GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak-Anak Pengungsi Korban Banjir di Lampung Selatan Diberikan Trauma Healing

Anak-anak pengungsi korban banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, mendapat trauma healing dari personel polisi wanita Polres Lampung Selatan.
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 11:23 WIB
Polwan Polres Lampung Selatan memberikan trauma healing kepada anak-anak pengungsi korban banjir di Kecamatan Candipuro.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Pujiansyah

Lampung Selatan, Lampung - Anak-anak pengungsi korban banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, mendapat trauma healing dari personel polisi wanita (Polwan) Polres Lampung Selatan, pada Jumat (28/10/2022). Pemberian trauma healing ini untuk mengobati kejenuhan anak-anak di posko pengungsian. 

Dari pantauan tvonenews.com kegiatan trauma healing di lokasi pengungsian di Balai Desa Beringin Kencana, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, puluhan anak diajak bermain game, bernyanyi dan diberikan berbagai macam hadiah. Mereka didominasi murid sekolah dasar (SD) yang berusia 10 tahun ke bawah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin menjelaskan, bahwa pihaknya menerjunkan Polwan dalam penanganan banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Candipuro. Petugas kesehatan dan Polwan diterjunkan langsung untuk membantu di posko pengungsian. 

"Dalam penanganan warga maupun rumah yang terdampak banjir, kami kerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki di Polres Lampung Selatan. Tidak hanya melakukan evakuasi terhadap warga saja, tetapi kami juga menyiapkan posko pengungsian maupun dapur umum," kata AKBP Edwin, Jumat (28/10/2022). 

Menurut Kapolres, anak-anak di pengungsian perlu diberikan trauma healing atau penyembuhan trauma agar tidak bosan. Terlebih, mereka hari ini tidak bisa sekolah akibat sekolah masih rusak terendam banjir.

"Kami kerahkan petugas pelayanan kesehatan dan polwan untuk memberikan trauma healing. Para Polwan mengajak anak-anak bermain game anak dan diberikan berbagai macam hadiah," jelasnya. 

Edwin pun memastikan bahwa semua kebutuhan penunjang bagi para pengungsi bisa terpenuhi. Oleh sebab itu, ia melibatkan juga personel polwan untuk membantu di lokasi posko pengungsian. Trauma healing ini diberikan agar anak-anak dapat melupakan kejadian bencana banjir yang telah menimpanya. 
 
"Beberapa Polwan juga kita tugaskan khusus untuk memberi trauma healing kepada korban terutama anak-anak di posko pengungsian. Trauma healing ini diberikan untuk memulihkan psikologinya agar dapat melupakan kejadian bencana banjir yang telah menimpanya. Dengan demikian, psikis anak tidak mengalami trauma atau rasa takut yang berkepanjangan,” ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat diajak bercerita, lanjut Edwin, anak-anak itu terlihat sangat antusias. Bahkan banyak dari mereka menceritakan dirinya diajak mengungsi oleh orang tuanya akibat banjir.

"Kegiatan ini tadi kita lakukan dengan membangun suasana yang menyenangkan bagi anak, mengajak bermain dan berdialog, memberikan motivasi yang membuat anak-anak senang dan gembira," pungkasnya. (Puj/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Wardatina Mawa Saat Inara Rusli Minta Maaf di Instagram: Sulit untuk Melupakan

Respons Wardatina Mawa Saat Inara Rusli Minta Maaf di Instagram: Sulit untuk Melupakan

Wardatina Mawa akui sulit melupakan kesalahan yang dilakukan Insanul Fahmi dan Inara Rusli, pasalnya, Inara tak meminta maaf secara langsung.
Mengenal F4dli, Sosok Produser sebagai Otak di Balik Lagu Viral 'Aku Dah Lupa' yang Baru Terkuak

Mengenal F4dli, Sosok Produser sebagai Otak di Balik Lagu Viral 'Aku Dah Lupa' yang Baru Terkuak

Nama F4dli mencuri perhatian publik. Identitasnya baru terungkap sebagai produser otak kreatif di balik lagi viral berjudul "Aku Dah Lupa" di sepanjang 2025.
Aksi Isyarat Berujung Maut, Bripda MS Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan yang Menewaskan Pengendara

Aksi Isyarat Berujung Maut, Bripda MS Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan yang Menewaskan Pengendara

Bripda MS ditetapkan sebagai tersangka usai penganiayaan menggunakan helm saat menghentikan pengendara berujung maut, korban meninggal setelah sempat dirawat di RS.
Bukti Cinta pada Nerazzurri, Alessandro Bastoni Siap Abaikan Minat Barcelona Demi Kontrak Baru di Inter Milan

Bukti Cinta pada Nerazzurri, Alessandro Bastoni Siap Abaikan Minat Barcelona Demi Kontrak Baru di Inter Milan

Inter Milan mulai bergerak cepat untuk mengamankan pilar utamanya, Alessandro Bastoni. Manajemen Nerazzurri dikabarkan siap membuka pembicaraan kontrak baru.
Bensin Dicampur Etanol, Pemerintah Percepat Transformasi Program E5–E10, Bahlil: Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Bensin Dicampur Etanol, Pemerintah Percepat Transformasi Program E5–E10, Bahlil: Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Pemerintah mempercepat transformasi sektor energi dengan mendorong penerapan campuran bioetanol pada bahan bakar bensin.
Komisi X DPR: MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Justru Ada Tambahan Rp181 Triliun

Komisi X DPR: MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Justru Ada Tambahan Rp181 Triliun

Tambahan dana tersebut, kata dia, diarahkan untuk memperkuat infrastruktur pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong kesejahteraan guru.

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT