News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Para Siswa SMAN 1 Pemulutan Ditampar Guru, Wali Siswa Lapor Polisi

Video viral berdurasi enam detik terlihat peristiwa belasan siswa duduk jongkok ditampar guru tersebut terjadi di SMAN 1 Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, Sumsel.
Sabtu, 17 September 2022 - 12:17 WIB
Viral pemukulan siswa oleh guru, sejumlah orang tua siswa mendatangi Mapolres Ogan Ilir.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Rizal

Ogan Ilir, Sumsel - Informasi yang dihimpun, video viral peristiwa belasan siswa ditampar guru tersebut terjadi di SMAN 1 Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, Sumsel. 

Dalam video viral berdurasi enam detik tersebut terlihat belasan siswa berseragam duduk jongkok. Terlihat seorang guru memukuli wajah mereka satu per satu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut seorang siswi yang tak ingin disebutkan namanya, peristiwa belasan siswa ditampar guru terjadi Rabu (14/9/2022) siang.

Kejadian berawal saat ada laporan kepada guru bahwa ada siswa yang merokok di kelas.

Para siswa lalu diminta menunjukkan siapa yang merokok, namun tak ada yang mengaku.

"Kalau saya benar-benar tidak tahu siapa yang merokok. Tapi kami satu kelas kena marah semua," kata siswi tersebut, Kamis (15/9/2022).

Siswa-siswi kelas XI IPS tersebut lalu diminta berkumpul dan jongkok di lapangan.

Mereka ditampar oleh seorang guru perempuan yang diketahui merupakan Kepala SMAN 1 Pemulutan, Masnawati.

Siswa dari kelas lain pun merekam kejadian ini dan video tersebar di media sosial.

"Saya yang keberatan itu karena saya ikut dihukum. Padahal saya tidak tahu apa-apa," ungkap siswi tersebut.

Sementara Masnawati mengaku mendaratkan tangan di wajah para anak didiknya itu, semata-mata karena ingin mendidik.

Masnawati menerangkan, dia mendapat laporan dari salah seorang guru bahwa para siswa tersebut kerap membuat ulah di dalam kelas.

"Ada yang makan di kelas, sampahnya berantakan. Ada yang merokok di kelas, kemudian nendang-nendang meja saat jam pelajaran," ungkap Masnawati.

"Begitu ditanya 'siapa yang nendang meja?' Siswa malah menyahut 'awas ada mata-mata. (Guru yang bertanya) muka dua belas'. Malah dibegitukan gurunya," bebernya.

Sebelum para siswa mendapat hukuman, lanjut Masnawati, dia mendapat laporan ada siswa yang merokok di kelas.

Namun saat diperiksa, tak ada satupun siswa di kelas tersebut yang mengaku sehingga semua dihukum.

"Saat ditanya, tidak ada yang mengaku dan kompak menutupi. Kami ini mendidik, sama sekali bukan menyakiti," kata Masnawati.

Bahkan, menurut Masnawati, seorang guru berhenti mengajar karena tak tahan dengan kenakalan siswa.

"Guru itu sampai menangis curhat ke saya. Dia sekarang berhenti mengajar," kata dia.

Dari kejadian ini, merasa tak terima anaknya ditampar oleh oknum Kepala SMAN 1 Pemulutan Selatan, sejumlah orang tua siswa mendatangi Mapolres Ogan Ilir, Jumat, 16 September 2022.

Kedatangan sejumlah orang tua siswa ke Mapolres Ogan Ilir ini, guna melaporkan oknum Kepala SMAN 1 Pemulutan Selatan, karena diduga melakukan penamparan terhadap 32 siswa Kelas XI IPS 2.

Salah satu orang tua siswa, Pitung (30) mengungkapkan, peristiwa penamparan terhadap 32 siswa Kelas XI IPS 2 ini terjadi pada tanggal 14 September 2022 sekitar pukul 13.50 WIB.

Awalnya, oknum Kepsek tersebut diduga emosi lantaran di kelas tersebut diduga ada siswa yang merokok. Namun, ketika ditanya satu per satu, 32 siswa di kelas tersebut tidak ada yang mengaku.

"Lalu, Kepsek tersebut menghukum 32 siswa termasuk anak saya berpanas-panas di lapangan sekolah, supaya mereka mengaku," terang Pitung kepada awak media di Mapolres Ogan Ilir.

Namun, ketika dipanaskan, anak-anak ini tidak ada yang mau mengaku. Sontak, emosi Kepsek tersebut semakin menjadi dan langsung menampar satu per satu 32 siswa Kelas XI IPS 2 tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pitung, mewakili orang tua siswa lainnya yang ditampar meminta supaya oknum Kepsek tersebut diproses hukum. Dan juga meminta kepada dinas terkait mempertimbangkan lagi oknum guru tersebut dari jabatannya.

"Kami idak melakukan apo-apo, tapi ngapo kami yang ditampar jugo," tegas salah satu siswa," (srl/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernah Main di Israel, Striker Naturalisasi Nigeria Ini Berpeluang Jadi Senjata Baru Timnas Vietnam

Pernah Main di Israel, Striker Naturalisasi Nigeria Ini Berpeluang Jadi Senjata Baru Timnas Vietnam

Pernah merumput di Israel, Olaha Manh Duc berpeluang dipanggil Timnas Vietnam pada November 2026 setelah memenuhi syarat masa tinggal lima tahun di Vietnam.
Rakornas BAZNAS 2026 Telurkan 10 Resolusi Jihad Zakat: Patok Target Rp70 Triliun dan Entaskan Kemiskinan 2,4 Juta Jiwa

Rakornas BAZNAS 2026 Telurkan 10 Resolusi Jihad Zakat: Patok Target Rp70 Triliun dan Entaskan Kemiskinan 2,4 Juta Jiwa

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama jajaran BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia resmi menyepakati 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejah...
Top Skor KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Nyaris Tembus Peringkat 10 Besar

Top Skor KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Nyaris Tembus Peringkat 10 Besar

Top Skor KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober setelah berakhirnya pertandingan terakhir di Pool B antara Hyundai Hillstate melawan GS Caltex.
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Afirmasi Pendidikan 450 Murid di Madura Raya, Keterbatasan Ekonomi Tak Hambat Sekolah

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Afirmasi Pendidikan 450 Murid di Madura Raya, Keterbatasan Ekonomi Tak Hambat Sekolah

Gubernur Khofifah serahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada 450 murid jenjang SMA, SMK, dan SLB di Madura Raya yang berlangsung di SMAN 2 Sumenep.
Deretan Barang Bukti Dugaan Korupsi BNPB, Ada Emas hingga Aset Kripto

Deretan Barang Bukti Dugaan Korupsi BNPB, Ada Emas hingga Aset Kripto

KPK mengatakan pada haknya turut menyita barang bukti yang ditaksir mencapai Rp5,47 miliar. Barang bukti di antaranya mata uang asing dolar Singapura (SGD) dan rupiah, hingga logam mulia.
Shin Tae-yong Akui Bakal Kunci Mati Sosok Pemain Ini saat Persija Hadapi Persita: Dia Sangat Mengancam Kami!

Shin Tae-yong Akui Bakal Kunci Mati Sosok Pemain Ini saat Persija Hadapi Persita: Dia Sangat Mengancam Kami!

Jelang Persija vs Persita, Shin Tae-yong mengaku belum hafal nama Rayco Rodriguez, tetapi menilai pemain nomor 7 itu berbahaya dan meminta pengawalan khusus.

Trending

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Timnas Futsal Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 0-3 dari Brasil pada pertandingan pembuka mereka di Copa das Nacoes de Futsal 2026, Jumat (16/10/2026).
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Tampil di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Jumat (16/10/2026) pagi WIB, Timnas Futsal Indonesia kalah dari Brasil dalam laga perdana fase grup
Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober, laga terakhir di fase grup yang akan mempertemukan Hyundai Hillstate vs GS Caltex.
Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Suasana duka menyelimuti pemakaman Safriel Ardiansyah (19), korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bromo, Probolinggo.
Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral video adu mulut dua operator SPBU di Denpasar dengan Gubernur Bali I Wayan Koster viral di media sosial. Keduanya mengeluhkan kelelahan akibat kebijakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT