Satgas Jambi Jadwalkan OMC Pekan Kedua Oktober untuk Atasi Karhutla
- Antara
Kota Jambi, tvOnenews.com — Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Jambi kembali menjadwalkan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada pekan kedua Oktober untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran di sejumlah wilayah.
Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, pelaksanaan OMC sebelumnya belum dapat dilakukan karena jarak pandang atau visibility yang sangat rendah. Kondisi tersebut juga menyulitkan penerbangan helikopter untuk melakukan water bombing.
“Kemarin kita akan melakukan OMC, tetapi karena visibility (jarak pandang) sangat rendah, pesawat tidak bisa lepas landas untuk operasi. Begitu juga dengan teman-teman yang ingin menerbangkan helikopter water bombing, sangat sulit karena kabut asapnya cukup tebal,” kata Al Haris di Kota Jambi, Senin(5/10/2026).
Menurut Al Haris, pemerintah daerah bersama satgas terus memantau potensi pertumbuhan awan hujan.
Ia berharap pada 9 hingga 10 Oktober, potensi pertumbuhan awan meningkat sehingga penaburan garam untuk OMC dapat dimaksimalkan untuk memancing hujan buatan.
Al Haris mengatakan kabut asap yang terjadi di Kota Jambi dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir tidak hanya berasal dari kebakaran lokal. Asap kiriman dari daerah tetangga, yakni Sumatera Selatan, turut terbawa angin ke wilayah Jambi.
Selain asap dari luar daerah, perubahan arah angin dalam beberapa hari terakhir juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya kabut asap di Kota Jambi.
Al Haris menjelaskan, penanganan karhutla di Jambi sejauh ini masih dapat diatasi dengan baik oleh tim satgas di lapangan. Namun, terdapat sejumlah titik kebakaran di luar batas wilayah yang lokasinya berdekatan dengan Provinsi Jambi.
Berdasarkan data Satgas Karhutla, hingga awal Oktober luas kebakaran mencapai 4.123,84 hektare.
Wilayah dengan luas kebakaran terbesar meliputi Kabupaten Batang Hari 1.240,79 hektare, Tanjung Jabung Timur 659,18 hektare, Tanjung Jabung Barat 639,55 hektare, dan Kabupaten Muaro Jambi 577,71 hektare.
“Kondisi kabut asap di dalam daerah Alhamdulillah masih bisa ditangani oleh teman-teman. Namun, ada titik di luar wilayah kita yang lokasinya dekat dengan Jambi, tim kita tidak bisa menjangkau ke sana karena berada di luar kewenangan wilayah,” tutup dia.
Load more