GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Siantar, Ada 32 Reka Adegan 

Tim Satreskrim Polres Pematang Siantar, Sumatera Utara, menggelar rekontruksi kasus tindak pidana kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang pria terhad
Jumat, 2 September 2022 - 16:20 WIB
Detik-detik Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Siantar, Ada 32 Reka Adegan
Sumber :
  • tim tvone/Daud Sihotang

Pematang Siantar, Sumatera Utara - Tim Satreskrim Polres Pematang Siantar, Sumatera Utara, menggelar rekontruksi kasus tindak pidana kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang pria terhadap kekasihnya sendiri di Pematang Siantar, Jumat (2/9/2022). 


Dari pantuan tvonenews.com, terlihat detik-detik perjalanan rekonstruksi yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, AKP Banuara Manurung, dan tampak tersangka melakukan 32 reka adegan, bertempat di pelataran Polres Pematang Siantar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, tampak tersangka Liharmansyah Saragih dihadirkan langsung memperagakan sebanyak 32 adegan kasus pembunuhan tersebut, di mana adegan pertama berawal pada hari Minggu (10/7/2022) sekira pukul 02.30 WIB. 

Di mana tersangka berada di ruang tengah rumah kos-kosan melihat korban bersama seorang laki-laki yang tidak dikenalnya masuk ke dalam salah satu kamar kos, di Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematang Siantar. 

Selanjutnya, Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, AKP Banuara Manurung menjelaskan, dari kejadian tersebut, tersangka mendengar suara desahan dari dalam kamar tersebut, lalu tersangka melihat dengan cara mengintip ke dalam kamar melalui dinding berlubang dan tersangka melihat korban bersama laki-laki yang tidak dikenal tersebut melakukan hubungan intim yang membuat tersangka marah dan menyimpan dendam terhadap korban. 

"Puncaknya, pada ke esokan harinya, tepatnya pada hari Minggu (10/7/2022), korban dan tersangka terlibat pertengkaran hebat saat keduanya sedang mandi-mandi di lokasi wisata Pulau Batu," kata Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, AKP Banuara Manurung. 

"Pertengkaran di picu akibat tersangka mengaku cemburu dan menuding korban telah berselingkuh dengan pria lain dan bahkan telah melakukan hubungan intim dengan pria tersebut," sambungnya menjelaskan.

Kemudian, ia katakan, tersangka adu mulut kemudian berlanjut hingga saling baku pukul dan membuat korban kemudian dianiaya berulang kali oleh pelaku.

"Kemudian, pada adegan ke 17, tersangka kemudian menyayat leher korban dalam keadaan tergeletak tidak sadarkan diri sampai tiga kali menggunakan pisau cutter yang telah dibawa dari dalam tas ransel warna hitam abu-abu milik tersangka," katanya. 

Tidak itu saja, ia beberkan juga, pada adegan 25 dan 26, tersangka menusukkan 2 potong ranting kayu ke lubang hidung korban dan juga potong ranting kayu kedalam kemaluan korban. 

"Selanjutnya, setelah korban dipastikan tewas, pelaku kemudian meninggalkan jasad korban , setelah sebelumnya menutupi nya (jasad korban.red) dengan ranting pohon yang ada dilokasi kejadian," ungkapnya.

Karena di hantui rasa bersalah telah membunuh kekasihnya, ia katakan, tersangkat pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB mendatangi Mapolsek Martoba untuk mengakui perbuatannya dan menyerahkan diri kepada petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban mendatangi piket Polsek Martoba dan menjelaskan kronologis kejadian yang di lakukannya terhadap korban. Setelah mendengarkan penuturan pelaku, petugas dari Polsek dan Satreskrim Polresta Pematangsiantar kemudian meluncur ke TKP pada senin dini hari, “ ungkap Banuara.

"Tersangka di jerat telah melanggar pasal  338 subs 351 ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tutup AKP Banuara Manurung. (Dsg/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes DKI Jakarta mengungkap empat kasus Hantavirus ditemukan pada 2026, tiga pasien sembuh dan satu lainnya masih berstatus suspek.
“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

Warga Parung Panjang dan Bogor Barat kembali resah usai truk tambang ramai melintas setelah muncul wacana pembukaan kembali tambang berizin.
Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan pelecehan seksual yang mengguncang Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Kiai Ashari sosok pengasuh ...
Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 
WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

Mengusung tema 'Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat', WOSPAC Barcelona Rep Office Indonesia hadir sebagai wadah pendampingan untuk memaksimalkan potensi calon atlet muda Tanah Air.
Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League Korea 2026/2027. Media Korea langsung soroti comeback Megatron.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT