Tak Benar Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Usir Pengungsi dari GOR Pandan
- Istimewa
tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) membantah informasi yang beredar di media sosial melalui unggahan video yang menyebutkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengusir para pengungsi di Gedung Olahraga (GOR) Pandan.
"Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan menyesatkan," kata Asisten Ekbang, Basyri Nasution, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Jonedi Marbun dan Kadis Sosial Tapteng, Mariati Simanullang, dalam konferensi pers di Ruang Cenderawasih Kantor Bupati Tapteng, Senin (12/1/2026).
Basyri Nasution menegaskan, Bupati Masinton Pasaribu tidak pernah mengusir pengungsi. Masyarakat, khususnya para pengungsi diminta agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Terkait pernyataan dalam video yang beredar itu tidak benar. Bupati tidak pernah mengusir pengungsi. Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegas Basyri.
Ia menjelaskan, beberapa hari sebelumnya ada informasi menyebut, ada warga yang mengungsi di GOR Pandan ternyata tidak terdampak bencana.
Pemkab Tapteng pun melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan kepala desa dan lurah setempat.
Hasilnya, memang ada beberapa keluarga yang tidak terdampak sama sekali. Setelah rumahnya dibersihkan, mereka pun dikembalikan ke rumah dan dibekali bantuan logistik.
Sementara, bagi pengungsi yang benar-benar terdampak dan masih tinggal di GOR Pandan, Pemkab Tapteng memastikan seluruh kebutuhan mereka tetap difasilitasi sesuai ketentuan.
Kadis Sosial, Mariati Simanullang, juga membantah isu adanya makanan basi yang dikonsumsi pengungsi. Ia menegaskan, dapur umum beroperasi sesuai standar dan diawasi secara ketat.
“Kami memasak tiga kali sehari, pagi, siang, dan sore. Semuanya dimasak untuk sekali makan dan langsung dihabiskan,” tegas Mariati.
Pihaknya rutin melakukan pemantauan dan monitoring proses memasak. Bahkan, makanan yang disajikan di dapur umum juga dikonsumsi oleh petugas dan pegawai dinas.
“Apa yang dimakan pengungsi, itu juga yang kami makan. Jadi tidak benar kalau ada isu nasi basi,” katanya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Jonedi Marbun juga menegaskan bahwa informasi dalam video tersebut tidak sesuai fakta.
Jonedi menyebut, bahwa pemuda yang ada dalam video itu bukan pengungsi di GOR Pandan.
Load more