News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum PMP: Kader PDI Perjuangan Minim Perkenalkan Puan Maharani Jadi Calon Presiden 2024-2029

Gerakan dan dukungan terus dilakukan dalam upaya memperkenalkan dan menaikkan elektabilitas Puan Maharani yang direncanakan akan masuk bursa Calon Presiden RI.
Senin, 22 Agustus 2022 - 16:19 WIB
Relawan Puan Maharani Presiden (PMP) di kota Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/Zulfahmi

Medan, Sumatera Utara - Gerakan dan dukungan terus dilakukan dalam upaya memperkenalkan dan menaikkan elektabilitas Puan Maharani yang direncanakan akan masuk bursa Calon Presiden RI.

Alian Napiah Siregar, Ketua Umum Puan Maharani Presiden (PMP) mengatakan, saat ini belum banyak pengurus partai dan kader PDI Perjuangan yang bergerak memperkenalkan Puan Maharani kepada masyarakat untuk pengusungan bakal calon presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka dari itu, kami dari lembaga PMP bergerak untuk mengusung Ibu Puan Maharani jadi Presiden 2024-2029,” kata Alian, Senin (22/08/2022).

Diutarakannya, adapun gerakan yang sudah dilakukan seperti sosialisasi memperkenalkan Puan Maharani.

“Memperkenalkan mbak Puan Maharani kepada para abang becak bermotor, membuat deklarasi kepengurusan PMP, menyebar spanduk dan stiker 'Kami Rakyat Indonesia Mendoakan Puan Maharani Presiden 2024-2029' dan menggelar acara doa untuk mbak Puan Maharani Presiden 2024-2029,” ungkapnya.

Alian mengatakan, hal ini bertujuan untuk menggugah para senior partai, pengurus dan kader partai bergerak ke masyarakat memperkenalkan siapa itu Puan Maharani. 

"Saya yakin, jika semua senior, pengurus partai, sayap partai dan kader serta simpatisan PDI Perjuangan bergerak. Maka, Insyaa Allah masyarakat akan mendukung sepenuhnya ibu Puan Maharani jadi Presiden 2024-2029," tegas Alian.

Mereka berharap dapat bergerak kembali pada Pilpres 2024-2029 memenangkan Puan Maharani jadi Presiden 2024-2029. Dengan cara berdoa dan kerja keras secara bergotong royong, bersama-sama seperti 2014-2019 dan 2019-2024 saat mendukung Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tanpa doa dan kerja keras senior, pengurus partai, sayap partai dan kader serta simpatisan PDI Perjuangan bergerak. Tidak akan berhasil, tapi saya yakin, saat ini para senior, pengurus partai, sayap partai dan kader serta simpatisan PDI Perjuangan belum bergerak, karena belum ada keputusan dari ibu Megawati Soekarnoputri, Ketum PDI Perjuangan," kata Alian.

"Segala Keputusan Ketum PDI Perjuangan akan Kita laksanakan dan tidak akan berkhianat sedikitpun, dan dapat dipastikan para pengkhianat di PDI Perjuangan akan tercampak. Sudah banyak contoh terjadi," tutup Alian. (Zul/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Sabtu 11 April menjadi laga perdana putaran kedua Proliga 2026 dimulai dengan dua laga di sektor putri dan putra.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT