News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Video Viral Penari Seksi, Panitia Acara Minta Maaf ke Tokoh Agama dan Adat Langkat

Pasca viralnya video erotis dengan menampilkan sexy dancer di acara anniversary klub motor CB 150 R Sumatera Utara yang tergabung dalam kegiatan Sreet Fire Stabat Sedulur di GOR Stabat pada Minggu (8/1/2023) yang lalu, ketua panitia acara, Jaka Dinata beserta 2 rekannya meminta maaf kepada sejumlah tokoh agama dan tokoh adat Kabupaten Langkat di aula Wira Satya Polres Langkat, Selasa (10/1/2023).
Selasa, 10 Januari 2023 - 16:38 WIB
pertemuan panitia dengan tokoh agama dan tokoh adat di Mapolres Langkat.
Sumber :
  • Tim TvOne/Taufik Hidayat

Langkat,  Sumatera Utara - Pasca viralnya video erotis dengan menampilkan sexy dancer di acara anniversary klub motor CB 150 R Sumatera Utara yang tergabung dalam kegiatan Sreet Fire Stabat Sedulur di GOR Stabat pada Minggu (8/1/2023) yang lalu,  ketua panitia acara, Jaka Dinata beserta 2 rekannya meminta maaf kepada sejumlah tokoh agama dan tokoh adat Kabupaten Langkat di aula Wira Satya Polres Langkat, Selasa (10/1/2023).

Dalam penyampaian maafnya Jaya Dinata beserta dua rekannya meminta maaf atas adanya acara tersebut meski sudah diingatkan oleh Kasat Intel Polres Langkat,  AKP M Syarif Ginting saat mengajukan permohonan izin acara di Mapolres Langkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami selaku panitia acara meminta maaf kepada semua tokoh agama, tokoh adat dan seluruh warga Kabupaten Langkat atas acara tersebut dan sempat viral di media sosial," ucap Jaya Dinata dalam permohonan maafnya di depan semua tokoh yang hadir.

Sementara itu, sejumlah tokoh agama dan adat yang berhadir dalam pertemuan tersebut sangat menyayangkan adanya acara seksi dance dalam acara anniversary klub sepeda motor tersebut yang tentu saja mencoreng nama Kabupaten Langkat yang dikenal dengan Kabupaten religius dan beradat.

"kita semua harus menjaga adat istiadat di tanah Langkat. Jangan mengundang bala bencana dengan membuat kegiatan seperti viralnya potongan video yang tidak senonoh pada saat kegiatan Sreet Fire Stabat Sedulur Persatuan CB 150 R Sumatera Utara di GOR Stabat pada hari Minggu (8/1/2023) yang lalu. Apalagi sehubungan dengan HUT Kabupaten Langkat yang ke - 273 tahun, mari kita kawal Langkat yang religius, jangan mengotori dengan hal hal yang tidak pantas. Ke depan kita berharap jangan melakukan kegiatan - kegiatan yang mengundang bencana," ucap Ketua MUI Kabupaten Langkat, Zulkifli Ahmad Dian dalam sambutannya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan salah seorang tokoh wanita di Kabupaten Langkat, Mifta Husadah yang sangat menyayangkan adanya acara tersebut di negeri Langkat Bertuah ini.

"Sangat disayangkan bahwa dalam kegiatan tersebut menghadirkan tarian perempuan yang tidak pantas hingga mengotori Langkat yang religius. Sebagai sanksinya Klub CB 150 R di Kabupaten Langkat untuk dibubarkan," tegas tokoh wanita Kabupaten Langkat.

Di tempat yang sama, Pengurus Daerah (PD)  Al - Jamiatul Washliyah Kabupaten Langkat,  Imam Fauzi Hasibuan meminta ada tindakan hukum untuk efek jera bagi siapa saja yang melanggar aturan saat membuat acara di Kabupaten Langkat.

"Anggota atau pengurus panitia kegiatan Sreet Fire Stabat Sedulur Persatuan CB 150 R Sumatera Utara harus dikenakan sanksi wajib lapor ke Polres Langkat selama 1 bulan sebagai bentuk hukuman," tegas Imam Fauzi Hasibuan.

Sementara itu, Wakapolres Langkat, kompol Hendri Nupia Dinka Barus, saat memimpin pertemuan tersebut mengatakan sangat disayangkan adanya acara seksi dance di acara tersebut dan berharap ke depannya harus melibatkan tokoh agama dan tokoh adat dalam pengurusan izin keramaian atau izin acara.

"Sangat disayangkan telah terjadi kegiatan Sreet Fire Stabat Sedulur Persatuan CB 150 R Sumatera Utara di GOR Stabat yang lalu dan telah mempertontonkan dancer yang kurang pantas dan menjadi viral di media sosial. Menurut saya kedepannya jika ada suatu kegiatan perlu adanya rekomendasi dari para tokoh adat dan tokoh lainnya sehingga pihak kepolisian dapat mengeluarkan izin untuk melaksanakan pengamanan pada kegiatan tersebut," ucap Waka Polres Langkat, Kompol Hendri Nupia Dinka Barus.

Waka Polres Langkat juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut,  karena sifat pengamanan yang dilakukan hanya di luar lokasi acara dan bukan di dalam gedung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara umum kami kepolisian meminta maaf atas kejadian yang dimaksud, bahwa kami dalam pelaksanaan pengamanan tersebut berada di ruang lingkup luar gedung," jelas Wakapolres Langkat.

Diakhir pertemuan disepakati bahwa nama - nama pengurus atau panitia kegiatan Sreet Fire Stabat Sedulur Persatuan CB 150 R Sumatera Utara untuk melakukan permintaan maaf di depan seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh lainnya. Bukan hanya itu,  sebagai pembinaan mereka juga diberi sanksi wajib lapor ke Polres Langkat dan dibuat dalam bentuk absen.  (THT/LNO).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT