News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjelasan Pemkab Tapteng Terkait Seorang Wanita Melahirkan di Teras Puskesmas

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) memberikan keterangan terkait viral video di media sosial facebook seorang wanita melahirkan di teras puskesmas.
Kamis, 1 Desember 2022 - 09:26 WIB
Yetina Hulu bersama suaminya saat ditemui di rumahnya.
Sumber :
  • Tim TvOne/Syaren Situmorang

Tapteng, Sumatera Utara – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) memberikan keterangan terkait viral video di media sosial facebook seorang wanita melahirkan di teras puskesmas.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan di kantor Dinas Kesehatan Tapteng, Rabu (30/11/2022), terungkap bahwa wanita tersebut melahirkan di teras Puskesmas Tukka, Kecamatan Tukka.

 

Kepala Puskesmas Tukka, dr Ester Surbakti didampingi Kadis Kesehatan, Nursyam dan Kadis Kominfo Tapteng Darwin Pasaribu menerangkan, peristiwa tersebut terjadi Sabtu (26/11/2022) sore lalu.

 

“Pasien yang melahirkan tersebut bernama Yetina Hulu (21) warga Bona Lumban Lingkungan V, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kejadiannya hari Sabtu, cuma videonya baru beredar kemarin,” kata dr Ester Surbakti di hadapan awak media.

 

Dokter Ester menjelaskan, insiden tersebut berawal ketika Yetina Hulu bersama suaminya Aro'oli Laila (40) datang ke Puskesmas Tukka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

Disebutkan, Yetina datang bersama suaminya menggunakan sepeda motor. Namun setibanya di puskesmas, ternyata pelayanan kesehatan sudah tutup. Tiba-tiba di teras puskesmas itu terjadilah proses persalinan.

 

“Mereka tiba di puskesmas sekitar pukul 15.30 WIB, sementara hari Sabtu jam pelayanan puskesmas sampai pukul 13.30 WIB,” ungkap Dokter Ester.

 

Ester menyebut, Puskesmas Tukka merupakan puskesmas non rawat inap atau rawat jalan. Pada hari Senin-Jumat jam pelayanan kesehatan sampai pukul 14.00 WIB. “Tapi di hari Sabtu, jam pelayanan kesehatan hanya sampai pukul 13.30 WIB,” sebutnya.

 

Menurutnya, pasien Yetina belum pernah memeriksakan kehamilannya ke puskesmas, sehingga datanya tidak ada di Puskesmas Tukka.

 

“Selama 3 bulan ini mereka berada di Pulau Nias, baru sampai di Tukka pada Sabtu pagi,” beber dr Ester.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, awalnya pasien tersebut datang ke Puskesmas Tukka untuk memeriksakan kondisi kehamilannya, dan untuk mendapat penjelasan kapan akan melahirkan. Namun setibanya di Puskesmas Tukka, tiba-tiba ibu tersebut melahirkan di teras puskesmas tersebut.

 

Dokter Ester juga juga membantah kabar yang menyebut bahwa ibu tersebut tidak mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tukka.

 

“Kebetulan pegawai kita ada di dekat situ, Bidan Kasih kemudian langsung menolong dibawa ke puskesmas. Plasenta lahir di puskesmas dan proses pemotongan tali pusar langsung ditangani di dalam puskesmas,” kata dia.

 

Dokter Ester mengatakan bahwa kondisi bayi dan ibu sehat. Bayi lahir dengan berat sekitar 3 kg. Bayi perempuan itu merupakan anak kedua dari istri kedua Aro'oli Laila.

 

“Selanjutnya pihak puskesmas melakukan tindakan cepat untuk menolong persalinan ibu tersebut. Dan setelah dilakukan observasi, pasien disarankan supaya tinggal di Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). Namun pada jam 9 malam pasien minta pulang, karena ada anak kecilnya yang tinggal di rumah. Lalu kita antarkan dengan kendaraan Pusling ke rumahnya,” ungkap Ester.

 

Mengetahui kejadian tersebut, Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam bersama Camat Tukka, telah datang mengunjungi ibu yang melahirkan tersebut sembari memberikan bantuan keperluan bayi.

 

"Pada prinsipnya Pemkab Tapteng selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya terutama bidang kesehatan," kata Nursyam.

 

Pada kesempatan itu, Aro'oli Laila, suami pasien mengucapkan terima kasih kepada Kadis Kesehatan dan Kepala Puskesmas yang telah memberikan perhatian kepada istri dan anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Kami ucapkan terima kasih atas pelayanan dari puskesmas, sehingga istri dan anak saya bisa sehat. Jangan ada lagi isu-isu yang lain, biarkan aku mencari nafkah untuk istri dan anak-anakku. Ini bukan kelalaian orang puskesmas, ini kelalaian kami," kata Aro.(SSG/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT