16 Truk ODOL Terjaring di Tol Medan-Binjai, Pengelola Gencarkan Kampanye Keselamatan
- Istimewa
Medan, tvOnenews.com - PT Medan Binjai Toll (MBT) bersama PT Hakaaston (HKA) menggelar sosialisasi bahaya kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) dan risiko mengantuk saat berkendara sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Medan-Binjai.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) di Gerbang Tol Binjai itu melibatkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Utara, Dinas Perhubungan Kota Binjai, serta Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) Ruas Medan-Binjai.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi bahaya kendaraan ODOL melalui pemeriksaan berat muatan kendaraan dan pengecekan dokumen perjalanan.
Manager Teknik Operasi dan Pemeliharaan PT Medan Binjai Toll, Abdul Arif Amrulloh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kondisi infrastruktur jalan tol dari kerusakan akibat kendaraan bermuatan berlebih.
“Kendaraan ODOL ini sangat berbahaya dan berpotensi merusak infrastruktur jalan. Kami ingin mengedukasi sopir untuk tidak membawa muatan berlebih dan mengecek kelayakan kendaraan seperti rem, kondisi ban, dan dokumen perjalanannya,” kata Abdul Arif Amrulloh.
Menurutnya, sosialisasi terkait kendaraan ODOL juga perlu menyasar para pemilik usaha maupun pabrik yang memanfaatkan jalan tol untuk mobilitas angkutan barang.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa lebih dari 20 kendaraan. Hasilnya, sebanyak 16 kendaraan dinyatakan ODOL dengan rata-rata kelebihan muatan mencapai 37 persen.
“Ke depan kami berencana melaksanakan sosialisasi kepada pemilik usaha atau pabrik karena sopir mengaku hanya menjalankan pengangkutan yang sudah ditentukan pabrik. Hari ini kita sudah memeriksa lebih 20 kendaraan, di mana 16 kendaraan dinyatakan ODOL dengan rata-rata kelebihan muatan 37 persen,” ujarnya.
Selain sosialisasi ODOL, MBT juga menggelar operasi microsleep atau kampanye antisipasi mengantuk saat berkendara guna meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan tol.
Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melakukan survei wawancara kepada pengguna jalan, memeriksa lampu belakang kendaraan, serta membagikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada pengendara.
Salah seorang pengguna jalan, Riandi, mengapresiasi kegiatan kampanye keselamatan berkendara yang rutin dilakukan pengelola Jalan Tol Medan-Binjai.
“Saya berterima kasih sudah ada kegiatan antisipasi mengantuk seperti ini, karena penting untuk kami yang kerjanya sopir yang memulai perjalanan di malam hari. Dua kali saya ikut kegiatan ini karena kebetulan memang masuknya lewat Gerbang Tol Binjai,” ujarnya.
Load more