News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menanggapi santai terkait tidak harmonisnya hubungannya dengan DPRD Tapteng pascabencana.
Senin, 7 September 2026 - 07:47 WIB
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu.
Sumber :
  • tvOnenews/Syaren

tvOnenews.com - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menanggapi santai terkait tidak harmonisnya hubungannya dengan DPRD Tapteng pascabencana.

Masinton Pasaribu menyayangkan, dinamika politik yang dipertontonkan para politisi di daerah itu yang menurutnya ada upaya untuk memperlambat dan menghambat percepatan penanganan kebencanaan di Tapteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu ya disebut dinamika. Kemudian ini yang perlu kita sampaikan, ini kita bencana, bencana itu butuh persatuan, butuh kebersamaan, bukan kegaduhan," kat Bupati Masinton menjawab wartawan dikediamannya, Minggu (06/09/2026).

Mantan anggota DPR-RI dua periode itu meminta kepada semua elemen-elemen politik, terutama partai-partai politik di Tapteng agar lebih dewasa melihat realita masyarakat pascabencana.

Masinton menyebut, ia sudah berupaya menjalin hubungan baik dengan DPRD Tapteng. Pertama, pada 2025 lalu Pemda telah merealisasikan hak para wakil rakyat di daerah itu, meskipun itu dalam arahan dari supervisi inspektorat provinsi maupun kementerian menekankan, boleh dibayarkan dan boleh tidak.

"Saya baru dilantik bersama Pak Mahmud (Wakil Bupati), bulan Maret menjelang lebaran, langsung kita bayarkan. Itu sebagai upaya yang baik yang kita lakukan untuk saling bersinergi dengan DPRD," kata dia.

Namun kemudian, lanjut Bupati Masinton, dalam perjalanannya tidak satupun komitmen kerja-kerja legislatif itu yang bisa berjalan beriringan dengan pemerintah, atau patent eksekutif dalam hal ini.

"Contohnya kita perlu melakukan revisi terhadap perampingan organisasi, yaitu asesmennya sudah ada dari provinsi dan kita berharap itu kemarin bisa dilakukan pembahasan, ternyata tidak," ungkap Masinton.

Kemudian, Pemkab Tapteng juga membutuhkan banyak kerja sama, apalagi di tengah bencana yang banyak rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang harus dilakukan pembahasan. 

Namun kata Masinton, sampai sekarang juga belum diparipurnakan untuk produk dana program legislasi daerah. Menurutnya, dari sekian banyak Ranperda yang diusulkan Pemkab Tapteng, tidak satupun itu yang diagendakan DPRD. Maka Masinton melihat ada upaya memperlambat dan menghambat percepatan penanganan kebencanaan.

"Nah sehingga kemudian dari situ kita berpikir bahwa ini ada upaya menghambat, memperlambat, bukan lagi sekedar ranah apa itu fungsi legislatif hanya dalam pengawasan. Itu sudah di luar konteks," katanya.

Bupati Masinton menjelaskan, bicara kewenangan, semua masing-masing punya kewenangan. Kalau masalah anggaran, pihaknya sudah diposkan anggarannya, tinggal melakukan pergeseran saja.

"Begitu mereka memparipurnakan, kita poskan anggarannya. Karena kewenangan untuk membahas anggaran itu bukan hanya eksekutif atau pemerintah, namun juga bersama DPRD," sebutnya.

Masinton melihat tindakan-tindakan politik Anggota DPRD Tapteng belum move on dari Pilkada masa lalu, masih melakukan politik itu secara sistematis. 

Ia meminta supaya meninggalkan cara pandang lama itu, sebab sudah tidak zamannya lagi.

Masinton juga mengungkapkan, sejak berakhir periode jabatan kepala daerah di Tapteng, pada Mei 2022 lalu, Ketika pilkada itu dilakukan serentak, oleh pemerintah pusat dalam fase transisi itu ditunjuk penjabat bupati oleh presiden melalui Mendagri, tapi di Tapteng itu ada tiga penjabat bupati.

"Ironisnya yang tiga-tiganya diganggu. Jadi ini sebenarnya yang perlu kita sampaikan, tindakan-tindakan yang sudah dibuat di luar batas kewenangan yang mengatas namakan politik dan pemerintahan, ini sudah tindakan-tindakan primitif," ujarnya.

Masinton menegaskan tindakan primitif yang dilakukan politisi itu, karena tidak mengenal aturan dan tidak mengenal etika dan norma adat dalam pemerintahan. Jadi perilaku-perilaku seperti itu harus ditinggalkan.

Maka, sambung Masinton, Sugeng Riyanta sebagai Pj. Bupati pada saat itu dalam fase kritis mengantar hingga pilkada pilihan langsung, meskipun sudah disetting itu calon tunggal.

"Pak Sugeng pada saat itu dengan segala macam tekanan, beliau konsisten dengan aturan. Bahkan ketika itu DPRD tidak mau membahas anggarannya, sementara pembangunan daerah kan harus berjalan. Pak Sugeng keluarkan perkada," bebernya.

