GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Warga Madina Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Akibat Keracunan Gas Tambang

Puluhan Warga Madina Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Akibat Keracunan Gas Tambang
Rabu, 28 September 2022 - 08:08 WIB
Puluhan Warga Madina Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Akibat Keracunan Gas Tambang
Sumber :
  • tim tvone/Rumolo

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Puluhan warga Mandailing Natal ( Madina) Sumatera Utara, Selasa malam( 27/09/2022) dilarikan ke beberapa rumah sakit di Kota Panyabungan untuk mendapatkan perawatan. Para korban diduga mengalami keracunan gas dari tambang panas bumi yang beroperasi di sekitar permukiman warga.

Daripantauan tvonenew.com, suasana panik mewarnai ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Panyabungan pada Selasa malam (27/9/2022). Tampak petugas kesehatan terlihat berjibaku memberikan pertolongan kepada belasan warga yang datang hampir bersamaan ke rumah sakit tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga tersebut merupakan korban keracunan yang diduga akibat gas H2S yang bocor dari tambang panas bumi yang beroperasi disekitar permukiman warga.

Bupati Mandailing Natal, Jafar Sukhairi Nasution saat mengunjungi korban keracunan di Rumah Sakit Umum Panyabungan dan menyebutkan sudah 30 orang warga dilarikan ke berbagai Rumah Sakit di Kota Panyabungan. Para korban keracunan diduga akibat keracunan gas H2S dari Tambang panas bumi.

"Hingga malam ini sudah 30 orang, 15 disini dan 15 lainnya di rumah sakit Permata Madina. diduga akibat keracunan gas H2S dari tambang. Hari ini sedang uji alir sumur T - 12. Kita bersama aparat keamanan sedang berusaha mengendalikan situasi, warga sekitar tambang sudah kita evakuasi," terang Bupati.

Para korban keracunan merupakan warga desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Merapi Madina. lanjutnya jelaskan, 15 orang dirawat di RSUD Panyabungan dan 15 orang lainnya sedang dirawat di rumah sakit Permata Madina.

Kemudian, ia katakan, gejala yang dialami korban hampir sama yaitu mengalami pusing,mual, muntah dan ada beberapa orang mengalami pingsan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu berdasarkan keterangan saksi korban, kejadian berawal pada hari Selasa sore, sekitar pukul 18.00 WIB. Saat ada pengujian sumur tambang, tiba tiba tercium bau menyengat dan membuat warga mual, muntah bahkan pingsan.

"pertama tercium bau durian, menyengat, kemudian lama lama bau lumpur busuk, anak anak langsung tidak tahan lagi, langsung aku lari ke perusahaan untuk menghentikan kegiatan, memang ada kegiatan ada pemberitahuan pembukaan sumur baru dilokasi Tengo, ada yang langsung pingsan" ucap satu di antara saksi kejadian Khairul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 

Trending

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT