News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Bocah Hilang di Bungo Jambi Belum Ditemukan, Pihak Keluarga Terima Pesan WhatsApp Misterius

Seorang Bocah laki-laki asal Kabupaten Bungo Jambi, yang dikabarkan hilang sejak Kamis (01/09/2022) pagi yang lalu, hingga kini belum kunjung ditemukan
Rabu, 7 September 2022 - 17:34 WIB
bernama M. Kenzi Alparezi (3), Putra dari pasangan Azwani dan Porda, warga Dusun Danau, Kabupaten Bungo, Jambi
Sumber :
  • Tim Tvone/Darlianto

Bungo, Jambi - Seorang Bocah laki-laki asal Kabupaten Bungo Jambi, yang dikabarkan hilang sejak Kamis (01/09/2022) pagi yang lalu, hingga kini belum kunjung ditemukan.

Namun, pihak keluarga korban mengaku, telah menerima pesan WhatsApp misterius dari orang yang tidak dikenal oleh pihak keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pesan yang diterima pihak keluarga, terduga penculik tersebut meminta agar pihak keluarga segera mencabut laporan kepolisian di Polres Bungo. Dan jika pihak keluarga memenuhi persyaratan terduga pelaku, akan segera melepaskan bocah.

"Setelah beberapa hari hilang, kami terima pesan misterius dari orang yang tidak kami kenal. Dia meminta agar pihak kami segera mencabut laporan kepolisian, dan cucu saya dilepaskan," kata Tamrin, kakek bocah yang hilang.

Diketahui, Bocah bernama M. Kenzi Alparezi (3), putra semata wayang dari pasangan Azwani dan Porda, warga Dusun Danau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Menurut Tamrin, ada yang melihat jika cucunya hilang setelah dibawa oleh seorang wanita yang memakai sepeda motor Scoopy berwarna putih, saat korban sedang bermain yang tidak jauh dari rumah korban, saat Ibu korban sedang asyik melayani pembeli di warung depan rumahnya.

"Kami baru menyadari cucu kami hilang, pada pukul 11.00 WIB siangnya, karena korban tidak kunjung pulang ke rumah. Sehingga, kami langsung mencari korban dengan mengelilingi Dusun, namun tidak berhasil menemukan," terangnya.

Lanjutnya, setelah mencoba melakukan pencarian dan tidak membuahkan hasil, sehingga pihaknya langsung melaporkan peristiwa kehilangan M Kenzi ke Mapolres Bungo.

"Hingga kini, kami masih terus melakukan pencarian hingga ke Kabupaten Merangin, karena ada informasi cucu kami dibawa ke arah sana," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat hilang, M Kenzi Alparezi, merupakan bocah yang masih berumur 3 tahun tersebut, memiliki ciri-ciri memakai kaos singlet warna putih, dan memakai celana pendek.

"Kami berharap, jika ada yang melihat cucu kami yang memiliki ciri-ciri tersebut, segera melaporkan kepihak kepolisian terdekat," harapnya. (DAR/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT