GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPBD Lampung Tetapkan Siaga Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir Februari

Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan saat ini wilayah Lampung masih berada dalam fase hidrometeorologi basah yang telah dimulai sejak dasarian dua, tepatnya 11 Oktober 2025.
Kamis, 19 Februari 2026 - 16:33 WIB
Ilustrasi- Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan mendung yang terjadi di Kabupaten Pesawaran. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Sumber :
  • Antara

Bandarlampung, tvOnenews.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Februari 2026.

Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan saat ini wilayah Lampung masih berada dalam fase hidrometeorologi basah yang telah dimulai sejak dasarian dua, tepatnya 11 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Cuaca saat ini masuk masa hidrometeorologi basah yang dimulai sejak 11 Oktober 2025 dan akan terus berlangsung sampai akhir Februari ini,” ujar Wahyu di Bandarlampung, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, fase tersebut ditandai dengan pola hujan berintensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

“Pola cuaca ini diiringi ancaman banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi. Angin kencang termasuk kategori cuaca ekstrem, karena perubahannya bisa sangat cepat, dari panas tiba-tiba langsung hujan atau gelap seharian,” jelasnya.

Gubernur Teken SK Siaga Darurat

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Gubernur Lampung telah menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait penetapan tersebut.

Wahyu menjelaskan, status siaga darurat terbagi dalam tiga tahapan.

“Siaga darurat itu terdiri dari fase siaga darurat, fase tanggap darurat, dan fase transisi ke pemulihan. Fase tanggap darurat terjadi saat bencana berlangsung. Siaga darurat diberlakukan ketika potensi ancaman mulai meningkat dan perlu kesiapsiagaan penuh. Sedangkan pemulihan dilakukan setelah bencana terjadi,” paparnya.

BPBD juga telah mengaktifkan posko siaga bencana hidrometeorologi. Posko tersebut dijalankan melalui Posko Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Posko Pusdalop.

“Untuk siaga darurat sudah ada SK Gubernur Lampung, dan kami sudah mengaktifkan posko siaga bencana hidrometeorologi melalui TRC dan Pusdalop,” tambah Wahyu.

Lampung Barat dan Pesisir Barat Rawan Longsor

BPBD mencatat sejumlah wilayah memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap bencana ekstrem, khususnya tanah longsor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Daerah yang cukup ekstrem terjadi bencana itu seperti di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat. Wilayah tersebut cenderung rawan longsor, sehingga di posko-posko itu juga sudah disiapkan alat berat,” ungkapnya.

BPBD mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi dan segera melapor ke aparat setempat apabila menemukan potensi bencana di lingkungan sekitar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi menghadapi masa pensiun kini jadi perhatian banyak orang. Mulai dari pengelolaan keuangan, investasi, hingga tetap produktif di usia senja menjadi kunci hidup tenang
Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Wapres Gibran menyebut kebutuhan garam nasional mencapai 5 juta ton per tahun dan belum terpenuhi. Proyek garam di Rote Timur didorong segera aktif.
Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil membawa pulang uang miliaran rupiah untuk APBD Maluku Utara. Sherly Tjoanda menegaskan ini hasil kerja bersama selama ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT