News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Ingin Cuci Kaki, Bocah SD Asal Aceh Tamiang Terperosok ke Kolam Ikan Hingga Tewas

Gegara ingin cuci kaki di kolam ikan yang sedang dibangun, seorang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) ditemukan tewas karena terpeleset
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 21:15 WIB
Gegara Ingin Cuci Kaki, Bocah SD Asal Aceh Tamiang Terperosok ke Kolam Ikan Hingga Tewas
Sumber :
  • tim tvone/Ilham Zulfikar

Aceh Tamiang, Aceh - Gegara ingin cuci kaki di kolam ikan yang sedang dibangun, seorang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) ditemukan tewas karena terpeleset dan tenggelam di dalam kolam ikan tersebut, tepanya di Jalan Pendidikan, Kampung Kota Lintang, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang.

Menurut informasi ayah korban, Iyan menuturkan, bocah yang diketahui bernama Febrian Pratama (11), merupakan siswa kelas 6 di salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Kota Kualasimpang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebelumnya Febri masih terlihat bersepeda bersama teman-temannya bermain di sekitar kolam ikan yang sedang dibangun itu," ucapnya.

"Tapi mereka tidak sedang cari ikan. Memang dia sering main-main di situ sama kawan-kawannya," sambung ayah korban menjelaskan kepada tvonenews.com sabtu,(27/8/2022).

Iyan mengugkapkan kejadian maut ini terjadi siang menjelang Dzuhur. Ia katakan, Febri meminta izin kepada ibunya untuk bermain sepeda bersama teman sebayanya.

"Izin mau main sepeda, sudah biasa begitu. Rupanya main ke kolam," katanya.

Iyan juga mengaku, dirinya mendapatkan kabar duka itu ketika sedang bekerja sebagai penarik becak motor. Mendapatkan kabar tersebut, iyan mengaku sangat terpukul dan syok.

"Dan sore ini juga Febri akan dimakamkan," ujarnya lirih.

Sementara itu, berdasarkan keterangan beberapa warga yang mengetahui mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban bermain sepeda di sekitar lokasi kolam. 

Saat itu, korban terlihat hendak berniat mencuci kaki ke kolam. Namun naas, diduga dinding kolam yang digunakan sebagai pegangan Febri belum kuat, ia pun tergelincir ke dalam kolam.

"Namanya baru siap hujan, jadi memang tanahnya licin," kata warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diduga tak dapat berenang, warga katakan, Febri pun akhirnya tenggelam dan kehilangan nyawa.

Dari pantuan tvonenews.com, tambak yang berada di belakang rumah penduduk itu baru selesai dikerjakan 80 persen. Kemudian, tidak jauh dari lokasi, terdapat sebuah alat berat yang diduga digunakan untuk membangun kolam tersebut. (Izr/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT