Pasca Banjir Aceh Tamiang, DPRK Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Nasib Ribuan Penyewa Rumah
- Istimewa
Aceh Tamiang, tvOnenews.com – Pasca banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Anggota DPRK Aceh Tamiang Jamil Hasan meminta Pemerintah Pusat memberikan perhatian serius terhadap nasib ribuan warga yang berstatus sebagai penyewa rumah.
Menurut Jamil Hasan, hingga kini bantuan pascabencana secara administratif hanya menyasar pemilik rumah, sementara para penyewa rumah yang juga menjadi korban banjir justru tidak terdata dan terabaikan.
“Yang akan mendapatkan ganti rugi kenapa hanya pemilik rumah. Terus bagaimana dengan penyewa rumah? Barang-barang mereka juga hancur dan hilang. Seharusnya ini juga menjadi prioritas untuk diganti,” kata Jamil Hasan, Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai PAN, Rabu(28/1/2026).
Ia menegaskan, bantuan bencana sejatinya dikucurkan untuk meringankan beban seluruh warga terdampak, baik pemilik rumah maupun penyewa. Namun faktanya, banyak penyewa rumah harus menanggung kerugian ganda, kehilangan harta benda sekaligus tidak mendapatkan bantuan pengganti.
Kondisi tersebut, lanjut Jamil Hasan, memaksa para penyewa rumah berutang atau bekerja lebih keras demi memenuhi kebutuhan dasar, bahkan hanya untuk bisa tidur di atas alas yang layak.
“Dasar itulah kami minta perhatian serius dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Validasi data di lapangan harus dilakukan lebih berpihak kepada korban. Penyewa ini kehilangan harta benda dan harus tinggal di tenda-tenda pengungsian. Mereka juga tidak punya uang untuk mencari tempat tinggal yang layak menjelang bulan Ramadhan,” ujarnya.
Jamil Hasan juga mengingatkan agar pemerintah tidak menutup mata terhadap penderitaan warga yang terdampak banjir, khususnya kelompok rentan seperti penyewa rumah.
“Jangan biarkan warga Aceh Tamiang jatuh tertimpa tangga. Sudah kehilangan harta, kehilangan pula haknya sebagai warga negara,” pungkasnya.
Load more