Bupati Masinton menilai Perkada bukan sesuatu hal yang baru. Ketika ada gangguan dan tekanan, maka kepala daerah diberikan kewenangan untuk membuat peraturan kepala daerah (Perkada) tentang APBD, demi kesinambungan pembangunan di daerah.

Upaya-upaya inilah dari tiga Pj diganggu, dan kemudian disetting calon tunggal. 

Saat itu, Masinton Pasaribu datang mendaftar di hari terakhir masa perpanjangan, karena calon tunggal, partai menugaskan untuk mengikuti kontestasi politik di Tapteng. 

"Itu juga saat itu berkas kita tidak diterima atau ditolak KPU," katanya.

Baru kemudian, lanjutnya, ada surat edaran KPU, kemudian wajib diterima dan ditetapkan pasangan calon, serta rakyat menentukan pilihan. Ketika rakyat menentukan pilihan, rakyat menang telak di 17 kecamatan dari 20 kecamatan. Namun pilihan rakyat itu jjuga masih diganggu hingga saat ini.

"Maaf buat para pengganggu. Kita tinggalkan cara-cara primitif itu. Ini mandat rakyat. Kita ini, Masinton-Mahmud dipilih secara legitimate oleh rakyat. Maka saya sebagai pelaksana mandat rakyat tidak akan tinggal diam. Tugas saya adalah melaksanakan mandat rakyat sebaik-baiknya, seluruhnya dan seadil-adilnya," tegas Masinton.

Ia menegaskan sebagai pemegang mandat rakyat, ia tidak akan terganggu dengan cara-cara politik primitif yang dilakukan para politisi itu.

"Kita minta itu supaya ditinggalkan pemaksaan kehendak dan gangguan. Ini urusannya nanti berhadapan dengan rakyat. Jika ingin berkontestasi siapkan dari sekarang untuk nanti pilkada berikutnya," jelasnya.

Masinton menuturkan, saat ini pascabencana, rakyat butuh persatuan, butuh kebersamaan, bukan adu domba, bukan hasutan, apalagi kegaduhan itu enggak penting. Seharusnya politik itu dilakukan dengan etika dan keadaban jangan menggunakan cara-cara primitif.

"Sekali lagi maaf, saya kepala daerah di pilih rakyat. Mandat rakyat inilah yang kita jalankan. Sejengkel pun saya gak mundur, karena suara rakyat, suara Tuhan. Mandat rakyat tadilah yang kita laksanakan sebaik-baiknya," tegasnya lagi.

Bupati Masinton mengajak agar semua pihak bisa memaklumi dan memahami kondisi kebatinan rakyat yang saat ditimpa bencana, serta bisa menghormati pilihan rakyat.

Selama ini rakyat diam, rakyat mungkin dihasut-hasut, tapi dalam titik tertentu rakyat juga akan bersikap.

"Kita minta supaya kelompok-kelompok politik yang gagal men-skenariokan calon tunggal, yang gagal terpilih, kita minta hormati pilihan rakyat, kita minta jangan benturkan rakyat dengan rakyat. Mari kita jaga keharmonisan dalam Tapteng ini," ucapnya.

Masinton menambahkan, semua harus saling menjaga prinsip Tapteng dengan kearifan lokalnya oleh leluhur sahata 'Sahata Saoloan'. Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, termasuk kebencanaan jika kita bersama-sama.

"Hari ini masyarakat butuh persatuan dan kebersamaan, bukan adu domba, perpecahan, kegaduan dan lain sebagainya. Jadi itu yang kita minta supaya semua pihak dapat memahami, sebab kita sudah berbuat baik selama ini," tambahnya.

Menurut Masinton, dalam politik, ia sudah diuji waktu, diuji sejarah, dan integritas. Politik bukan barang baru buatnya. Integritas itu butuh komitmen. Maka salah kalau kemudian menganggap bisa dimanuper dengan cara-cara primitif itu.

"Saya sampaikan bahwa kita ini orang politik, politik yang kita jalankan itu politik yang punya etika dan keadaban, politik itu bukan sekedar kekuasaan, tapi politik itu adalah membangun dan mengajarkan ada kemajuan," imbuhnya.

Sebelumnya, lima partai politik, yakni Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Golkar, PKB, dan PAN di Kabupaten Tapteng menyampaikan sikap bersama.

Ketua DPC Partai Gerindra Tapteng Hasmi Arif Simatupang, menyoroti pengelolaan anggaran di pemerintah daerah Tapteng, penanganan bencana, dan penyaluran bantuan pascabencana, serta beberapa poin lainnya.

Dalam konferensi pers itu, Hasmi menegaskan bahwa para anggota dewan dari kelima partai tersebut mempertimbangkan sikap politik melalui DPRD Tapteng.

​Pernyataan sikap ini diwakili oleh masing-masing pimpinan partai yakni Rahmansyah Sibarani Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tapteng memiliki 17 Anggota DPRD.

Kemudian, Heni Sartika Simanjuntak, mewakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Tapteng dan Ketua DPD Partai Golkar dengan 5 Anggota DPRD.

Hasmi Arif Simatupang, Ketua DPC Partai Gerindra Tapteng dengan 4 Anggota DPRD dan Martanto Siregar Ketua DPC PAN Tapteng dengan 2 Anggota DPRD, serta Abdul Rahman Sibuea Ketua DPC PKB Tapteng dengan 1 Anggota DPRD. Total mewakili 29 Anggota DPRD Tapteng.(syn/chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Juventus dan AC Milan Gagal Susul AS Roma dan Inter Milan, Jay Idzes cs di Papan Tengah

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Juventus dan AC Milan Gagal Susul AS Roma dan Inter Milan, Jay Idzes cs di Papan Tengah

Juventus dan AC Milan sama-sama gagal untuk menyusul AS Roma dan Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia 2026-2027. Sebab, pertemuan di antara kedua tim berakhir imbang.
4 Zodiak yang Makin Bersinar di Tempat Kerja Besok 8 September 2026: Leo Waktunya Unjuk Kemampuan, Gemini Dapat Peluang

4 Zodiak yang Makin Bersinar di Tempat Kerja Besok 8 September 2026: Leo Waktunya Unjuk Kemampuan, Gemini Dapat Peluang

Karier 4 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 8 September 2026. Leo siap unjuk kemampuan, Gemini ketiban peluang. Siapa lagi yang ikut hoki?
Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Megawati Hangestri dipuji skuad Hyundai Hillstate setelah memamerkan hasil make up-nya sendiri saat momen photo shoot di Suwon Gymnasium beberapa waktu lalu.
Klasemen Liga Inggris 2026-2027: Arsenal Kembali Pepet Man City di Puncak, Manchester United Tertahan di Papan Tengah

Klasemen Liga Inggris 2026-2027: Arsenal Kembali Pepet Man City di Puncak, Manchester United Tertahan di Papan Tengah

Arsenal berhasil menjaga tren positifinya di awal musim Liga Inggris 2026-2027. Mereka mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 di Emirates Stadium.
Tangerang Terapkan PJJ Sekolah Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Tangerang Terapkan PJJ Sekolah Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kebijakan tersebut berlaku untuk sekolah negeri maupun swasta selama 7–9 September 2026.
Bandara YIA Mulai Beroperasi Normal, Namun 30 Jadwal Penerbangan Terdampak

Bandara YIA Mulai Beroperasi Normal, Namun 30 Jadwal Penerbangan Terdampak

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo tetap beroperasi normal, meski puluhan penerbangan mengalami penyesuaian dan pembatalan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Trending

Media Belanda Singgung Doan Van Hau, Mees Hilgers Buat SC Heerenveen Banjiri Followers Baru di Instagram

Media Belanda Singgung Doan Van Hau, Mees Hilgers Buat SC Heerenveen Banjiri Followers Baru di Instagram

Dengan kekuatan suporter Garuda, Mees Hilgers membawa 20 ribu lebih followers alias pengikut baru di akun Instagram SC Heerenveen. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Justin Hubner Main Penuh Bawa Fortuna Sittard Menang, Ole Romeny Masih Absen

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Justin Hubner Main Penuh Bawa Fortuna Sittard Menang, Ole Romeny Masih Absen

Fortuna Sittard berhasil mencuri poin penuh dari Ado Den Haag dengan skor 3-2, Minggu (7/9/2026). Dalam laga ini, Justin Hubner bermain penuh sejak menit pertama.  
Korte-Korwe PKB 02 Cakung Timur Resmi Dilantik

Korte-Korwe PKB 02 Cakung Timur Resmi Dilantik

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas melantik jajaran pengurus Koordinator RT (Korte) dan Koordinator Wilayah (Korwe) PKB 02 Cakung Timur, Jakarta Timur pada Minggu (6/9/2026).
Ribuan Pasutri Ikuti Program Kehamilan

Ribuan Pasutri Ikuti Program Kehamilan

Memiliki buah hati menjadi impian bagi setiap pasangan suami-istri (pasutri).
Ada Kabar Tsunami Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Kata Pemerintah

Ada Kabar Tsunami Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Kata Pemerintah

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi sejak beberapa hari belakangan hingga hujan abu vulkanik yang melanda wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.
Nova Arianto Kembali Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia, Kini Garuda Nusantara Incar Tiket Piala Dunia 2027

Nova Arianto Kembali Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia, Kini Garuda Nusantara Incar Tiket Piala Dunia 2027

Timnas U-20 Indonesia tampil efektif menghadapi Australia yang berstatus sebagai juara bertahan Piala Asia U-20.
Erupsi Gunung Anak Krakatau Ancam Pergerakan Ekonomi, Ribuan Penerbangan Terdampak

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ancam Pergerakan Ekonomi, Ribuan Penerbangan Terdampak

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak beberapa hari terakhir mulai berdampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT