News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karyawan HKI Langkat Ditikam Mantan Suami Kekasihnya

Karyawan Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Fendi, tergeletak bersimbah darah usai ditikam mantan suami kekasihnya, Indra Maheda Harahap. Peristiwa itu terjadi di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (28/11/2022), sekira pukul 10.00 WIB.
Senin, 28 November 2022 - 15:09 WIB
foto dari cctv dan tkp pasca kejadian
Sumber :
  • Tim Tvone/Taufik Hidayat

Langkat,  Sumatera Utara - Karyawan Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Fendi, tergeletak bersimbah darah usai ditikam mantan suami kekasihnya, Indra Maheda Harahap. Peristiwa itu terjadi di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (28/11/2022), sekira pukul 10.00 WIB.

Peristiwa itu sendiri berawal saat korban berkunjung ke rumah kekasihnya, Eka Maulina, yang merupakan janda anak dua yang merupakan mantan istri dari pelaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiba-tiba pelaku dengan mengendarai sepeda motor datang dan sempat terjadi cekcok mulut antara pelaku dengan korban, yang diduga cemburu atas hubungan mantan istrinya dengan korban. 

Kemudian pelaku mengeluarkan sebuah pisau dan menikamkannya di bagian sebelah kiri perut korban.  Meski korban sempat melawan dengan menggunakan kayu sepanjang satu meter, namun karena darah yang keluar terlalu banyak akhir korban tersungkur dan meninggal dunia di tempat.

Kasi Humas Polres langkat, AKP Joko Sumpeno, mengatakan, diduga motif dari pertengkaran antara korban dengan pelaku adalah cemburu, karena korban diduga memiliki hubungan khusus dengan mantan istri pelaku. 

"Diduga ini motifnya cemburu sebab, pelaku baru keluar dari Lapas Narkoba dan melihat mantan istrinya sedang duduk berdua di rumahnya dengan laki-laki lain," ucap Kasi Humas Polres Langkat, AKP Joko Sumpeno kepada awak media. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AKP Joko Sumpeno juga menjelaskan, setelah Polsek Stabat menerima laporan peristiwa tersebut, petugas dibantu Satreskrim Polres Langkat langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP. Sementara korban yang sudah meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi. 

"Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Stabat, AKP Ferry Ariadi dengan anggotnya mendatangi TKP dan dilakukan steril TKP, dan membawa korban ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan penyelidikan. Sementara petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," jelas Kasi Humas Polres Langkat. (Tht/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT