Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia
- UIN Sumatera Utara
tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Islam Indonesia. Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution, mantan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara yang kini menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan, meninggal dunia pada Senin (2/11/2026) pukul 03.53 WIB.
Kepergian Prof. Yasir Nasution menjadi kehilangan bagi keluarga besar UIN Sumatera Utara Medan.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai akademisi yang mengabdikan diri selama puluhan tahun untuk mengembangkan pendidikan tinggi Islam, khususnya di Sumatera Utara.
Ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan IAIN Sumatera Utara, mulai dari Wakil Dekan Fakultas Syariah, Dekan, Direktur Program Pascasarjana, hingga Pembantu Rektor Bidang Akademik.
Puncak pengabdiannya di kampus tersebut adalah ketika dipercaya menjadi rektor selama dua periode.
Kabar wafatnya Prof. Yasir Nasution disampaikan melalui akun Instagram resmi UIN Sumatera Utara Medan, @uinsu_official.
Dalam unggahannya, Rektor dan civitas akademika UIN Sumatera Utara menyampaikan belasungkawa sekaligus doa untuk almarhum.
"INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN
Rektor dan Civitas Akademika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof. Dr. M. Yasir Nasution, MA, Rektor IAIN Sumatera Utara Periode 2002–2009.
Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ’anhu.
Aamiin Ya Rabbal ’Alamin," tulis UIN Sumatera Utara Medan.
Lantas, seperti apa profil dan perjalanan karier Prof. Yasir Nasution hingga dikenal sebagai salah satu tokoh akademisi di lingkungan pendidikan tinggi Islam Sumatera Utara?
Perjalanan Karier Prof. Yasir Nasution di IAIN Sumatera Utara
Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution merupakan akademisi yang memiliki perjalanan panjang di dunia pendidikan tinggi Islam.
Sebagian besar pengabdiannya tercatat berlangsung di lingkungan IAIN Sumatera Utara.
Sebelum dipercaya menjadi rektor, ia telah mengemban berbagai tanggung jawab struktural yang berkaitan dengan pengelolaan fakultas dan pengembangan kegiatan akademik.
Pada 1979–1983, Prof. Yasir Nasution menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Syariah IAIN Sumatera Utara.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu tahap awal perjalanan kepemimpinannya di lingkungan perguruan tinggi.
Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Dekan Fakultas Syariah pada 1988–1996. Dalam posisi ini, ia turut menjalankan tanggung jawab pengelolaan fakultas dan pengembangan pendidikan di bidang keilmuan syariah.
Karier akademiknya kemudian berlanjut sebagai Direktur Program Pascasarjana IAIN Sumatera Utara pada 1995–1997.
Tidak berhenti di situ, pada 1997–2001, ia dipercaya mengemban jabatan Pembantu Rektor Bidang Akademik.
Posisi tersebut berkaitan dengan pengelolaan dan pengembangan berbagai kegiatan akademik di lingkungan kampus.
Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal ketika Prof. Yasir Nasution dipercaya memimpin IAIN Sumatera Utara sebagai rektor.
Nama Prof. Yasir Nasution semakin dikenal setelah dipercaya menjadi Rektor IAIN Sumatera Utara pada periode 2001–2009.
Selama dua periode kepemimpinannya, ia menjadi bagian dari perjalanan perkembangan institusi pendidikan Islam tersebut.
Sebagai pimpinan perguruan tinggi, tanggung jawab rektor tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga pengelolaan kelembagaan, pengembangan akademik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Pengalaman sebelumnya sebagai Wakil Dekan, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan Pembantu Rektor Bidang Akademik menjadi bagian dari rekam jejak yang mengiringi masa kepemimpinannya.
IAIN Sumatera Utara sendiri kemudian berkembang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan.
Kepergian Prof. Yasir Nasution mendapat perhatian dari pimpinan dan civitas akademika UIN Sumatera Utara Medan.
Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan bahwa almarhum bukan hanya seorang akademisi, tetapi juga sosok guru dan orang tua yang memberikan keteladanan bagi lingkungan kampus.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Civitas akademika UIN Sumatera Utara Medan berduka sedalam-dalamnya atas kepulangan guru, orang tua, sekaligus teladan kami, Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution. Beliau bukan sekadar akademisi sejati, melainkan sosok penuntun moral dan intelektual yang meletakkan pilar-pilar penting transformasi kampus ini,” tutur Prof. Nurhayati dalam keterangannya dikutip dari uinsu.ac.id, Senin (2/11/2026).
Prof. Nurhayati juga menilai nilai-nilai keteladanan, kesederhanaan, dan integritas keilmuan yang ditinggalkan almarhum akan terus menjadi pedoman bagi generasi penerus.
“Hari ini Sumatera Utara dan bangsa Indonesia kehilangan salah satu lentera terbaiknya. Namun kami meyakini, warisan pemikiran, etika keilmuan, dan amal pengabdian beliau telah tuntas ditunaikan dengan paripurna. Warisan keteladanan itulah yang akan abadi menuntun kami,” lanjutnya.
Ia kemudian menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt. serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Semoga almarhum Prof. Yasir Nasution diampuni segala kekhilafannya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat terbaik sebagai ahlul jannah. Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa dianugerahi ketabahan dan kekuatan iman,” pungkasnya.
Pengabdian Prof. Yasir Nasution selama bertahun-tahun di dunia pendidikan Islam menjadi bagian dari perjalanan sejarah IAIN Sumatera Utara hingga berkembang menjadi UIN Sumatera Utara Medan.
Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, mahasiswa, serta masyarakat akademik.
(tsy)
Load more