BNPB Modifikasi Cuaca di Aceh Barat, 1 Ton Garam Disebar untuk Padamkan Karhutla
- Antara
Meulaboh, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya guna membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di daerah tersebut, Rabu (10/6/2026).
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan operasi tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan untuk mencegah meluasnya kebakaran lahan di wilayah Aceh Barat.
“Operasi ini sebagai upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang saat ini terjadi di Kabupaten Aceh Barat,” kata Teuku Ronal Nehdiansyah.
Ia menjelaskan, penyemaian awan hujan mulai diintensifkan guna menjaga neraca air sekaligus menekan munculnya titik panas (hotspot) di kawasan rawan karhutla.
Menurutnya, operasi modifikasi cuaca tersebut merupakan dukungan langsung dari BNPB pusat untuk wilayah Provinsi Aceh, khususnya Aceh Barat dan Nagan Raya.
“Kami berharap dengan adanya intervensi teknologi ini, intensitas hujan dapat diatur untuk membasahi lahan-lahan gambut yang mulai mengering,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan Sortie 1, operasi udara menggunakan pesawat Cessna Caravan EX 208 dengan nomor registrasi PK-JVH yang dioperasikan PT Semuwa Aviasi Mandiri.
Penerbangan misi kemanusiaan tersebut dipimpin Capt. Rangga bersama First Officer Arrafi. Operasi turut didampingi tim ahli, yakni Flight Scientist Roland dan Tasya, serta petugas penabur bahan semai Khalis dan Herman.
Penyemaian difokuskan pada area pemblokiran (blocking area) dengan koordinat radial 130°–150° pada jarak 60–120 mil laut (nautical mile/nm), serta bearing 140°/90 nm. Wilayah target penyemaian mencakup area udara di atas Kabupaten Aceh Barat hingga Kabupaten Nagan Raya.
Pada sorti pertama, tim menyemai sedikitnya 1.000 kilogram atau 1 ton bahan semai berupa garam dapur (NaCl) pada ketinggian 5.000 hingga 10.000 kaki (feet).
Melalui penaburan NaCl pada awan potensial jenis kumulus, proses kondensasi diharapkan dapat dipercepat sehingga mampu merangsang terjadinya hujan di wilayah yang telah ditentukan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga mengimbau masyarakat tetap tenang serta mendukung penuh upaya mitigasi bencana yang sedang berlangsung.
Operasi modifikasi cuaca tersebut akan terus dipantau dan dievaluasi berdasarkan dinamika atmosfer di wilayah pantai barat selatan Aceh, demikian Teuku Ronal Nehdiansyah.
Load more