News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ponpes Darul Mukhlisin Aceh Tamiang Sudah Bersih dari Tumpukan Kayu, Pemulihan Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari memastikan Pondok Pesantren Islam Terpadu Darul Mukhlisin di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, telah bersih dan terbebas dari tumpukan kayu.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:40 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari memastikan Pondok Pesantren Islam Terpadu Darul Mukhlisin di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, telah bersih dan terbebas dari tumpukan kayu.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari memastikan Pondok Pesantren Islam Terpadu Darul Mukhlisin di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, telah bersih dan terbebas dari tumpukan kayu sisa banjir bandang. Pesantren tersebut menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian pemerintah pusat dalam proses pemulihan pascabencana.

Dalam kunjungan kerja ke Aceh Tamiang, Qodari menyampaikan bahwa pemulihan Pesantren Darul Mukhlisin dilakukan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan fasilitas pendidikan dan keagamaan yang terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali berfungsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu disadari oleh pemerintah pusat. Jadi memang tempat ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat. Memang ada instruksi khusus, Pak Seskab (Teddy Indra Wijaya) dan tentunya dengan arahan, melanjutkan arahan dari Bapak Presiden Prabowo untuk menangani pesantren Darul Mukhlisin ini dengan sebaik-baiknya, dengan secepat-cepatnya. Terutama dalam memindahkan kayu-kayu yang memang bertumpuk di sini,” kata Muhammad Qodari saat meninjau lokasi, Kamis (15/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari dalam rangkaian kunjungan kerja untuk memastikan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang berjalan sesuai arahan Presiden, sekaligus menyalurkan bantuan dan memantau rehabilitasi di berbagai sektor.

Dalam peninjauan tersebut, tim Kantor Staf Presiden (KSP) yang dipimpin Qodari melihat langsung kondisi asrama santri putri yang masih berlumpur serta proses pembersihan puing-puing. Qodari kemudian meninjau kompleks asrama santri putra yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik karena dikelilingi tumpukan kayu besar akibat banjir bandang. Kompleks pesantren seluas sekitar 2,5 hektare ini berada di kawasan seluas lima hektare yang sempat menjadi titik penumpukan material kayu dari aliran sungai.

Di lokasi bekas tumpukan kayu, Qodari mendengarkan langsung penjelasan Pendiri Pesantren Darul Mukhlisin, Haji Zakwan, mengenai kondisi saat banjir terjadi. Dari penjelasan tersebut, Qodari baru mengetahui bahwa posisi pesantren secara tidak langsung menahan laju kayu dan batang pohon besar sehingga tidak masuk ke permukiman warga di sekitarnya.

Qodari juga menyimak kesaksian Pelaksana Tugas Pimpinan Ponpes Darul Mukhlisin, Mulkana, yang menceritakan bagaimana para pengurus dan santri bertahan hidup selama beberapa hari dengan keterbatasan hingga banjir surut, serta kondisi kayu-kayu besar yang sempat mengelilingi area masjid.

Menanggapi kondisi tersebut, Qodari menegaskan bahwa pesantren mengalami dampak kerusakan yang cukup serius akibat banjir, meskipun pada saat yang sama turut menahan material kayu agar tidak menyebar lebih luas.

“Tentunya konsekuensinya adalah pesantren ini rusak di banyak bagian, kena air yang begitu besar dan pohon-pohon, kayu-kayu yang begitu banyak. Juga kena lumpur yang masuk ke ruang kelas. Tapi Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak, Bapak TNI, Polri, dari kehutanan, dari BUMN WIKA. Maka tempat ini pelan-pelan mulai dibersihkan. Kita lihat sudah tidak ada lagi kayunya,” ujar Qodari.

Sementara itu, Haji Zakwan menyampaikan terima kasih atas upaya pembersihan kayu-kayu di lingkungan pesantren. Ia meluruskan informasi yang sempat beredar bahwa kayu-kayu tersebut telah dimanfaatkan.
“Kami meluruskan informasi yang menyatakan kayu-kayu telah digunakan, itu tidak benar. Belum ada kayu yang digunakan, masih utuh. Untuk bisa menggunakan kayu tersebut, kami perlu izin resmi dari pemerintah pusat,” ujar Zakwan.

Mendengarkan hal tersebut, Qodari menyatakan akan menindaklanjuti persoalan izin pemanfaatan kayu untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pesantren melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zakwan menambahkan, kegiatan belajar mengajar di pesantren sudah kembali berjalan, namun para santri belum dapat kembali tinggal di asrama dan masih harus pulang-pergi karena kondisi asrama putra dan putri belum memungkinkan untuk dihuni.

“Belum bisa boarding, soalnya kondisi asrama laki-laki dan perempuan belum memungkinkan untuk santri menginap. Mungkin secara perlahan akan kami rehab dulu, minta doanya juga agar segala sesuatunya cepat pulih nanti,” pungkas Zakwan.(chm) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Sita Uang Dolar AS dan Singapura hingga Perhiasan dari Kanwil BPN Jawa Timur

KPK Sita Uang Dolar AS dan Singapura hingga Perhiasan dari Kanwil BPN Jawa Timur

KPK menyita uang USD dan SGD setelah menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur pada Kamis (24/9/2026) lalu. 
Hemat Berbuah Rezeki, Cek Ramalan Keuangan Shio Ayam Tanggal 28 September 2026 di Sini!

Hemat Berbuah Rezeki, Cek Ramalan Keuangan Shio Ayam Tanggal 28 September 2026 di Sini!

Jika sebelumnya fokus Anda tertuju pada eksekusi investasi aman, besok energi harian akan mendorong shio Ayam untuk melakukan audit sistem keuangan menyeluruh.
Resmi! Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026, Banding Hukuman Skorsing Ditolak

Resmi! Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026, Banding Hukuman Skorsing Ditolak

Lifter Indonesia, Rizki Juniansyah resmi tidak bisa membela Indonesia di Asian Games 2026. Atlet angkat besi kebanggaan tim Merah Putih itu mendapatkan hukuman skorsing dari Federasi Angkat Besi Internasional (IWF), dan bandingnya telah ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Turunkan Full Pemain Diaspora saat Hadapi Singapura, Timnas Indonesia Disorot Media Arab

Turunkan Full Pemain Diaspora saat Hadapi Singapura, Timnas Indonesia Disorot Media Arab

Gara-gara turunkan full pemain diaspora di starting line-up awal saat menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia disorot media Arab.
Modal Kecil Bikin Panen Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Monyet 28 September 2026 di Sini!

Modal Kecil Bikin Panen Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Monyet 28 September 2026 di Sini!

Shio Monyet akan mendapati bahwa esok hari tanggal 28 September 2026 akan menuntut kelincahan mental untuk menangkap peluang alur pendapatan non-konvensional.
Top 3 Voli: Mengenal Kim Hee-jin, Megawati Hangestri Diakui Beda Level, hingga Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar

Top 3 Voli: Mengenal Kim Hee-jin, Megawati Hangestri Diakui Beda Level, hingga Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar wejangan pemain senior hingga skema baru pelatih Hyundai Hillstate.

Trending

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Striker naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, menyamakan panasnya rivalitas dengan Timnas Indonesia seperti duel Brasil kontra Argentina.
Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral link video syur selebgram Banyuwangi Bilqis, kuasa hukum pihak keluarga layangkan somasi terbuka.
Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri punya ‘bocil’ baru di Hyundai Hillstate. Kenalan dengan Lee Min-young, pemain muda yang selalu terlihat dekat dengan Megatron.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan Emil Audero tidak dimainkan saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT