News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Nasional Kerinci Sumbar via Tapan Longsor, Akses Transportasi Lumpuh

Jalan Nasional lintas Kerinci Sumbar via Tapan longsor hingga mengakibatkan ratusan kendaraan yang melintas tidak bisa melewati dan terjadi antrean panjang hingga puluhan kilometer. 
Jumat, 15 Juli 2022 - 22:59 WIB
Kondisi Jalan Nasional Kerinci Sumbar Via Tapan Tertimbun Longsor dan Pohon tumbang
Sumber :
  • tim tvone/Arizal Antoni

Kerinci, Jambi – Jalan Nasional lintas Kerinci Sumbar via Tapan longsor hingga mengakibatkan ratusan kendaraan yang melintas tidak bisa melewati dan terjadi antrean panjang hingga puluhan kilometer. 

Tingginya curah hujan sejak kamis sore yang disertai angin kencang, menyebabkan sebagian jalan tertimbun longsor dan pohon tumbang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendapatkan informasi adanya longsor, Kapolres Kerinci bersama PJU Polres, Personel Polres Kerinci dan Personel polsek sungai penuh langsung menuju lokasi longsor. 

Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian, mengatakan peristiwa tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di lima titik, yaitu di kilometer 15,kilometer 16, kilometer 18, kilometer 19 dan kilometer 20.

"Namun longsor terparah terjadi di kilometer 19 Karena menutup sebagian badan jalan dan mengakibatkan arus transportasi lumpuh total," ujarnya kepada tvonenews.com. 

Untuk penanganan longsor dan pohon tumbang di sepanjang badan jalan Nasional yang menghubungkan Kerinci, Sungai Penuh Sumbar via Tapan, satu unit alat berat diturunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor dan pohon tumbang yang menutupi badan jalan 

"Kita minta bantuan dari dinas PUPR untuk menurunkan alat berat agar dapat membersihkan material longsor dan bersinergi dengan TNI,BPBD, serta dinas terkait untuk membantu penanganan longsor di TKP," ungkap Kapolres. 

Sambungnya mengatakan, ini merupakan respon cepat kepolisian atas informasi yang didapat dari masyarakat sehingga personil kepolisian langsung segera ke TKP melakukan evakuasi pohon tumbang dan tanah longsor.

"Hal ini dilakukan guna mengatasi kemacetan lalu lintas," ujarnya.

Saat ini, lanjut Kapolres, jalan Nasional Kerinci Sumbar via Tapan Sudah bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat namun di berlakukan buka tutup untuk sementara, dan para pengendara diminta berhati-hati karena lokasi jalan tersebut rawan longsor, mengingat saat ini cuaca extrim dan tingginya intensitas hujan.

"Pengendara diminta untuk hati hati melewati jalur puncak kaeran rawan longsor mengingat di sisi badan jalan banyak tebing yang curam dan tanah yang labil," kata Kapolres. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di waktu yang sama Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian, melalui Kabag Ops Polres Kerinci Kompol Samsul Bahri Pinem, mengatakan titik longsor yang terjadi ini adalah titik blank spot (daerah yang tidak mendapat sinyal dari menara telekomunikasi yang membatasi pengguna layanan seluler untuk melakukan komunikasi).

"Dalam hal ini kepolisian mengatasinya dangan menyediakan nomor bantuan polisi yang bebas pulsa dengan menghubungi 110 atau bisa juga menghubungi Nomor WA 0853-6055-5222, Nomor ini juga sudah di pasang atau di tempel kan di tempat-tempat ramai yang mudah terlihat oleh masyarakat,"pungkasnya. (Aai/Aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT