GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Jembatan, Belasan Pelajar di Mandailing Natal Bertaruh Nyawa Demi Sekolah

Sejumlah pelajar di Madina harus bertaruh nyawa untuk sampai ke sekolahnya. Para pelajar terpaksa menyeberang derasnya arus sungai karena jembatannya hanyut.
Sabtu, 8 Oktober 2022 - 11:48 WIB
Anak-anak sekolah menyeberang derasnya arus sungai karena jembatan penghubung telah hanyut.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Romulo

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Sejumlah pelajar di Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara harus bertaruh nyawa untuk sampai di sekolahnya. Dalam beberapa tahun terakhir, anak-anak Sekolah Dasar dan SMP terpaksa menyeberang derasnya arus sungai karena jembatan penghubung telah hanyut sejak tiga tahun lalu.

Pemandangan menegangkan dan mengerikan terlihat saat beberapa orang tua dan guru berusaha menyeberangkan para pelajar di Sungai Nahiangan, Desa Sale Baru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pelajar harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai tersebut demi sampai ke sekolah.

Bebatuan yang licin di sungai tersebut, ditambah derasnya arus, selalu mengancam nyawa warga. Apalagi bila para pelajar harus menyeberang sungai tanpa pengawasan orang dewasa.

Foto dan video aktivitas pelajar menyeberang sungai tersebut diposting melalui akun Facebook Miswardi Mis seorang guru warga Desa Sale Baru beberapa hari lalu.

Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Miswardi mengambil rekaman tersebut karena merasa prihatin tentang nasib anak didiknya karena daerahnya tidak tersentuh pembangunan.

Foto dan video tersebut menggambarkan proses menyeberangkan belasan siswa SMP dan SD saat pulang sekolah beberpa hari lalu. Para guru terpaksa membantu anak didiknya menyeberang untuk pulang karena arus sungai tiba-tiba bertambah besar dan deras dibanding saat para pelajar menyeberang sungai pada pagi hari.

Menurut Miswardi, guru yang mendokumentasikan perjuangan pelajar dan warga setiap hari tersebut, mengaku sangat prihatin dengan nasib warga sejumlah perkampungan dan dusun di Desa Saleh Baru, Kecamatan Muara Batang Gadis.

"Dulunya ada jembatan, tiga tahun lalu hanyut. Bapak bayangkan kami sering tiba ditepi sungai harus kecewa karena tidak bisa menyeberang karena sungai lagi besar, padahal kami sudah menempuh perjalanan berkilo-kilo untuk sampai ke pinggir sungai bahkan ada yang sampai sembilan kilo," keluh Miswardi.

Sejak jembatan di lokasi tersebut putus, warga terpaksa menyeberang sungai. Sekolah terdekat, SMPN 5 Muara Batang Gadis dan SD Negeri 390 berada di seberang perkampungan warga.

Jarak sungai dengan sekolah hanya sekitar 300 meter. Tak jarang guru dan pelajar harus kecewa tidak bisa ke sekolah meski telah menempuh perjalanan beberapa kilo dari perkampungan warga karena tidak bisa menyeberangi derasnya arus sungai.

Warga sangat berharap pemerintah daerah segera membangun jembatan di lokasi tersebut. Sebab, selain akses mengangkut hasil pertanian warga sejumlah desa, diseberang sungai masih terdapat desa Bronjong, Kampung Kemseng dan Kampung Terjunan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Penataan Ruang (Kabid Bina Marga Dinas PUPR) Kabupaten Madina, Elpianti Harahap, melalui hubungan telepon selulernya, menyebutkan berdasarkan data Dinas PUPR Madina, di daerah tersebut terdapat jembatan milik pemerintah dengan panjang bentang sekitar 60 meter.

Jembatan ditopang fondasi beton dan bantalan baja, namun akibat arus sungai yang berpindah-pindah membuat jembatan ini amburuk dan hanyut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Elpianti Harahap, saat ini tim dari Dinas PUPR Madina sedang menuju lokasi untuk melakukan survei untuk perencanaan pembangun kembali jembatan tersebut.

"Tim kita dari Dinas PUPR Madina kebetulan lagi berada di Kecamatan Muara Batang Gadis, mungkin hari Sabtu tim sudah sampai di Desa Sale Baru, kita lihat dulu kondisinya baru kita buat rencana pembangunannya," ujar Elpianti Harahap melalui akun Whatsappnya. (rsr/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Pagar Alam Ungkap 8 Kasus Narkoba, Sita 23 Kg Ganja dan 27,14 Gram Sabu

Polres Pagar Alam Ungkap 8 Kasus Narkoba, Sita 23 Kg Ganja dan 27,14 Gram Sabu

Kapolres Pagar Alam, AKBP Adam Purbantoro, mengatakan pengungkapan kasus tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sedikitnya 7.500 jiwa dari penyalahgunaan narkotika.
Momentum HUT ke-81 RI, UMKM Ramaikan Kegiatan Jamuan Rakyat Jakarta Barat

Momentum HUT ke-81 RI, UMKM Ramaikan Kegiatan Jamuan Rakyat Jakarta Barat

Momentum peringatan HUT ke-81 RI turut dimeriahkan dalam kegiatan Jamuan Rakyat yang berlangsung di wilayah Jakarta Barat pada Selasa (18/8/2026).
Update Pemulihan Pascagempa NTT: Sektor Kelistrikan di Flores Timur dan Barat Sudah 99,9 Persen Pulih

Update Pemulihan Pascagempa NTT: Sektor Kelistrikan di Flores Timur dan Barat Sudah 99,9 Persen Pulih

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan perkembangan signifikan terkait pemulihan infrastruktur di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bermagnitudo 7,7. 
Mendagri Tito Karnavian Pastikan Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen Penting Gratis

Mendagri Tito Karnavian Pastikan Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen Penting Gratis

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memberikan penugasan khusus kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Dedi Mulyadi Semprot Pejabat Jabar: Budaya Feodal!

Dedi Mulyadi Semprot Pejabat Jabar: Budaya Feodal!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat luas pada peringatan HUT ke-81 RI di Halaman Gedung Sate, Bandung, Senin
Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli, PT MJEthnic Craft Indonesia dari Jayapura Angkat Budaya Lokal Menembus Pasar Internasional

Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli, PT MJEthnic Craft Indonesia dari Jayapura Angkat Budaya Lokal Menembus Pasar Internasional

PT MJEthnic Craft Indonesia kini menjadi distributor berbagai produk UMKM Nusantara sekaligus membuka jalan bagi karya-karya lokal untuk dikenal di pasar internasional.

Trending

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Dari 26 pemain yang disebut, Bung Ropan mengungkapkan kejutan terbesar dengan absennya bek sekaligus kapten kedua Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Semangat Peringati HUT ke-81 RI, Warga Paniai Berbondong-bondong Kibarkan Merah Putih di Bukit Gobairo

Semangat Peringati HUT ke-81 RI, Warga Paniai Berbondong-bondong Kibarkan Merah Putih di Bukit Gobairo

Semangat memperingati HUT ke-81 RI tetap terasa kuat di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Siap-siap Hoki, 5 Zodiak ini Diprediksi Ketiban Keberuntungan Tak Terduga Besok 19 Agustus 2026

Siap-siap Hoki, 5 Zodiak ini Diprediksi Ketiban Keberuntungan Tak Terduga Besok 19 Agustus 2026

Siap-siap jadi hoki! 5 zodiak ini diprediksi bakal ketiban keberuntungan tak terduga pada 19 Agustus 2026. Mulai dari rezeki, karier, hingga peluang baru.
BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair, 10 WN Myanmar Diamankan

BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair, 10 WN Myanmar Diamankan

Tim gabungan yang terdiri dari BNN RI, Bea Cukai, dan Polda Kepri gagalkan penyelundupan narkoba jenis methamphetamine cair lebih dari 1,6 ton di Perairan Tanjung Parit, Bengkalis.
Ricuh Bendera Bulan Bintang, Yusril Minta Aceh Kembali Tenang: Tugas Kita Bersama Perbaiki Ini

Ricuh Bendera Bulan Bintang, Yusril Minta Aceh Kembali Tenang: Tugas Kita Bersama Perbaiki Ini

Pemerintah menegaskan persoalan yang muncul di Aceh perlu diselesaikan melalui dialog dan kerja sama, bukan melalui tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Meski Sambil Gemetaran, Satpam UIN Sumut Rela Panjat Tiang Bendera demi Selamatkan Upacara HUT RI ke-81

Meski Sambil Gemetaran, Satpam UIN Sumut Rela Panjat Tiang Bendera demi Selamatkan Upacara HUT RI ke-81

Satpam UIN Sumut Bayu Andrian nekat panjat tiang bendera meski gemetaran setelah tali terlepas saat upacara HUT RI ke-81. Aksinya menuai apresiasi.
Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia mendapat sorotan dari Lille setelah Calvin Verdonk diklaim bakal menjadi pemain pertama berstatus WNI yang tampil di fase liga Liga Champions.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT