GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Jenis-jenis Opsetan Satwa Langka yang Diamankan KLHK dan BKSDA Sumbar

Meningkatnya jumlah satwa dilindungi yang diburu dan diperjual belikan, baik dalam bentuk hidup maupun opsetan atau hewan yang diawetkan, dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat serta tingginya nilai ekonomis dari satwa tersebut.
Jumat, 17 Juni 2022 - 20:25 WIB
Dalam beberapa tahun KLHK telah melakukan 1.804 Operasi Pengamanan Lingkungan Hidup dan Kawasan Hutan di Indonesia. 430 di antaranya Operasi Tumbuhan dan Satwa Liar.
Sumber :
  • Tim TvOne/Wahyudi

Padang, Sumatera Barat - Meningkatnya jumlah satwa dilindungi yang diburu dan diperjual belikan, baik dalam bentuk hidup maupun opsetan atau hewan yang diawetkan, dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat serta tingginya nilai ekonomis dari satwa tersebut.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, para pelaku tidak menyadari perbuatan tersebut mengakibatkan hilangnya sumber daya hayati yang menimbulkan kerugian ekonomi maupun ekologi Indonesia, serta kerugian bagi dunia. Sehingga langkah penindakan merupakan yang paling tepat untuk menimbulkan efek jera.

 

“Kesadaran masyarakat masih kurang terkait perlindungan terhadap satwa langka, ditambah lagi nilai ekonomisnya yang tinggi, namun berapanya tidak bisa juga kita sampaikan karena sangat menggiurkan, yang penting kita harus mendorong masyarakat untuk menjaga kawasannya,” ujar Plt. Direktur Pencegahan dan Pengamanan KLHK - Polhut Ahli Utama, Sustyo Iriyono.

 

Untuk mengamankan lingkungan hidup dan kawasan hutan di Indonesia, dalam beberapa tahun KLHK telah melakukan 1.804 Operasi Pengamanan Lingkungan Hidup dan Kawasan Hutan di Indonesia. "Kejahatan terhadap tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi harus ditindak tegas, kejahatan ini merupakan kejahatan serius dan luar biasa," tambah Sustyo Iriyono.

 

 

430 diantaranya Operasi Tumbuhan dan Satwa Liar. KLHK juga telah membawa 1.210 kasus ke pengadilan, baik terkait pelaku kejahatan korporasi maupun perorangan. Berikut daftar satwa langka dan dilindungi dalam bentuk opsetan dan potongan badan serta kerangka yang diamankan Tim Gabungan Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera - Balai KSDA Sumatera Barat :

 

- Macan Dahan (Neofelis Nebulosa) sebanyak 2 ekor.

- Simpai Sumatera (Presbytis Nelalophos) sebanyak 2 ekor.

- Kankareng Perut Putih (Anthracoceros Albirostris) sebanyak 1 ekor.

- Rangkong Badak (Bucheros Rhinoceros) sebanyak 1 ekor tidak berkepala.

- Trenggiling (Manis Javanica) sebanyak 1 ekor.

- Kepala Rusa (Cervus Unicolo) sebanyak 5 buah.

- Tanduk Rusa (Cervus Unicolor) sebanyak 1 pasang.

- Tengkorak Kepala Rusa (Cervus Unicolor) sebanyak 3 buah.

- Kepala Kijang (Muntiacus Muntjak) sebanyak 2 buah.

- Kangguru Pohon (Dendrologus Inustus) sebanyak 1 ekor.

- Elang Pana (Miluus Migrans) sebanyak 1 ekor.

- Kucing hutan (Prionailurus Bengalensis) sebanyak 1 ekor.

- Kambing Hutan (Capricornis Sumatraensis) sebanyak 1 ekor.

- Kucing Mas (Captopuma Teminkii) sebanyak 1 ekor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Rangkong/Julang (Rhyliceros Undulates) sebanyak 1 ekor.

- Siamang (Sympalangus Syndactylus) sebanyak 1 ekor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Kantongi Kunci untuk Taklukkan Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Lakukan Hal Ini

John Herdman Kantongi Kunci untuk Taklukkan Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Lakukan Hal Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berpegang teguh kepada satu hal untuk menghadapi Bulgaria. Skuad Garuda diharapkan mampu tampil kuat sejak awal.
Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Selesaikan Balapan Usai Alami Kecelakaan, Guido Pini Juara

Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Selesaikan Balapan Usai Alami Kecelakaan, Guido Pini Juara

Hasil Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia Veda Ega Pratama bernasib sial setelah mengalami kecelakaan hingga akhirnya tak bisa menyelesaikan balapan.
Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal

Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal

Kabar meninggalnya seorang dokter karena campak, membuat masyarakat harus lebih aware terhadap kesehatan diri dan anak.
Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menaruh kesan mendalam terhadap atmosfer pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah melakoni laga debutnya.
Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira penipu hingga dimaki, Dubernur Jabar Dedi Mulyadi justru balas dengan senyuman dan transfer bantuan sebesar Rp25 juta.
John Herdman Bicara Jujur soal Alasan Panggil Jens Raven sebagai Pengganti Mauro Zijlstra di Skuad Timnas Indonesia

John Herdman Bicara Jujur soal Alasan Panggil Jens Raven sebagai Pengganti Mauro Zijlstra di Skuad Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan alasan di balik keputusannya memasukkan nama Jens Raven dalam skuad terbaru skuad Garuda.

Trending

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

​​​​​​​Dedi Mulyadi terkaget-kaget dengar pengakuan istri ustaz Karawang. Fakta baru dugaan perselingkuhan terungkap, kronologi pengeroyokan pun diluruskan.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

Bahkan ketika di masa Aleksandar Dimitrov bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia untuk Ivan Kolev, duo pelatih Bulgaria ini memaksimalkan tenaga pemain lokal untuk tampil di Piala Asia 2007. 
Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

​​​​​​​Kades Sabajaya blak-blakan ke Dedi Mulyadi ungkap kronologi ustaz Karawang dikeroyok. Fakta baru terungkap, ternyata bukan tertangkap tangan seperti isu viral.
Mengaku Khawatir ke Dedi Mulyadi, Kades Sabajaya Ungkap Narasi Medsos Bikin Kasus Ustaz Karawang Melenceng

Mengaku Khawatir ke Dedi Mulyadi, Kades Sabajaya Ungkap Narasi Medsos Bikin Kasus Ustaz Karawang Melenceng

​​​​​​​Kades Sabajaya mengaku khawatir ke Dedi Mulyadi soal narasi medsos yang melencengkan kasus Ustaz Karawang, ini fakta sebenarnya di balik kejadian tersebut.
Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Gelaran FIFA Series 2026 turut menarik perhatian mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev. Ia berharap Timnas Bulgaria mampu meraih hasil maksimal di turnamen
Peringatan Keras John Herdman! Timnas Indonesia Tak Boleh Lambat Lawan Bulgaria

Peringatan Keras John Herdman! Timnas Indonesia Tak Boleh Lambat Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan timnya harus menemukan cara untuk meraih kemenangan saat menghadapi Bulgaria pada laga terakhir FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT