News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Gubsu Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution Kompak Bahas Penataan dan Penanganan Banjir Rob di Kawasan Belawan Medan

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berkolaborasi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menata kawasan Belawan. Termasuk tentang penanganan banjir rob di kawasan utara Kota Medan tersebut.
Senin, 4 Juli 2022 - 18:12 WIB
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi
Sumber :
  • Tim tvOne/Ahmidal Yauzar Hutagalung

Medan, Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berkolaborasi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menata kawasan Belawan. Termasuk tentang penanganan banjir rob di kawasan utara Kota Medan tersebut.

Hal itu diungkapkan dalam rapat tentang infrastuktur Kota Medan yang dipimpin Gubernur Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (4/7/2022). Hadir Wali Kota Medan Bobby Nasution serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut dan Pemko Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edy Rahmayadi mengatakan, selama ini Pemprov Sumut sudah memiliki rencana terkait penataan kawasan Medan Utara. Namun, tidak berjalan lantaran ada berbagai kendala, salah satunya lahan. Belum lagi datangnya pandemi Covid-19 yang membuat berbagai rencana terganggu. 

Salah satu pembangunan yang dibahas pada rapat tersebut adalah tanggul untuk menahan banjir rob di kawasan Belawan. Edy juga berharap, Presiden RI Jokowi dapat melihat langsung kondisi Belawan dan dapat memberikan bantuan untuk pembangunan pada kawasan tersebut. 

Mengenai lahan yang membuat pembangunan infrastruktur terkendala di kawasan Belawan, Edy akan segera berkoordinasi kepada Pelindo sebagai pemegang Hak Pengelolaan Lahan. "Nanti akan saya komunikasikan, saya yakin Pelindo oke, optimis harus bisa, " ucap Edy. 

Edy juga mengharapkan masyarakat mendukung rencana pembangunan tanggul tersebut. Karena, tanpa dukungan itu, pembangunan tidak akan berjalan baik. 

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyampaikan pada tahun ini ada lima zona yang akan dibangun tanggul. Pembangunan dimulai di dua zona, yang itu zona pertama akan didanai Pemko Medan sepanjang kurang lebih 1 km. Zona kedua akan dibangun oleh Kementerian PUPR sepanjang kurang lebih 1 km. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Total tanggul ada lima zona, setiap zona panjangnya satu sampai dua kilometer, kalau dari Pemko Medan dianggarkan setiap tahun satu kilometer, karena kontur Belawan sangat lembek, satu kilometer kami anggarkan Rp25 miliar," kata Bobby. 

Bobby mengharapkan masyarakat Belawan tidak lagi merasakan genangan yang bisa datang empat bulan sekali. Ia juga mengharapkan lahan Pelindo seluas 4,5 hektare dapat digunakan Pemko Medan untuk dibangun infrastruktur yang bisa dimanfaatkan masyarakat Belawan. (ayr/ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

OTT KPK di Bea Cukai Ternyata Terkait Importasi

OTT KPK di Bea Cukai Ternyata Terkait Importasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, John Herdman kembali Dapat Kabar Buruk Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, John Herdman kembali Dapat Kabar Buruk Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia diterpa badai jelang FIFA Series 2026. Empat pemain absen, sementara manajer Sumardji diskors 20 laga oleh FIFA usai terbukti menyerang wasit.
Peluang Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, AFC Konfirmasi Mundurnya Negara Pesaing

Peluang Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, AFC Konfirmasi Mundurnya Negara Pesaing

Dalam keterangan resminya, AFC menyampaikan bahwa proses penerimaan penawaran tuan rumah untuk Piala Asia AFC 2035 telah rampung. 
Kapolri Ungkap Pesan Eyang Meri dan Warisan Moral Jenderal Hoegeng yang Jadi Pegangan Keluarga Besar Polri

Kapolri Ungkap Pesan Eyang Meri dan Warisan Moral Jenderal Hoegeng yang Jadi Pegangan Keluarga Besar Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengakui bahwa pesan yang sering disampaikan Eyang Meri memiliki makna mendalam bagi masa depan Polri.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Anggota Komisi III Nilai Isu Polri di Bawah Kementerian Malah Kesampingkan Esensi Reformasi Kepolisian Sesungguhnya

Anggota Komisi III Nilai Isu Polri di Bawah Kementerian Malah Kesampingkan Esensi Reformasi Kepolisian Sesungguhnya

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mengatakan reformasi Polri bukan berarti harus ada perubahan posisi lembaga tersebut di bawah kementerian.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT