News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belasan Rumah di Lampung Utara Masih Terendam Banjir, Warga Terpaksa Mengungsi

Belasan rumah di Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara masih terendam banjir. Meski genangan mulai berangsur surut, namun warga masih mengungsi ke rumah kerabat.
Kamis, 10 November 2022 - 16:47 WIB
Wakil Bupati Lampung Utara meninjau lokasi banjir di Kotabumi.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Pujiansyah

Lampung Utara, Lampung - Belasan rumah di Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara masih terendam banjir, pada Kamis (10/11/2022). Meski genangan mulai berangsur surut, namun warga masih mengungsi ke rumah kerabat maupun ke tempat yang lebih tinggi karena khawatir akan terjadi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrim saat ini masih mengancam.

Saat ini ada sedikitnya 16 rumah di Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam, Kabupaten Lampung Utara, yang terendam banjir. Banjir ini disebabkan meluapnya aliran Sungai Way Sesak yang berada tak jauh dari pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih ada sekitar 16 rumah yang terendam banjir. Hampir setiap tahun pemukiman warga terendam banjir disebabkan meluapnya aliran sungai Way Sesak yang berada tak jauh dari pemukiman warga akibat hujan deras," kata Asikin, Ketua RT setempat, Kamis (10/11/2022).

Atas bencana itu, warga terdampak banjir mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat mereka guna antisipasi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrim saat ini masih mengancam.

"Lokasi ini kerap menjadi langganan banjir ketika hujan deras dan meluapnya air sungai. Warga sekitar memang telah mengantisipasi akan terjadinya banjir," ungkap Asikin.

Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Lampung Utara, Lampung, sejak Selasa (8/11/2022) dini hari lalu, membuat rumah warga di 4 kecamatan terendam banjir. Empat kecamatan yang terendam yakni Kecamatan Kotabumi Selatan, Kecamatan Kotabumi, Kecamatan Abung Timur dan Kecamatan  Bunga Mayang.

Menyikapi musibah banjir ini, Wakil Bupati Lampung Utara, Ardian Saputra bersama Dinas terkait langsung menyalurkan bantuan kepada warga.

Ardian meminta Petugas BPBD setempat disiagakan untuk mengantisipasi banjir meluas. Selain itu, Pemkab juga segera mencarikan solusi untuk mengatasi penyebab banjir tersebut. Langkah awal yang akan dilakukan yakni normalisasi sungai yang dangkal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Upaya yang kita lakukan pertama yakni normalisasi sungai terlebih dahulu untuk mengurangi dampak kiriman air saat hujan. Jika setelah dilakukan normalisasi sungai masih banjir, kita akan mencari solusinya kembali," kata Ardian Saputra, Kamis (10/11/2022).

Warga juga diimbau untuk tidak membuang sampah di aliran sungai agar tidak terjadi pendangkalan. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten terus siap disiagakan. (puj/ lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT