News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi SAR Hari Kedua dalam Peristiwa Ledakan Gas di Medan Polonia: 4 Selamat, 2 Meninggal, 1 Korban Masih dalam Pencarian

Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan kembali melanjutkan Operasi SAR hari kedua (H.2) terhadap peristiwa
Selasa, 21 Juli 2026 - 20:15 WIB
Operasi SAR Hari Kedua dalam Peristiwa Ledakan Gas di Medan Polonia: 4 Selamat, 2 Meninggal, 1 Korban dalam Pencarian
Sumber :
  • istimewa

Medan, tvOnenews.com - Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan kembali melanjutkan Operasi SAR hari kedua (H.2) terhadap peristiwa runtuhnya bangunan akibat dugaan ledakan gas rumah tangga yang terjadi di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7), ketika sebuah bangunan mengalami keruntuhan akibat dugaan ledakan gas rumah tangga yang mengakibatkan sejumlah orang tertimbun material bangunan. Setelah menerima informasi kejadian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera mengerahkan Tim Rescue beserta peralatan Urban Search and Rescue (USAR) untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan bersama unsur SAR gabungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasuki hari kedua operasi, Selasa (21/7), kegiatan diawali dengan apel briefing pada pukul 07.30 WIB guna mengevaluasi hasil pencarian sebelumnya sekaligus menyusun strategi operasi lanjutan. Tim SAR Gabungan kemudian membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU).

SRU I melaksanakan pencarian dan identifikasi korban menggunakan drone thermal di sekitar lokasi kejadian. SRU II melakukan pencarian dan evakuasi dengan metode ASR 1 pada area yang lebih luas disertai identifikasi potensi bahaya serta pengembangan sektor pencarian. SRU III melakukan pencarian cepat menggunakan metode ASR 3 dengan fokus pada struktur bangunan yang diperkirakan masih terdapat korban menggunakan peralatan ekstrikasi. Sementara itu, SRU IV melakukan proses evakuasi material reruntuhan dengan dukungan alat berat berupa crane, mobil tangga pemadam kebakaran, ekskavator, serta alat pemotong besi untuk membuka akses menuju titik-titik yang diduga terdapat korban.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 15.40 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu orang korban berjenis kelamin perempuan dalam kondisi meninggal dunia di bawah material reruntuhan. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan untuk proses identifikasi oleh pihak berwenang. Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban masih dalam tahap verifikasi.

Berdasarkan data sementara, dari total tujuh orang korban dalam kejadian tersebut, empat orang berhasil selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Adapun korban selamat terdiri dari:

- Jeavelin (2 tahun), perempuan;
- Hasan, laki-laki;
- Seorang sopir (identitas masih diverifikasi);
- Seorang kurir (identitas masih diverifikasi).

Dan korban meninggal dunia an. Jesika (pr) berusia 36 tahun.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi bangunan yang masih sangat labil dan berpotensi mengalami runtuhan susulan.

"Seluruh unsur SAR gabungan bekerja secara terpadu dengan membagi sektor pencarian serta memanfaatkan peralatan Urban Search and Rescue, termasuk drone thermal dan alat ekstrikasi untuk mempercepat proses pencarian korban. Medan operasi memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi karena banyak material bangunan yang tidak stabil, sehingga setiap tahapan evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati agar tetap menjamin keselamatan personel sekaligus memaksimalkan peluang menemukan korban," ujar Hery Marantika.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menemukan satu korban pada hari kedua merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang bekerja tanpa henti sejak operasi dimulai.

"Saat ini fokus kami adalah menemukan satu korban yang masih dinyatakan hilang. Tim SAR Gabungan akan terus melanjutkan proses pencarian dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia hingga seluruh korban berhasil ditemukan," tambahnya.

Operasi SAR melibatkan gabungan instansi antara lain dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Brimob Polda Sumut, Dit Samapta Polda Sumut, Polres, TNI AU, TNI AD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, BPBD Kota Medan, Pemerintah setempat, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, PT MBS, serta unsur pendukung lainnya.

Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai peralatan utama, di antaranya Rescue Truck, Rescue Car Double Cabin, drone thermal, crane, mobil tangga pemadam kebakaran, ekskavator, dozer, peralatan ekstrikasi, peralatan mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, alat penerangan, ambulans, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Proses pencarian masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses menuju lokasi yang sempit serta banyaknya material bangunan yang rawan mengalami runtuhan susulan. Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan operasi dengan mengutamakan aspek keselamatan personel dan efektivitas pencarian hingga korban terakhir berhasil ditemukan. (aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT