News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelas Menulis 2026 Usung Storytelling Kreatif Berbasis Riset Sejarah

Komunitas Medan Heritage bekerja sama dengan Program Studi S1 Ilmu SejarahFakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU), Kawan Kesawan, dan Museum Perke
Senin, 25 Mei 2026 - 15:07 WIB
Peserta lakukan survei lapangan dengan menyusuri sejumlah objek di kawasan Kota Tua.
Sumber :
  • tim tvOne/ tim tvOne

Medan, tvOnenews.comKomunitas Medan Heritage bekerja sama dengan Program Studi S1 Ilmu SejarahFakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU), Kawan Kesawan, dan Museum Perkebunan Indonesia sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Kelas Menulis 2026: Storytelling Kreatif Berbasis Riset Sejarah". 

Kegiatan kolaboratif ini dirancang khusus untuk menjembatani dunia akademik dengan praktik kreatif luar kampus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kegiatan ini merupakan kali pertama digelar Medan Heritage dan diharapkan menjadi pemantik kolaborasi serupa di kampus lain," kata Rizky Syahfitri Nasution, Founder Medan Heritage dan pemateri Kelas Menulis.

Rangkaian kegiatan edukatif ini dilaksanakan dalam dua sesi intensif guna memberikan pemahaman teoretis sekaligus pengalaman praktis kepada peserta. Sesi pertama dimulai dengan pembelajaran daring melalui platform Zoom Meeting pada tanggal 18 Mei 2026. 

Sementara itu, sesi kedua dilanjutkan dengan aksi nyata berupa kegiatan walking tour sekaligus riset sejarah secara langsung di kawasan bersejarah Kesawan pada tanggal 23 Mei 2026.

Pada sesi pertama yang berlangsung secara daring, peserta disuguhkan materi mendalam mengenai konsep riset kreatif dan teknik storytelling berbasis riset sejarah. Materi ini dipandu

langsung oleh Dewanty Ajeng Wirandita (Dita), selaku perwakilan dari Kepala Divisi Riset Medan Heritage. Dita memaparkan bagaimana data sejarah yang kaku dapat diolah menjadi narasi yang mengalir dan memikat publik.

"Peserta sangat aktif, mindful, dan interaktif, serta memberikan pertanyaan dan opini kritis selama sesi berlangsung," kata Dewanty Ajeng Wirandita, Kepala Divisi Riset Medan Heritage.

Melengkapi sesi teori, pemateri kedua menghadirkan sejarawan nasional sekaligus pendiri Komunitas Historia Indonesia, Asep Kambali. Pembahasan membedah materi krusial mengenai pemanfaatan Arsip Digital di era modern, serta memberikan motivasi besar mengenai peran generasi muda dalam merawat memori kolektif bangsa.

"Sejarah itu bukan tentang masa lampau saja. Tapi, kita juga berhak menciptakan sejarah bagi diri kita. Apalagi kalian yang memang punya pergerakan dalam memori kolektif bangsa," ujar Asep Kambali, selaku sejarawan dan pendiri Komunitas Historia Indonesia.

Memasuki sesi kedua, mahasiswa ditantang untuk turun langsung ke lapangan guna mengeksplorasi fenomena sosial-historis di kawasan Pajak Ikan, yang kini dikenal luas sebagai pusat bisnis tekstil legendaris di Kota Medan.

Mahasiswa tidak hanya belajar tentang sejarah kawasan tersebut, tetapi juga mempraktikkan langsung riset lapangan untuk menghasilkan storytelling yang kuat berdasarkan temuan nyata di lapangan.

"Antusiasme mahasiswa sangat luar biasa, mereka mampu memahami dinamika sejarah kawasan Pajak Ikan meski menghadapi penolakan wawancara. Ini mendorong pendekatan kreatif dan empatik dalam menggali cerita lokal," kata Michelle dari Tim Komunitas Kawan Kesawan.

Pendekatan terjun ke masyarakat ini dinilai memberikan warna baru bagi metode pembelajaran konvensional di universitas. Mahasiswa dipacu untuk mengasah kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi saat menggali data primer dari para pelaku sejarah dan pedagang setempat.

"Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus memperkuat interaksi mahasiswa dengan komunitas," kata Kiki Maulana selaku Dosen Pengampu S1 Ilmu Sejarah USU.

Secara keseluruhan, sinergi ini bertujuan untuk menumbuhkan wawasan riset kreatif bagi mahasiswa sekaligus menghasilkan luaran berupa arsip digital yang bermanfaat luas bagi pengembangan ilmu sejarah dan literasi publik. Dukungan penuh juga mengalir dari pihak cagar budaya tempat pelaksanaan program.

"Diskusi riset sejarah seperti ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin di museum," tutup Sri Hartini, Kepala Museum Perkebunan Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Sebanyak 842 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek disiagakan untuk amankan jalannya unjuk rasa hari ini.
Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap empat orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sukoharjo Etik Suryani di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
Piala Dunia 2026: Ditaklukkan Prancis 2-0, Pelatih Maroko Akui Timnya Kesulitan Hadapi Permainan Les Bleus

Piala Dunia 2026: Ditaklukkan Prancis 2-0, Pelatih Maroko Akui Timnya Kesulitan Hadapi Permainan Les Bleus

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, akui timnya harus mengakui keunggulan Prancis setelah kalah 0-2 pada perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/07/2026).
Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Sepatu di China, 28 Orang Tewas

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Sepatu di China, 28 Orang Tewas

China Central Television melaporkan kebakaran terjadi sekitar pukul 12 siang waktu setempat di pabrik sepatu Huiteng di Kota Jinjiang.
BMKG: Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di RI Hari Ini

BMKG: Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di RI Hari Ini

BMKG mengidentifikasi pergerakan Siklon Tropis Bavi di Laut Filipina utara Papua Barat memicu induksi pembentukan yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan signifikan di sejumlah wilayah Indonesia.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.
Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP mendampingi seroang profesor asal Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ing Mokoginta ke Bareskrim Polri pada Kamis (9/7/2026).
Piala Dunia 2026: Respons Tak Terduga Mbappe Usai Bawa Prancis ke Semifinal, Pilih Tetap Rendah Hati

Piala Dunia 2026: Respons Tak Terduga Mbappe Usai Bawa Prancis ke Semifinal, Pilih Tetap Rendah Hati

Kylian Mbappe menolak larut dalam euforia setelah membawa Prancis melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Penyerang Les Bleus itu mengingatkan rekan-rekannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT