News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh, Buah Cempedak Raksasa Dengan Berat 23,8 Kg Gemparkan Warga Binjai

“Awalnya buah ini beratnya hanya sekitar 8 sampai 14 kilogram saja. Tapi sekarang ini kami temukan beratnya ternyata sudah bisa mencapai 23 Kilogram. Dan ini masih bisa besar lagi,"
Senin, 5 September 2022 - 14:24 WIB
Warga berfoto dengan cempedak guling yang berukuran raksasa.
Sumber :
  • tim tvOne - Taufik Hidayat

Binjai, Sumatera Utara - Aneh tapi nyata, itulah kalimat yang tepat untuk buah cempedak milik Amrial Nasution, warga Jalan Madura Kelurahan Kebun Lada Kota Binjai. Buah cempedak yang dihasilkan memiliki berat hingga 23,8 Kilogram.

Bukan hanya berat buah yang termasuk langka, tapi ukuran panjang buah yang hampir mencapai satu meter serta isi cempedak yang kuning dan rasa yang nikmat menjadi keunggulan cempedak guling tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya buah ini beratnya hanya sekitar 8 sampai 14 kilogram saja. Tapi sekarang ini kami temukan beratnya ternyata sudah bisa mencapai 23 Kilogram. Dan ini masih bisa besar lagi, tergantung bagaimana perawatannya,” ucap M Arifin selaku Pembina Penangkar Benih Tanaman Kota Binjai, Senin (5/9/2022).

Penemuan hasil buah Cempedak Guling berbobot 23,8 Kg dengan panjang 25 centimeter dan lebar lingkaran 75 centimeter tersebut langsung dipamerkan kepada warga kampung, sebelum akhirnya cempedak tersebut dibelah untuk dilihat isi dalamnya dan disantap bersama-sama.

Berbeda dengan buah cempedak lain pada umumnya, Cempedak Guling ini setelah dibelah ternyata tidak hanya berukuran besar tapi juga memiliki rasa yang sangat manis dengan tekstur cukup lembut.

“Buah cempedak guling ini adalah hasil riset kami sejak 11 tahun yang lalu. Biasanya kan kalau cempedak yang lain itu berbuah musiman. Tapi kalau cempedak guling ini tidak ada musimnya, jadi berbuah terus,” ujar Arifin menjelaskan.

Kepada para penangkar benih tanaman, Arifin berharap supaya budi daya tanaman Cempedak Guling ini dapat lebih ditingkatkan. Sebab, Cempedak Guling ini berbeda dengan cempedak pada umumnya yang hanya bisa berbuah setiap musimnya dan lebih bernilai ekonomis.

“2,5 tahun tanaman Cempedak Guling ini sudah bisa berbuah dari mulai penanaman. Dan itu ngedur, berbuah tidak ada musim-musimnya,” sambungnya.

Terakhir, Arifin juga berharap kepada pemerintah terkait agar memberikan perhatian serta dukungannya kepada para penangkar dalam membudi dayakan benih tanaman Cempedak Guling ini, supaya lebih dikenal luas lagi di luar daerah.

“Varian buah Cempedak Guling hasil ciptaan para penangkar benih tanaman kami disini sudah pernah menjadi juara satu dalam Festival Buah se-Sumut,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Penangkar Benih Tanaman, Amrial Nasution. 

Ia menjelaskan, varian tanaman benih buah Cempedak Guling ini memiliki berbagai kategori. Yakni, label feed yang sudah berbuah dan kedua benih dasar namanya label putih. Kemudian ada yang disebut label ungu dan diperbanyak lagi menjadi label biru.

“Itu untuk benih sebar, jadi kepada petani penangkar, itu lah dia tadi yang bisa dijadikan induk,” jelas Amrial Nasution.

Lurah Kebun Lada, Nur Azaini yang hadir di acara tersebut mengaku bangga kepada para penangkar benih tanaman di wilayahnya yang sudah berhasil menciptakan inovasi tanaman buah baru. Dia mengaku seumur hidup baru kali ini merasakan nikmatnya buah cempedak dengan buah yang besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya memang suka makan cempedak tapi jujur saja belum pernah saya merasakan buah cempedak guling ini yang rasanya manis sekali dan berukuran besar,” ucap Lurah Kebun Lada, Nur Azaini.

Untuk penjualan sendiri, benih tanaman buah Cempedak Guling ini di jual seharga Rp 35 ribu dan untuk buahnya sendiri dijual mulai dari harga Rp50 ribu sampai Rp200 ribu, tergantung ukuran buahnya sendiri. (THT/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Berbekal rating lima bintang Euro NCAP 2025, Hongqi E-HS9 mengintegrasikan struktur bodi berkekuatan ekstra, teknologi bantu pengemudi, dan sistem pengaman baterai tingkat tinggi.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT