News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KAMMI Sumsel Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Dinilai Ancam Independensi

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Wilayah Sumatera Selatan menyatakan sikap menolak wacana pengalihan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke bawah kementerian.
Selasa, 27 Januari 2026 - 15:28 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Ganda

Palembang, tvOnenews.com — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Wilayah Sumatera Selatan menyatakan sikap menolak wacana pengalihan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke bawah kementerian.

Kebijakan tersebut dinilai bukan sekadar perubahan administratif, melainkan langkah strategis yang berpotensi berdampak langsung terhadap independensi dan profesionalitas institusi kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum KAMMI PW Sumatera Selatan, Rangga Geni, mengatakan Polri merupakan institusi negara yang memiliki peran fundamental dalam kehidupan bernegara. Menurutnya, Polri tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memikul tanggung jawab besar dalam menjaga ketertiban umum.

“Kita harus melihat Polri sebagai institusi strategis, bukan sekadar unit birokrasi. Setiap perubahan terhadap kedudukannya akan berdampak luas, bukan hanya bagi internal Polri, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan,” ujar Rangga Geni.

Ia menjelaskan, secara konstitusional kedudukan Polri telah ditegaskan dalam Pasal 30 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ketentuan tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa Polri dirancang sebagai alat negara yang berdiri independen agar dapat menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada publik secara profesional.

“Penempatan Polri langsung di bawah Presiden bukan tanpa alasan. Itu desain konstitusional untuk menjaga netralitas dan menghindarkan institusi kepolisian dari kepentingan sektoral. Jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, potensi kerancuan kewenangan dan tarik-menarik kepentingan akan semakin besar,” tegasnya.

Rangga juga menyoroti munculnya wacana tersebut di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Polri saat ini. Namun menurutnya, tantangan tersebut tidak semestinya dijawab dengan perubahan struktur kelembagaan.

“Persoalan Polri hari ini lebih berkaitan dengan penguatan profesionalisme, integritas aparat, dan konsistensi penegakan aturan. Itu membutuhkan pembenahan internal yang serius dan berkelanjutan, bukan perubahan struktur yang justru berisiko menimbulkan ketidakpastian,” katanya.

Ia menambahkan, perubahan struktur tanpa kajian mendalam berpotensi memperpanjang rantai komando serta menyulitkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, yang pada akhirnya dapat menghambat efektivitas kerja aparat di lapangan.

Dalam pernyataannya, Rangga juga menyampaikan apresiasi terhadap peran dan kerja Polri selama ini. Menurutnya, tugas kepolisian dijalankan dalam situasi yang tidak mudah, dengan tekanan dan risiko yang tinggi.

“Kami melihat banyak anggota Polri bekerja dalam kondisi yang tidak ringan. Kritik yang kami sampaikan bukan untuk melemahkan institusi, melainkan bentuk kepedulian agar Polri tetap kuat dan terus memperbaiki diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rangga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia menilai, kepercayaan publik tidak dibangun melalui perubahan struktur semata, melainkan melalui konsistensi sikap, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama Polri. Setiap kebijakan harus diarahkan untuk memperkuat kepercayaan itu, bukan justru menimbulkan pertanyaan baru di tengah masyarakat,” tambahnya.

Rangga juga berpandangan bahwa setiap wacana perubahan terhadap institusi strategis negara harus dibuka secara transparan dan dikaji secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kebijakan sebesar ini harus dibicarakan secara terbuka dan rasional. Jangan sampai keputusan terburu-buru justru menimbulkan polemik berkepanjangan,” ujarnya.

Melalui pernyataan tersebut, KAMMI PW Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan pandangan kritis secara konstruktif terhadap kebijakan negara serta mendorong terwujudnya tata kelola kepolisian yang profesional, independen, dan mampu menjawab harapan masyarakat.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bersama Chef Bobon Santoso, Kogabwilhan III Gelar Kegiatan Dapur Rakyat untuk Masyarakat Papua

Bersama Chef Bobon Santoso, Kogabwilhan III Gelar Kegiatan Dapur Rakyat untuk Masyarakat Papua

Kogabwilhan III bersama Bobon Santoso mengadakan Dapur Rakyat untuk warga Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan dalam rangka Hari Gizi Nasional 2026.
Pemicu Ressa Jadi Ingin Tahu Ibu Kandungnya Diungkap Kuasa Hukum, Dititipkan Sejak 2 Hari Baru Lahir

Pemicu Ressa Jadi Ingin Tahu Ibu Kandungnya Diungkap Kuasa Hukum, Dititipkan Sejak 2 Hari Baru Lahir

Nama artis indonesia Denada terus menjadi sorotan. Sebab kasus dugaan penelantaran anak hingga saat ini masih menjadi tanda tanya.
Jelang MotoGP 2026, Francesco Bagnaia Tak Mau Ambil Pusing Tanggapi Berbagai Kritikan Musim Lalu yang Menurutnya...

Jelang MotoGP 2026, Francesco Bagnaia Tak Mau Ambil Pusing Tanggapi Berbagai Kritikan Musim Lalu yang Menurutnya...

Francesco Bagnaia menyambut MotoGP 2026 setelah melewati musim 2025 yang penuh tekanan dan sorotan tajam.
Siapa Tika Mega Lestari? Istri Marcel Radhival yang Baru Saja Meninggal Dunia Akibat Penyakit Anemia Aplastik

Siapa Tika Mega Lestari? Istri Marcel Radhival yang Baru Saja Meninggal Dunia Akibat Penyakit Anemia Aplastik

Berikut profil lengkap Tika Mega Lestari, istri Marcel Radhival atau Pesulap Merah yang meninggal dunia karena penyakit Anemia Aplastik, Selasa (27/1/2026).
Teka-teki Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia, John Herdman Sampai Libatkan Skuad Garuda Demi Mendapatkan Hal Ini

Teka-teki Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia, John Herdman Sampai Libatkan Skuad Garuda Demi Mendapatkan Hal Ini

John Herdman memilih jalur tak biasa dengan melibatkan para pemain dalam proses pengambilan keputusan memilih asisten pelatih lokal Timnas Indonesia
Januari Kelam, Dua Kali Kecelakaan Pesawat dalam Waktu Dekat, Apa Saja yang Terjadi?

Januari Kelam, Dua Kali Kecelakaan Pesawat dalam Waktu Dekat, Apa Saja yang Terjadi?

Dua kali kecelakaan tercatat terjadi pada Januari 2026. Insiden pertama pada pesawat ATR 42-500 milik IAT, sementara yang kedua terjadi pada Pesawat Smart Air.

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Rocky Gerung mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT