GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Izin dengan Orang Tua Pergi Memancing Belut, 2 Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Pekon Klaten

2 bocah tewas tenggelam di Sungai Pekon Klaten, Lampung. Kabarnya kedua korban sempat meminta izin kepada orang tuanya pergi memancing belut.
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:13 WIB
Dua Anak Ditemukan Tewas Tenggelam di Aliran Sungai Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Pringsewu, Lampung –  Diduga tidak mahir berenang, dua anak ditemukan tewas tenggelam di aliran sungai di Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung pada Rabu (29/6/22) siang. Kapolsek Gadingrejo Iptu Anwar Mayer Siregar menjelaskan, Korban diketahui bernama Abdul Halib (10) warga Pekon setempat dan Desta Valechia (7) warga Dusun Buluwangi, Pekon Bulurejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Sebelum ditemukan tewas, ia katakan, korban sempat meminta izin kepada orang tuanya pergi memancing belut. Korban ditemukan tewas sekira pukul 12,00 WIB siang hari.

“Korban Abdul Halib pamitan kepada ibunya untuk mencari belut bersama Desta Valechia. Setelah beberapa jam pergi, kedua korban tidak kunjung pulang, maka ibu korban cemas dan menyuruh suaminya, Eko Wahyudi, untuk mencari keberadaan korban,” ujarnya, Kamis (30/6/2022).

Kemudian, sekira pukul 15.00 Wib, Eko Wahyudi dengan dibantu beberapa warga mencari keberadaan korban di sekitar aliran sungai Klaten. Dari pencarian tersebut, ia katakan, mereka menemukan dua pasang sandal jepit di bahu sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Eko Wahyudi pun mengenali bahwa salah satu pasang sandal jepit tersebut adalah milik Abdul Halib. Karena curiga anaknya tenggelam, maka saksi langsung nyebur dan menyelam ke dasar sungai yang memiliki kedalaman sekitar 1 meter untuk mencari anaknya,” katanya.

"Benar saja, tidak lama mencari saksi menemukan anaknya dalam posisi tenggelam di dasar sungai, lalu langsung dievakuasi ke pinggiran sungai," sambungnya menjelaskan.
 
Mengetahui salah satu korban berhasil ditemukan, ia katakan, beberapa saksi lainya kembali berupaya melakukan pencarian satu korban lain.

"Berselang tidak lama korban kedua (Desta Valechia) ditemukan tersangkut di bebatuan masih dialirkan sungai Pekon Klaten yang berjarak 50 meter dari lokasi penemuan korban Abdul Halib," terang iptu Anwar Mayer.

Selanjutnya, kedua korban ditemukan, lalu jasad keduanya langsung dievakuasi ke kediaman masing-masing dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Wates.

"Dari jasad kedua korban petugas tidak ditemukan adanya tanda bekas kekerasan dan kuat dugaan penyebab meninggalnya korban karena murni tenggelam," jelasnya.

Menurut Kapolsek hal itu dikuatkan dengan keterangan beberapa saksi yang telah dimintai keterangan pihak kepolisian, bahwa kedua korban diketahui tidak mahir berenang.

"Keluarga Korban mengaku sudah menerima dan mengikhlaskan kepergian korban serta menyatakan tidak bersedia dilakukan proses otopsi, maka jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,"ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolsek mengimbau, kepada warga masyarakat khususnya yang memiliki anak-anak untuk dilepas pengawasan. Selain itu meminta aparat terkait untuk memasang plang peringatan di sepanjang aliran sungai.

"Kami ingatkan kepada seluruh orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya terutama yang berada disekitar aliran sungai. Kami juga berharap kejadian ini jangan sampai terulang kembali," imbuhnya. (Puj/Aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyelenggara Liga Voli Korea Murka saat Tahu Hi Pass Pecat Pelatih Kim Jong-min Jelang Babak Play Off Musim Ini

Penyelenggara Liga Voli Korea Murka saat Tahu Hi Pass Pecat Pelatih Kim Jong-min Jelang Babak Play Off Musim Ini

Keputusan Expressway Hi Pass memcat pelatih mereka tetap sebelum laga perdananya di babak play off ternyata membuat penyelenggara Liga Voli Korea marah besar.
13 Lokasi Nobar Gratis FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Jabodetabek

13 Lokasi Nobar Gratis FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Jabodetabek

Berikut ini informasi mengenai lokasi nobar atau nonton bareng laga FIFA Series antara Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis, Jumat (27/3) pukul 20.00 WIB.
Dedi Mulyadi Kecewa Berat, Jalan Bagus di Jabar Justru Bikin Anak SD Nekat Bawa Motor

Dedi Mulyadi Kecewa Berat, Jalan Bagus di Jabar Justru Bikin Anak SD Nekat Bawa Motor

Dedi Mulyadi kecewa melihat anak SD nekat bawa motor di jalan bagus Jawa Barat. Ia ancam tindakan tegas dan minta orangtua buat perjanjian. Simak selengkapnya!
IVE Umumkan Destinasi Baru Tur "Show What I Am", Ini Daftarnya

IVE Umumkan Destinasi Baru Tur "Show What I Am", Ini Daftarnya

Girlgroup K-Pop IVE mengumumkan destinasi baru untuk tur dunianya yang bertajuk "Show What I Am". Ini daftarnya.
Respon Para Pelatih Tim Liga Voli Korea Mendengar Hi Pass Pecat Kim Jong-min sebelum Play Off Musim ini

Respon Para Pelatih Tim Liga Voli Korea Mendengar Hi Pass Pecat Kim Jong-min sebelum Play Off Musim ini

Jelang babak play off, Liga Voli Korea diguncang kabar yang cukup mengejutkan dari tim yang tampil mendominasi musim ini, Hi Pass.
Kesaksian Jujur Bintang Bulgaria di Indonesia, Tebar Ancaman untuk Semua Calon Lawan di FIFA Series 2026

Kesaksian Jujur Bintang Bulgaria di Indonesia, Tebar Ancaman untuk Semua Calon Lawan di FIFA Series 2026

Pemain Timnas Bulgaria, Marin Petkov, akhirnya angkat bicara setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti ajang FIFA Series 2026. Adaptasi jadi tantangan utama.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT