News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen HUT RI, Penjahit Bendera di Medan Banjir Pesanan hingga ke Luar Kota

Momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu ditunggu perajin bendera di Kota Medan, sudah banyak menerima orderan, baik dari dalam kota maupun luar kota. 
Kamis, 4 Agustus 2022 - 11:26 WIB
Penjahit bendera dan umbul-umbul merah putih di Kota Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Bahana

Medan - Momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu ditunggu Tiopan Sinaga (51) bersama keluarga. Perajin bendera di Kota Medan ini mengaku sudah banyak menerima orderan, baik dari dalam kota maupun luar kota. 

Sejak bulan Juli lalu, ia bersama keluarganya memproduksi bendera dan umbul-umbul merah putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bisnis keluarga yang berlokasi di Jalan Djamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan ini telah ditekuni selama lebih kurang 20 tahun. Pembuatan bendera hanya dilakukan saat perayaan HUT Kemerdekaan 17 Agustus dan perayaan HUT Kota Medan.

"Pembuatan bendera ini mulai saya tekuni sejak saya sudah berumahtangga, sudah hampir 20 tahun lalu. Bisnis ini hanya musiman, kalau ada perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan 17 Agustus atau HUT Kota Medan saja," kata Tiopan Sinaga.

Sehari-hari, Tiopan hanya bekerja sebagai ojek online (ojol), sementara profesi menjahit bendera merupakan usaha turunan dari mertuanya.

Untuk saat ini produksi Tiopan dan istri sudah lebih dari ratusan bendera dan untuk pemesanan sendiri sudah dikirim ke Tanah Karo, dan Kota Dairi.

"Ini sudah ratusan lebih bendera yang dibuat dan dalam pembuatannya saya hanya bersama istri. Kalau pemasaran untuk luar kota seperti ke Tanah Karo, Sidikalang dan Dairi," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga memproduksi berbagai jenis model, ukuran bendera dan umbul-umbul. Untuk harga, Tiopan mematok bervariasi sesuai dengan ukuran bendera mulai dari Rp5.000 hingga Rp30.000 per bendera.

"Untuk harga bervariasi, ada yang Rp5.000  per benderanya, biasanya itu bendera kecil untuk pengendara sepeda motor dan mobil. Sedangkan yang Rp30.000 itu untuk bendera di rumah atau di kantor," tutup Tiopan. (bsg/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 4 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 April 2026 untuk Libra hingga Pisces. Simak peluang finansial, tantangan, dan strategi bijak agar keuangan tetap stabil.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menekankan bahwa kebudayaan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata dalam pembangunan daerah. 
Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 April 2026 untuk Aries hingga Virgo. Simak peluang pemasukan, potensi pengeluaran, dan tips agar finansial tetap stabil.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat (Polda Jabar) melaporkan pencapaian positif selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. 

Trending

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT