News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BUMD Jajaki Kerja Sama Pengelolaan Jasa Lingkungan

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Lampung.
Selasa, 27 Januari 2026 - 11:11 WIB
Ilustrasi- Taman Wan Abdul Rachman yang telah di kelola melalui pengelolaan jasa lingkungan menjadi objek wisata edukas
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Lampung PT Lampung Jasa Utama (LJU) untuk pengelolaan jasa lingkungan di kawasan hutan.

"Tahun ini kami sedang membutuhkan dana segar baru dari sektor kehutanan, sebab ingin berkontribusi untuk menambah pemasukan bagi Provinsi Lampung," ujar Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah di Bandarlampung, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memastikan kerja sama ini mencakup penyediaan jasa pemandian wisata di Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman untuk optimalisasi pendapatan daerah dari sektor kehutanan.

"PT Lampung Jasa Utama sudah memiliki konsep untuk menyediakan jasa pemandian wisata di Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman. Jadi ada beberapa konsep yang disusun dan di Januari ini bisa dimulai," katanya.

Nantinya meski dikelola untuk wisata, pihaknya dengan BUMD tersebut, tetap akan memastikan kawasan hutan tetap lestari dengan sejumlah aturan konservasi yang tetap dijaga.

"Sebenarnya di dalam kawasan hutan, potensi wisata banyak, indah, sejuk dan menawarkan interaksi dengan petani serta komoditi. Tentunya ini akan segera terwujud dengan dukungan semua pihak," ucap dia.

Selama ini, menurut dia, untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor kehutanan, pihaknya telah bekerja sama dengan pihak swasta dalam mengelola taman penangkaran rusa di Tahura Wan Abdul Rachman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahura Wan Abdul Rachman ini punya luas 22 ribu hektare, namun belum dimanfaatkan maksimal dan untuk mencapai pendapatan Rp80 juta masih cukup sulit tercapai, meski ada beberapa potensi yang dapat dikembangkan bila pengelolaan lebih intensif. Tapi memang kalau dikelola oleh ASN maka konsentrasinya akan pecah karena kami harus melakukan pembinaan kepada petani, merehabilitasi hutan, jadi ketika diminta untuk mengelola sendiri agak sukar. Oleh karena itu, kita coba alternatif dengan pihak ketiga agar lebih profesional dalam pengelolaannya," tambahnya.

Menurut dia, hal tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, karena sejak pandemi COVID-19 pemasukan di Tahura Wan Abdul Rachman menurun cukup drastis, serta jumlah kunjungan terbatas sehingga target pendapatan daerah tidak tercapai di tahun lalu.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gibran Kirim Bunga Ulang Tahun ke Megawati, PSI: Bentuk Hormat dan Rendah Hati

Gibran Kirim Bunga Ulang Tahun ke Megawati, PSI: Bentuk Hormat dan Rendah Hati

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengirimkan bunga ulang tahun kepada Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Roy Suryo Buka Suara Soal Laporan Eggi Sudjana Terkait Pencemaran Nama Baik: Saya Hanya Menindaklanjuti Artikel Lukas Luwarso

Roy Suryo Buka Suara Soal Laporan Eggi Sudjana Terkait Pencemaran Nama Baik: Saya Hanya Menindaklanjuti Artikel Lukas Luwarso

Roy Suryo angkat bicara soal pelayangan laporan terhadap dirinya, yang dilakukan oleh Eggi Sudjana terkait dugaan pencemaran nama baik
Meski Dominasi Pimblett, Robert Whittaker Ungkap Alasan Ragukan Peluang Justin Gaethje Hadapi Ilia Topuria

Meski Dominasi Pimblett, Robert Whittaker Ungkap Alasan Ragukan Peluang Justin Gaethje Hadapi Ilia Topuria

Meski tampil dominan saat taklukkan Paddy Pimblett dan merebut sabuk interim UFC, Justin Gaethje dinilai masih menghadapi tantangan besar saat melawan Topuria.
Ahok Ungkap Lapangan Golf Jadi Lokasi Favorit Negosiasi Minyak: Murah, Sehat, dan Efektif

Ahok Ungkap Lapangan Golf Jadi Lokasi Favorit Negosiasi Minyak: Murah, Sehat, dan Efektif

Ahok menyebut lapangan golf sebagai tempat negosiasi minyak paling murah dan sehat saat bersaksi di pengadilan kasus Pertamina. Simak penjelasannya di sini.
Cerita Ressa Rizky Rossano Temukan Fakta Dirinya Anak Denada

Cerita Ressa Rizky Rossano Temukan Fakta Dirinya Anak Denada

Ressa Rizky Rossano, pria yang mengklaim sebagai anak biologis penyanyi Denada Tambunan, disebut telah berada dalam pengasuhan ibu angkatnya sejak usia 10 hari
Jadwal Timnas Futsal Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia

Jadwal Timnas Futsal Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia

Piala Asia Futsal 2026 resmi bergulir di Jakarta. Timnas futsal Indonesia langsung menghadapi Korea Selatan dengan modal ranking FIFA dan rekor kemenangan meyakinkan.

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Persib kembali membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Media Prancis sorot tajam keputusan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT