penyerahan bantuan 30 ton beras dan pemberangkatan bantuan tujuh truk logistik untuk Tapsel, Tapteng dan Sibolga berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, pada Senin (22/12/2025) pagi.
Senin, 22 Desember 2025 - 16:40 WIB
PWM Sumut, salurkan 30 ton beras bantuan dari Organisasi Uni Emirat Arab kepada masyarakat terdampak bencana (Alfiansyah)
Sumber :
  • Alfiansyah

Medan, tvOnenews.com - Sebanyak 30 ton beras dari Organisasi non Pemerintahan (NGO) Bulan Sabit Merah Uni Emirat Arab (UEA), disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir ekologis di Sumatra Utara dan Aceh.

Penyaluran bantuan yang sempat ditolak oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan ini, disalurkan melalui Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Utara (Sumut).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris PWM Sumut, Irwan Syahputra, mengatakan, penyerahan bantuan 30 ton beras dan pemberangkatan bantuan tujuh truk logistik untuk Tapsel, Tapteng dan Sibolga berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, pada Senin (22/12/2025) pagi.

Selain bantuan dari NGO UEA, pihaknya juga menyalurkan 25 ton beras dari Muhammadiyah Sumut dan 5 ton dari Muhammadiyah Aceh, serta 400 paket familiy Kids yang berasal dari LazisMu Sumatra Utara.

“Pada hari ini kita menjalankan amanah dari salah satu organisasi dari Uni Emirat Arab, ada 30 ton beras yang kita bagi ke Sumut dan Aceh," kata Irwan kepada tvOnenews, Senin (22/12/2025).

Ia mengatakan, Muhammadiyah akan terus mendampingi masyarakat hingga ke masa pemulihan yang diprediksi hingga pertengahan tahun 2026.

Irwan juga menegaskan pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah dalam menanggulangi bencana.

“Kita sudah ada skema kerja, melalui posko-posko daerah yang ada. Kita juga punya komitmen untuk tidak menjadikan korban sebagai objek, tapi terus membersamai para korban agar bisa kembali pulih dan bangkit," sebutnya.

“InsyaAllah kami ikuti arahan pimpinan pusat, masa tanggap darurat kita sampai Januari, dan mungkin recovery dan revitalisasi sampai mungkin bulan Juni lebih. Kita selalu berkoordinasi dengan pemerintah, Muhammadiyah juga bagian dari anak bangsa, suatu yang tidak bisa dipisahkan," sambungnya.

Sebelumnya, Pemko Medan menolak pemberian 30 ton beras dari NGO UEA, karenakan tidak sesuai dengan mekanisme Goverment to Goverment (G to G).

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, sempat menanggapi penolakan dari Pemko Medan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan bantuan yang diterima Pemko Medan bukanlah G to G, melainkan dari organisasi non pemerintahan atau NGO yang berasal dari UEA.

Bobby pun membantah kabar pemulangan bantuan tersebut. Ia mengatakan bantuan yang diberi NGO asal UEA tersebut diberikan ke organisasi yang ada di Indonesia, yakni Muhammadiyah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya intervensi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap perwakilan Sumatera Selatan.
Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

Daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia sepanjang sejarah. Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, kekayaan mereka mencapai ratusan triliun rupiah dari bisnis narkoba internasional.
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berpotensi menghadapi persaingan berat pada musim 2026/2027. Ajax dikabarkan berpeluang datangkan kiper andalan Barcelona.
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.

Trending

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berpotensi menghadapi persaingan berat pada musim 2026/2027. Ajax dikabarkan berpeluang datangkan kiper andalan Barcelona.
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.
Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Modus baru penyelundupan narkoba terungkap di Lapas Narkotika Jakarta. Petugas menemukan 12 paket narkoba yang disembunyikan dalam oseng cumi saat pemeriksaan
10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

Daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia sepanjang sejarah. Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, kekayaan mereka mencapai ratusan triliun rupiah dari bisnis narkoba internasional.
Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Sekjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono pada Kamis (25/6/2026).
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT