News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesal Harga TBS Tak Menentu, Petani di Nagan Raya Setop Panen Sawit

Dampak larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) membuat harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit kian tak menentu, mulai dari harga turun tak menentu hingga tak ada yang siap menampung.
Senin, 16 Mei 2022 - 15:32 WIB
Sawit yang sudah di panen, biarkan membusuk oleh Petani Nagan Raya Aceh
Sumber :
  • Tim TvOne/Chaidir Azhar

Nagan Raya, Aceh - Dampak larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) membuat harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit kian tak menentu, mulai dari harga turun tak menentu hingga tak ada yang siap menampung.

Seperti halnya di Kabupaten Nagan Raya, karena sudah tak tahan dengan kebijakan tersebut, sebagian petani sawit memilih membiarkan tandan yang sudah matang dan tak memanennya lagi, lantaran harga yang kian anjlok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kata mereka (pengepul sawit), saat dibeli harga mahal, tiba di pabrik sudah menurun drastis. Kadang dalam sehari, tiga kali penurunan harga," keluh Muktar, Senin (16/5/2022).

Meski membusuk, Muktar tetap bersikeras tak memanen kelapa sawit lagi, hingga harga kembali membaik. Bagaimana tidak, jika pun petani mengumpulkan TBS dari kebun, pengepul sendiri tak siap menampung di tengah larangan ekspor CPO saat ini.

Dikatakan Muktar, harga sawit sebelumnya yang sempat naik drastis hingga Rp4 ribu ke atas, kini malah anjlok sampai ke angka seribu rupiah per kilogram.

”Kita tidak memanen sawit dulu sebelum kondisi pasar sudah membaik. Karena pengepul tidak membeli lagi, bahkan pabrik sudah membatasi stok sawit yang ditampung,” ucapnya.

Menurutnya, hal tersebut disebabkan seutuhnya oleh larangan ekspor, yang menjadi dasar pabrik sawit membatasi stok barang. Padahal pemerintah sudah menetapkan harga, namun di lapangan tidak ada yang menerapkan. 

Ia meminta, pemerintah harus memberikan sanksi pada perusahaan yang menurunkan harga sepihak. Jika tidak, kata dia, pemerintah dianggap tak bertaji ketika berhadapan dengan perusahaan.

Disisi lain, salah seorang pengepul pengepul, Nanda, mengaku sudah tidak membeli sawit selama dua hari. TBS yang sebelumnya sudah ditampung ditingkat petani, malah dibeli tak sesuai oleh perusahaan, hasilnya merugi.

"Buat apa kami tampung jika kami rugi besar. Petani kalau tidak mau rugi besar, jangan panen dulu," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nanda mengatakan, meski kebijakan melarang ekspor sawit bertujuan baik untuk meningkatkan ketersediaan dan menurunkan harga minyak goreng di dalam negeri, namun di sisi lain justru menggelisahkan petani.

"Ada petani, saya liat sawit nya tak ada menampung dan hampir membusuk. Bahkan dia pasrah, berapa pun harga nya beli saja. Ini kan sayang," sebutnya. (Kha/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT