News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Sunat BLT Kesra Rp400 Ribu, Kepling di Medan Amplas Dilaporkan Warga

Sementara itu, Kepala Lingkungan Bajak I Harjosari II Medan Amplas, Namira Nasution, membantah tudingan dugaan pungli yang disampaikan warganya. Ia menilai isu tersebut sarat dengan unsur politisasi.
Senin, 9 Maret 2026 - 14:04 WIB
Syahida dan Maita warga Bajak I Medan Amplas saat ditemui di rumahnya.
Sumber :
  • Ahmidal Yauzara

Medan, tvOnenews.com - Empat warga di Jalan Bajak I Gang Lambou, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, mengaku menjadi korban dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, Namira Nasution.

Namira Nasution diduga memotong uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp400 ribu dari total bantuan yang seharusnya diterima warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu warga, Syahida Lubis (52), mengaku tidak pernah mendapat informasi sebelumnya terkait bantuan Kesra tersebut. Ia baru mengetahui adanya bantuan setelah Kepling Namira Nasution datang ke rumahnya meminta Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Karena tidak mengetahui secara pasti program bantuan itu, Syahida pun menyerahkan dokumen yang diminta. Namun ketika bantuan diberikan, ia hanya menerima uang sebesar Rp500 ribu.

“Taunya dari warga lain. Mereka bilang uang bantuan Kesra itu Rp900 ribu, kok saya terima Rp500 ribu. Pas saya SMS dia gak balas,” ungkap Syahida, Minggu (8/3/2026).

Hal serupa juga dialami Maita Ito Harahap. Ibu tiga anak itu mengaku hanya menerima Rp500 ribu dari bantuan yang seharusnya berjumlah Rp900 ribu.

Maita menjelaskan, saat itu Kepling Namira Nasution datang ke rumahnya untuk memberitahukan bahwa bantuan Kesra dapat diambil di Kantor Pos.

Namun karena baru selesai melahirkan, Maita tidak bisa mengambil bantuan tersebut secara langsung. Ia kemudian menghubungi suaminya, tetapi suaminya juga tidak dapat datang karena sedang bekerja.

“Ya terakhir saya juga yang minta tolong ke kepling supaya bantuan itu diambil. Tapi sama kejadiannya, yang saya terima hanya Rp500 ribu,” kata Maita.

Setelah menerima uang tersebut, Maita mempertanyakan besaran bantuan yang sebenarnya. Menurutnya, Kepling Namira Nasution saat itu menjelaskan bahwa uang yang diterima bukan bantuan Kesra, melainkan bantuan Pekerja Rentan.

Namun, menurut Maita, suaminya telah melakukan konfirmasi langsung ke Kantor Pos mengenai bantuan tersebut. Dari hasil konfirmasi itu diketahui bahwa bantuan yang dimaksud adalah bantuan Kesra dengan total Rp900 ribu.

“Pihak kantor pos juga sudah minta maaf, terus ngasih file foto siapa yang jadi perwakilan kami. Di situ jelas yang jadi perwakilan sanak saudara kepling,” jelas Maita.

Merasa dirugikan, suami Maita kemudian berupaya mencari keadilan dengan melaporkan dugaan pungli tersebut ke Kantor Camat Medan Amplas, Kelurahan Harjosari II hingga ke Kantor Wali Kota Medan. Namun hingga kini mereka mengaku belum mendapat kejelasan.

“Sudah ke mana-mana, kantor camat, jumpai lurah juga. Terus terakhir ke kantor Wali Kota Medan, tapi juga gak ada kejelasan. Saya bersuara karena ini hak kami, apalagi yang dipotongnya banyak kali,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Lingkungan Bajak I Harjosari II Medan Amplas, Namira Nasution, membantah tudingan dugaan pungli yang disampaikan warganya. Ia menilai isu tersebut sarat dengan unsur politisasi.

“Sebenarnya permasalahan ini karena kepala lingkungan yang mereka calonkan kalah, jadi dicarilah cara biar saya gak jadi kepling lagi. Sesimpel itu ajanya permasalahannya itu. Kalau pungli tidak ada,” kata Namira Nasution. (ayr/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Mulai Terbuka Bicarakan Klub Impiannya Andai Tinggalkan Sassuolo: Saya Pilih Liverpool

Jay Idzes Mulai Terbuka Bicarakan Klub Impiannya Andai Tinggalkan Sassuolo: Saya Pilih Liverpool

Dalam sebuah interview beberapa waktu lalu, kapten Timnas Indonesia Jay Idzes terang-terangan menyebut dirinya bermimpi suatu saat bisa bermain di Liverpool.
Cedera Belum Pulih, Pratama Arhan Kena Pukulan Telak Usai Bangkok United Rekrut Bek Korea di Tengah Regulasi Baru

Cedera Belum Pulih, Pratama Arhan Kena Pukulan Telak Usai Bangkok United Rekrut Bek Korea di Tengah Regulasi Baru

Nasib bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, kini mulai berada di ujung tanduk. Posisinya di Bangkok United terancam usai klub Thailand itu datangkan bek Korea.
Ramalan Kesehatan Weton 25 April 2026: Sabtu Kliwon Hati-hati Kelelahan Mental hingga Imunitas Minggu Pahing Terganggu

Ramalan Kesehatan Weton 25 April 2026: Sabtu Kliwon Hati-hati Kelelahan Mental hingga Imunitas Minggu Pahing Terganggu

Tanggal 25 April 2026, yang bertepatan dengan Sabtu Kliwon, atmosfer bumi membawa getaran neptu yang bersifat "mengikat". Berikut ramalan kesehatan wetonnya.
Ramalan Karier Weton 25 April 2026: Rabu Kliwon di Puncak Diplomasi, Minggu Pon Bisa Mulai Evaluasi Target Kerja

Ramalan Karier Weton 25 April 2026: Rabu Kliwon di Puncak Diplomasi, Minggu Pon Bisa Mulai Evaluasi Target Kerja

Energi Sabtu Kliwon akan sangat menentukan siapa yang akan mendapatkan promosi hingga yang melakukan manuver. Berikut ramalan karier weton pada 25 April 2026.
Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk hari Jumat (24/4) ini. 
Ramalan Asmara Weton 25 April 2026: Jumat Wage Dapat Kejutan dari Pasangan, Kamis Kliwon Diuji Masalah Komunikasi

Ramalan Asmara Weton 25 April 2026: Jumat Wage Dapat Kejutan dari Pasangan, Kamis Kliwon Diuji Masalah Komunikasi

Bagi beberapa weton, Sabtu Kliwon tanggal 25 April 2026 akan jadi jembatan menuju pelaminan, tapi bagi yang lain, ini juga bisa menjadi momen ujian kesetiaan.

Trending

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Reno Munz, bek Timnas Jerman U-20 kelahiran Jakarta, beri kode bela Timnas Indonesia. Isyarat bendera Merah Putih bikin heboh, berpeluang jadi duet Jay Idzes.
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

​​​​​​​Dedi Mulyadi bertemu pemuda sakit kronis yang tetap jualan jamur keliling. Terharu melihat perjuangannya, ia beri modal hingga Rp4 juta dan sepeda listrik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT