GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Proses Belajar Mengajar di Belasan Sekolah di Madina Memprihatikan, Sekolah Rusak Parah

Proses belajar mengajar pada belasan sekolah di Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara berlangsung dalam kondisi sangat memprihatikan
Selasa, 18 Oktober 2022 - 23:03 WIB
Proses Belajar Mengajar di Belasan Sekolah di Madina Memprihatikan, Sekolah Rusak Parah
Sumber :
  • Tim Tvone/Romulo

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Proses belajar mengajar pada belasan sekolah di Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara berlangsung dalam kondisi sangat memprihatikan. Selain berbagi kelas dalam satu ruangan, guru dan murid selalu was-was karena takut bangunan sekolah sewaktu waktu ambruk.

Salah satu sekolah yang kondisinya sangat memprihatikan tersebut adalah Sekolah Dasar Negeri Nomor 333 di desa Bintungan Bejangkar Kecamatan Bantahan Madina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari enam ruangan belajar di sekolah tersebut, yang bisa dipergunakan tinggal tiga ruangan. Proses belajar mengajar terpaksa dilakukan dengan cara berbagi satu ruangan untuk dua kelas.

Selain jauh dari kenyamanan, pada proses pembelajaran guru dan pelajar selalu was-was karena takut bangunan dari papan tersebut roboh. Terutama saat hujan dan ada angin bertiup.

Rosida Hasibuan, salah satu guru di sekolah tersebut menyebutkan kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar lima tahun terakhir.

Banyak tiang bangunan sekolah yang terbuat dari kayu tersebut sudah lapuk bahkan sudah menggantung sehingga mudah goyang saat ada angin.

"Kondisi ruangan kelas kami sudah sangat memprihatikan, sudah rusak parah, dari enam ruangan yang bisa dipakai tinggal tiga. Terpaksa satu lokal dijadikan dua kelas. Gimanalah pak tidak ada lagi ruangan , sangat mengancam pak, sudah lima tahun seperti ini pak,” terang Rosida Hasibuan saat sejumlah media mengunjungi sekolah tersebut beberapa waktu lalu.

Salah satu siswa, Alya mengeluhkan kondisi sekolahnya karena suasana belajar sangat berisik. Antara kelas hanya dipisahkan papan triplek tipis sehingga suara dari kelas lain terdengar jelas.

"Sangat tidak nyaman, satu ruangan dua kelas, ribut sekali. Harapannya supaya sekolah kami diperbaiki,” harap Alya kepada Bupati Madina.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Madina, Lismuliyadi Nasution, saat ditemui Senin (17/10/2022) menyebutkan sedikitnya terdapat 15 sekolah negeri di Madina rusak parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain usia bangunan sudah tua, sekolah mengalami rusak parah setelah diterjang banjir, longsor dan terbakar.

"Dinas pendidikan tetap berkomitmen untuk menuntaskan masalah sekolah rusak tersebut, sesuai kemampuan keuangan kita, sekolah tersebut akan dibangun secara bertahap. Kita dahulukan yang menjadi prioritas, tahun 2023 kita tampung sekitar Rp 7 miliar,” ungkap Kadis Pendidikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Nasarudin selaku Ketua Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran menilai kritik Sudirman Said perlu dipahami secara objektif dengan mempertimbangkan situasi gejolak geopolitik saat ini.
Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Banyak bisnis masih memisahkan fungsi advertising dengan sistem operasional yang menangani pelanggan setelah iklan berjalan. Akibatnya, banyak potensi transaksi hilang
Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Secara garis besar, Children of Heaven versi Indonesia tetap mempertahankan inti cerita dari film aslinya. Film ini berkisah tentang dua kakak beradik, Ali dan Zahra, yang hidup dalam
Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT