News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Napak Tilas Perjuangan Brigade Mobile (Brimob), Sejarah Pertempuran Rewulu dan Kotabaru

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tak bisa dilepaskan dari perjuangan para pendahulu, tak terkecuali Brigade Mobile (Brimob) yang dulu bernama Polisi Khusus
Minggu, 20 Agustus 2023 - 23:56 WIB
Ketua Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB), Komjen PoI Imam Sudjarwo dan rombongan menggelar ziarah pahlawan I Dewa Nyoman Oka.
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com -  Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para pendahulu, tak terkecuali Brigade Mobile atau Brimob yang dulu bernama Polisi Khusus (Tokubetsu Keisatsu Tai). 

Untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan, dilakukan napak tilas oleh Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) se-Indonesia. Napak tilas dilaksanakan dengan melewati rute yang menjadi saksi perjuangan Brigade Mobile beserta rakyat Yogyakarta. 

Rangkaian acara bertajuk Napak Tilas Perjuangan Brimob juga dilakukan Paguyuban Keluarga Besar Brimob dengan berziarah ke makam I Dewa Nyoman Oka dan Supadi, dua pahlawan Brimob yang gugur membela kemerdekaan Indonesia pada masa pertempuran Rewulu dan Kotabaru di tahun 1945. 

Pahlawan I Dewa Nyoman Oka dan Supadi merupakan dua Polisi Istimewa (PI) atau yang kini disebut Brigade Mobile yang saat itu turut berjuang dan gugur di Kotabaru Yogyakarta. 

Menurut Ketua PKBB, Komjen Pol (P) Imam Sudjarwo, kegiatan napak tilas sebagai perwujudan dari generasi saat ini yang tidak melupakan sejarah. 

"Tahun 2023 ini, diselenggarakan berbagai rangkaian kegiatan. Di antaranya ziarah ke makam pahlawan di TMP Kusumanegara Yogyakarta, khususnya di makam pahlawan Polisi Istimewa atau Brigade Mobile, I Dewa Nyoman Oka dan Supadi yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Maknanya kita nguri-nguri sejarah, sekaligus penghormatan dari generasi penerus dari para Brigade Mobile maupun kami yang sudah purna tugas," jelas Komjen Pol (P) Imam Sudjarwo. 

Menurutnya, Napak Tilas Mobile Brigade (Mobrig) dilakukan untuk mengenang perjuangan anggota Brimob pada pertempuran Kotabaru dan Rewulu dalam usahanya mempertahankan kemerdekaan  Republik Indonesia.


"Nah, ini penting untuk kita semua, untuk mewarisi kepahlawanannya yang berjuang tanpa pamrih, berjuang rela berkorban nyawa, harta benda untuk negara," jelasnya. 

Napak tilas ini menempuh jarak 21 km sesuai dengan tanggal ulang tahun PKBB yaitu 21 Agustus 2023 dengan titik awal Rewulu hingga Mako Batalyon A Pelopor Gondulung Kesatrian I dewa Nyoman Oka. 

Rombongan terlebih dahulu melalui Jalan Supadi dan Jalan I Dewa Nyoman Oka yang merupakan simbol darma bakti Brimob atau Polisi Istimewa dalam mempertahankan NKRI. 

"Dari sejarah, kala itu pertempuran Kotabaru dan Rewulu terjadi ketika tidak ada kesepakatan perundingan antara Indonesia dengan Jepang. Pasukan Polisi Istimewa yang turut serta berjuang dalam pertempuran di Kota Baru Yogyakarta tanggal 7 Oktober 1945," ungkapnya. 

I Dewa Nyoman Oka gugur dalam pertempuran tersebut dan jasadnya dimakamkan di Taman Makan Pahlawan Kusuma Bangsa Yogjakarta pada tanggal 7 Oktober 1945 bersama 105 pahlawan lainnya, tepatnya di utara Makam Jenderal Besar Soedirman. Selain itu, namanya juga diabadikan menjadi nama sepanjang 1.000 meter di kawasan elit Kotabaru Yogyakarta. 

Sosok lainnya yakni, Jungsa Soepadi adalah prajurit pasukan Polisi Istimewa yang juga ikut berjuang dalam pertempuran di Kotabaru Yogyakarta pada tanggal 7 Oktober 1945. Jasadnya dimakamkan di Dusun Plalangan, Desa Pendowohardjo, Kabupaten Sleman atas permintaan keluarganya. Nama Supadi juga diabadikan menjadi nama salah satu ruas jalan sepanjang 800 meter di Kotabaru Yogyakarta. 

Sebagai bagian dari kegiatan napak tilas ini, digelar pula berbagai kegiatan mulai dari fun bike hingga pengobatan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk masyarakat untuk memeriahkan HUT ke-78 RI. (Nur/Ard)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT