GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TNI AL dan Balai Karantina Gagalkan Penyelundupan Ratusan Karung Bawang Tanpa Dokumen di Natuna

Penyelundupan ratusan karung bawang merah dan bawang putih dari Tanjungpinang menuju Natuna kembali digagalkan petugas gabungan TNI AL dan Balai Karantina di Pe
Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:58 WIB
Petugas Karantina dan TNI AL menemukan ratusan karung bawang ilegal di Pelabuhan roro Natuna.
Sumber :
  • tim tvOne/Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Penyelundupan ratusan karung bawang merah dan bawang putih dari Tanjungpinang menuju Natuna kembali digagalkan petugas gabungan TNI AL dan Balai Karantina di Pelabuhan Ro-Ro Tanjung Payung Penagi, Natuna, Kepulauan Riau.

Komoditas hortikultura tersebut ditemukan dalam empat unit truk yang baru turun dari KMP Bahtera Nusantara 01. Petugas Lanal Ranai bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau menduga bawang-bawang tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penindakan dilakukan setelah Lanal Ranai memperoleh informasi intelijen terkait aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusuf Yanto menegaskan TNI AL tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas ilegal di wilayah perairan Natuna.

“TNI AL tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kegiatan ilegal. Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari peran dan dukungan informasi intelijen dari Lanal Ranai,” tegas Kolonel Laut (P) Yusuf dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Tak hanya bawang, petugas juga menemukan sejumlah komoditas lain, di antaranya cabai kering impor, ikan bilis, apel, pir, anggur, wortel hingga produk olahan daging tanpa dokumen.

Yusuf menegaskan pengawasan jalur laut di wilayah Natuna akan terus diperkuat. Posisi Natuna yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga membuat wilayah tersebut dinilai rawan dimanfaatkan sebagai jalur distribusi barang ilegal.

Ia berharap penindakan tersebut memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang mencoba menghindari ketentuan hukum dalam distribusi barang.

“Kita harap ini menjadi pelajaran dan efek jera bagi berbagai pihak agar tidak lagi mencoba melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Pengawasan jalur laut akan terus kami perkuat,” pungkas Yusuf.

Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Natuna BKHIT Kepri, Iwan Setiawan, mengatakan seluruh komoditas tersebut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk jumlah pastinya masih dalam proses penghitungan, namun dipastikan jumlah bawang mencapai ratusan karung. Barang-barang ini tidak dilaporkan dan tidak dilengkapi dokumen karantina sebagai syarat lalu lintas produk,” kata Iwan.

Menurut Iwan, pemeriksaan karantina diperlukan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama maupun penyakit yang berpotensi mengancam sektor pertanian di Natuna.

Pengungkapan di Natuna ini menambah panjang catatan pengawasan distribusi bawang dari Tanjungpinang menuju wilayah kepulauan tersebut.

Sebelumnya, petugas Karantina Tanjungpinang beberapa kali mengamankan bawang impor yang hendak dikirim ke wilayah Natuna.

Pada Jumat (24/7/2026), puluhan koli bawang merah, bawang putih dan bawang bombay diamankan di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Komoditas tersebut berada di atas KM Sabuk Nusantara 36 yang dijadwalkan menuju Pulau Tambelan hingga Sintete, Kalimantan Barat.

Beberapa hari kemudian, sekitar 120 karung bawang impor dan komoditas hortikultura lainnya kembali disegel BKHIT Kepri di Pelabuhan Sri Payung, Kilometer 6, Tanjungpinang, Senin (27/7/2026).

Komoditas itu rencananya dikirim ke Sedanau, Natuna. BKHIT menyatakan barang diamankan karena diduga tidak memenuhi prosedur lalu lintas komoditas dari kawasan perdagangan bebas atau FTZ.

Pejabat Fungsional BKHIT Kepri Wilayah Tanjungpinang, Nataliana, mengatakan barang tersebut untuk sementara dikembalikan ke gudang pemilik dan disegel sambil menunggu pemeriksaan.

“Untuk sementara kami kembalikan ke gudang pemilik dan disegel menggunakan segel karantina,” ujar Nataliana. (ksh/wna)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya Dorong APKASI Otonomi Expo 2026 Dapat Hasilkan Investasi Nyata

Wamendagri Bima Arya Dorong APKASI Otonomi Expo 2026 Dapat Hasilkan Investasi Nyata

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto memberikan arahan agar penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 memberikan dampak ekonomi yang lebih besar. 
Membawa Salam dan Doa Presiden, Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe di Penang

Membawa Salam dan Doa Presiden, Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe di Penang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian melakukan kunjungan ke salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia, pada Selasa (25/8). 
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Target Paripurna 15 Desember 2026

Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Target Paripurna 15 Desember 2026

DPR RI menegaskan target penyelesaian RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-3 DPR RI masa
Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT, Tim Dukcapil Telah Terbitkan 3.055 Dokumen Kependudukan

Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT, Tim Dukcapil Telah Terbitkan 3.055 Dokumen Kependudukan

Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 3.055 dokumen kependudukan milik warga terdampak bencana berhasil diterbitkan ulang
Antusias Puluhan Anak-anak Nonton TV di Pengungsian Nagekeo, Polda NTT: Kita Juga Beri Bantuan Internet Gratis

Antusias Puluhan Anak-anak Nonton TV di Pengungsian Nagekeo, Polda NTT: Kita Juga Beri Bantuan Internet Gratis

Polda NTT tak henti-hentinya memperhatikan kondisi korban gempa M 7,7 di NTT. Bentuk perhatian itu tidak hanya memberikan pertolongan evakuasi,bantuan sosial  
3 Drakor Berlatar Pulau Jeju, Cocok Buat Healing dari Rutinitas yang Melelahkan

3 Drakor Berlatar Pulau Jeju, Cocok Buat Healing dari Rutinitas yang Melelahkan

3 drakor berlatar Pulau Jeju cocok buat healing dari rutinitas melelahkan. Ada Our Blues, Welcome to Samdalri, dan Warm and Cozy yang menenangkan.

Trending

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Setelah video asusilanya di pekarangan rumah warga,  satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Badung, Bali, mengamankan seorang warga negara Australia berinisial BA (27) yang diduga melakukan tindakan mesum.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 28 Agustus 2026, ada kejutan menarik dalam karier dan keuangan. Ada zodiakmu?
FIFA Beri Izin, John Herdman Bisa Panggil hingga 55 Pemain untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA Beri Izin, John Herdman Bisa Panggil hingga 55 Pemain untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman bisa memanggil hingga 55 pemain ke skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Hal ini sesuai dengan aturan FIFA.
Jadwal Lengkap KOVO Cup 2026: Hyundai Hillstate Langsung Uji Nyali, Vanja Bukilic Berpotensi Absen Bela Red Sparks

Jadwal Lengkap KOVO Cup 2026: Hyundai Hillstate Langsung Uji Nyali, Vanja Bukilic Berpotensi Absen Bela Red Sparks

Jadwal lengkap KOVO Cup 2026 telah resmi dirilis. Sejumlah pertandingan seru bakal disuguhkan termasuk Hyundai Hillstate yang diperkuat Megawati Hangestri bakal menghadapi ujian sejak fase grup.
Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni mengimbau seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda dan peserta aksi yang akan menyampaikan aspirasi pada 27 Agustus 2026 agar menjadikan demonstrasi sebagai ruang demokrasi yang tertib, damai dan bermartabat.
Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Kawasan Gedung DPR/MPR RI diprediksi akan menjadi titik kumpul massa pada hari ini, Kamis (27/8). 
Cesc Fabregas Ternyata Pernah Pantau Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Dibawa ke Como, Tapi Batal Gara-gara Ini

Cesc Fabregas Ternyata Pernah Pantau Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Dibawa ke Como, Tapi Batal Gara-gara Ini

Cesc Fabregas ternyata pernah memantau pemain Timnas Indonesia U-23 untuk dibawa ke Como. Legenda Merah Putih Kurniawan Dwi Yulianto mengungkap fakta tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT