Tinjau Karhutla di Palembang, Menko Polkam Uji Teknologi Pemadam Realiza Anti Chamas Asal Brazil
- tim tvOne/Pebri
Palembang, tvOnenews.com — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Prof H Dudung Abdurachman, meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Lapas Kelas I Palembang.
Selain meninjau karhutla, Menko Polkam juga meninjau demonstrasi penggunaan teknologi pemadam kebakaran Realiza Anti Chamas asal Brasil.
Peninjauan ini menjadi penting mengingat kondisi karhutla di sekitar Lapas Kelas I Palembang berpotensi menimbulkan paparan asap yang berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan petugas maupun warga binaan. Kehadiran Menko Polkam sekaligus menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung penerapan teknologi yang dapat mendukung penanganan kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Menko Polkam terjun langsung dalam demonstrasi penggunaan Realiza Anti Chamas, teknologi pemadam kebakaran asal Brasil yang diperkenalkan sebagai salah satu alternatif dalam penanganan karhutla.
Dudung menyampaikan bahwa bantuan teknologi tersebut merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan.
“Ini merupakan bantuan langsung dari Bapak Presiden. Kita berharap dengan adanya teknologi Anticamas ini, penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat lebih optimal, membantu mempercepat proses pemadaman, serta mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Dudung.
Sementara itu Kepala Lapas Kelas I Palembang, Imam Purwanto, menyambut dan mendampingi kunjungan tersebut sebagai bagian dari peninjauan langsung kondisi karhutla di sekitar lapas. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat pemanfaatan teknologi Anti chamas dalam mendukung penanganan karhutla, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di sekitar Lapas Kelas I Palembang.
Melalui kegiatan ini, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, dan instansi terkait diharapkan semakin kuat dalam mendukung penanganan karhutla di Sumatera Selatan, khususnya di sekitar Lapas Kelas I Palembang. (peb/wna)
Load more