News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

21 Karya Lukis Ekspresionis Dipamerkan di Yogyakarta, Pelukisnya Seorang Bocah Berusia 10 Tahun

Pelukis Cilik Samurai Rajendriya Jalu Al-Ghifari Rahman berusia 10 tahun asal Sidoarjo Jawa Timur, menggelar pameran tunggal lukisan dengan menampilkan 21 karya
Minggu, 20 Agustus 2023 - 20:47 WIB
Samurai Jalu (tengah) bersama sejumlah lukisan karyanya yang dipamerkan di Joning Art Space Sewon Bantul.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, Yogyakarta, tvonenews.com - Samurai Rajendriya Jalu Al-Ghifari Rahman, pelukis cilik berusia 10 tahun dari Sanggar Daun Gresik Jawa Timur, menggelar pameran tunggal lukisan dengan menampilkan 21 karya lukisnya di Yogyakarta.

Pameran tunggal pelukis cilik yang biasa disapa Samurai Jalu ini berlangsung di Joning art Space Sewon Bantul Yogyakarta mulai tanggal 19 sampai dengan 31 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namaku Samurai" sebuah lukisan karya  Samurai Jalu asal Sidoarjo, Jawa Timur ini bisa membuktikan kepada dunia bahwa setiap manusia bebas mengekspresikan pikirannya dengan cara apapun.

Lukisan ini menggunakan cat akrilik di atas kanvas berukuran 100x100 centimeter ini adalah salah satu dari 21 karya lukisnya yang dipamerkan. 

Saat ditemui di Joning Art SPace Gallery, Samurai mengaku senang melukis sejak usia 3 tahun. Ia dulu menggambar di berbagai tempat.  Kedua orangtua yang melihat bakat melukis ini kemudian memasukkan ke Sanggar Daun.

" Senang melukis sejak kecil. Awalnya saya senang melukis ikan," kata Samurai, Minggu (21/8/2023).

Lebih lanjut dikatakan pelukis yang baru duduk di kelas IV SD ini, dirinya merasa senang bisa pemeran tunggal ini. Semua ini menurut Samurai tak lepas dari peran kedua orang tua dan juga Sanggar Daun.

" Bangga dan makin semangat untuk berkarya," pungkas Samurai Jalu yang bercita - cita menjadi arsitektur.

Arik S Wartono kurator seni rupa sekaligus pendiri dan pembina Sanggar Daun yang selama ini membimbing Samurai Jalu menekuni bakatnya melukis mengatakan, anak laki-laki yang kini duduk di bangku kelas IV SD ini telah terlihat bakatnya melukis sejak umur 3 tahun.

" Sejak usia tiga tahun Samurai Jalu sudah melukis dan pada usia empat tahun ia menjuarai ajang Picasso of Indian art  di India dengan karya lukisnya berjudul Jago. Kemudian usia 9 tahun lebih aktif lagi. Dia masuk gaya abstrak ekspresionis," ungkap Arik S Wartono.

Arik  S Wartono menambahkan dalam pameran kali ini, Samurai mempersiapkannya dalam waktu satu bulan. Namun secara umum karya-karya yang dipamerkan adalah hasil  karya Samurai selama satu tahun terakhir. Pameran tunggal Samurai ini merupakan pameran tunggal pertamanya pada usia 10 tahun.

"Ini pameran tunggal Samurai Jalu yang pertama. Samurai membawa 21 karya terbaiknya termasuk lukisan monumental berjudul Namaku Samurai ," terang Arik. 

Arik S Wartono menuturkan Samurai mulai masuk Sanggar Daun saat usia 3 tahun. Dalam usianya yang masih balita saat itu Samurai belum terlalu menyadari bentuk, jika pun berusaha menggambar dan melukis bentuk masih berupa goresan yang menurut teori perkembangan disebut coreng-moreng yang diberi atau Scribbling Period.

Sekitar lima tahun Samurai sempat vakum dari bimbingan sanggar Daun, lalu pada usia 9 tahun dia aktif kembali.

" Saat kembali aktif di Sanggar Daun Samurai hadir dengan imajinasi yang lebih kaya," papar Arik.

Setahun terakhir, imbuh Arik S Wartono Samurai mulai berani melakukan eksplorasi teknis dengan mencoba berbagai macam eksperimen teknik melukis terutama media akrilik di atas kanvas, dengan banyak memainkan brushtroke torehan cat langsung menggunakan jemari tangan serta sapuan kwas dan pisau palet, dipadu teknik ciprat dan lelehan cat encer memanfaatkan grafitasi bumi. 

"Dan hasil eksplorasi selama setahun terakhir ini bisa kita lacak rekam jejak artistiknya dalam gelaran pameran tunggal Samurai Jalu yang pertama 19-31 Agustus 2023 di Joning ArtSpace, Bantul, Yogyakarta," ujarnya.

Karya Samurai Jalu berukuran cukup besar yang dipamerkan yakni lukisan ukuran 140x140 Centimeter dan yang terkecil ukuran 70x50 Cm, dengan media cat akrilik di atas kanvas, dan satu karya berbahan cat dengan serbuk emas logam mulia.

Arik mengungkapkan, beberapa kali Samurai lolos open call pameran bersama orang dewasa. Selama ini orang dewasa masih cenderung memandang sebelah mata terhadap seni lukis anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian besar orang dewasa mungkin menganggap goresan anak-anak hanyalah hal yang biasa saja.

"Padahal sebenarnya bisa sangat luar biasa, karena di dalamnya terdapat kebebasan atau spontanitas anak dalam menggores serta keliaran mereka dalam berimajinasi, " kata Arik.(ssn/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei dikabarkan menyiapkan submerek Starlight dengan HP perdana berlayar lebar 6,3 inci, chip Kirin, dan harga terjangkau. Simak bocorannya.
Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Film horor Hajatan Setan menghadirkan kisah perempuan yang pulang kampung dan terjebak teror tradisi kelam. Simak sinopsis, pemain, dan daya tarik filmnya.
Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung dikabarkan mengembangkan tablet lipat 17 inci yang dapat dilipat menjadi 8 inci. Simak rumor, teknologi, dan persaingannya dengan Apple
Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Di tengah proses naturalisasi buat bela Timnas Indonesia, Taisei Marukawa kian curi perhatian di Super League. Bintang Jepang itu kembali buktikan kualitasnya.
Mau Buka Usaha Laundry? 6 Tips Menata Ruang dan Memilih Lantai agar Bisnis Lebih Efisien

Mau Buka Usaha Laundry? 6 Tips Menata Ruang dan Memilih Lantai agar Bisnis Lebih Efisien

Mau buka usaha laundry? Simak 6 tips menata ruang, memilih lantai epoxy, mengatur drainase, dan ventilasi agar operasional lebih nyaman, aman, dan efisien
Enggak Cuma Tanam 10.000 Pohon, Mahasiswa di Deli Serdang Kini Dibekali Tips Karier di Era Digital

Enggak Cuma Tanam 10.000 Pohon, Mahasiswa di Deli Serdang Kini Dibekali Tips Karier di Era Digital

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Linknet bekerja sama dengan Pertamina Foundation menggelar aksi penghijauan dengan menanam 10.000 bibit pohon di Kampus 2 USU, Deli Serdang, Kamis (29/10).

Trending

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei dikabarkan menyiapkan submerek Starlight dengan HP perdana berlayar lebar 6,3 inci, chip Kirin, dan harga terjangkau. Simak bocorannya.
Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Bocah bernama Bumi (7), warga Sunter Jaya, Jakarta Utara, viral karena mendukung Persija Jakarta kontra Persik sambil mengerjakan tugas sekolah dari kursi JIS.
Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengungkap kondisi terkini cucu yang dibakar neneknya di Depok. Kondisi korban yang terbakar hampir 80 persen masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati.
Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Noor Korompot menyebut pemain keturunan di Belanda bukan lagi prioritas naturalisasi Timnas Indonesia. PSSI dikabarkan melirik diaspora di lima negara lain.
Kemenhut Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla 2025 dan 2026

Kemenhut Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla 2025 dan 2026

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia diselidiki pihak berwenang. Kini sudah sampai hasil penetapan tersangka, berikut penjelasan Kemenhut.
Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberitahukan prakiraan cuaca hari ini untuk wilayah DKI Jakarta ada potensi hujan seharian.
Daftar 5 Negara yang Jadi Target PSSI usai Belanda Tidak Jadi Prioritas Naturalisasi Timnas Indonesia, Ada Jerman hingga Spanyol

Daftar 5 Negara yang Jadi Target PSSI usai Belanda Tidak Jadi Prioritas Naturalisasi Timnas Indonesia, Ada Jerman hingga Spanyol

PSSI dikabarkan mengalihkan fokus naturalisasi Timnas Indonesia dari Belanda ke lima negara. Simak daftar negara yang disebut masuk radar pencarian pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT