News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peneliti dari Berbagai Negara Kumpul di Yogyakarta Bahas Moderasi Beragama di Ruang Publik

Para peneliti dan akademisi dari dalam dan luar negeri berkumpul di Yogyakarta. Mereka membahas soal moderasi beragam di ruang publik dalam ajang ICROM 2023.
Kamis, 24 Agustus 2023 - 21:01 WIB
Para peneliti dan akademisi saat acara ICROM di Yogyakarta, Kamis (24/8/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Para peneliti dan akademisi dari dalam dan luar negeri berkumpul di Yogyakarta. Mereka membahas soal moderasi beragam di ruang publik dalam ajang International Conference on Religious Moderation (ICROM) 2023.

Selain Indonesia, para peserta juga datang dari negara Uni Emirat Arab, Singapura, Belanda, dan Malaysia. Total ada 300 peneliti yang berpartisipasi mengirimkan naskah penelitiannya membahas berbagai fenomena keberagaman di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Dedi Slamet Riyadi mengatakan ada 70 peneliti yang hadir secara langsung dan naskahnya terseleksi. 

“Para peneliti ini berdiskusi tentang harmoni dan diskusi interteks terkait moderasi beragama di Indonesia,” kata dia usai membuka acara di The Rich Jogja Hotel, Kamis (24/8/2203).

Kepala Kantor Wilayah Kemenag DI Yogyakarta Masmin Afif dalam sambutannya menjelaskan, konferensi ini adalah bukti nyata inklusivitas umat manusia dari beragam etnis dan kepercayaan. 

“Keberagaman ini harus diakui sebagai warisan yang perlu dijaga dengan baik,” ujarnya.

Masmin menyatakan, moderasi beragama bisa menjadi acuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif. Utamanya menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024.

"Kita terus meningkatkan penyatuan visi, pemahaman terhadap bagaimana kita menjadi umat bangsa yang baik, moderat, dalam kehidupan beragama kita," terangnya.

Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia periode 2014-2019 Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya mengingatkan tentang bagaimana moderasi beragama menjadi hal penting untuk terus digali.

Lukman yang juga Penggagas ModerasI Beragama mengakui, saat ini Islam di Indonesia mendapatkan tantangan besar. Padahal, dalam konteks global, peran agama vital dalam menangani berbagai masalah dan tantangan dunia. 

Lukman juga mengingatkan bahwa dalam menghadapi keragaman keberagamaan, penting untuk memahami hakekat ajaran agama itu sendiri.

"Guru-guru, orang-orang tua kita mengajarkan ajaran agama itu bisa diklasifikasikan dalam dua kategori. Pertama ajaran agama yang universal, inti, pokok. Ajaran ini bisa dipahami oleh semua orang beragama di dunia," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia berharap ICROM 2023 bisa menjadi platform yang luas untuk diskusi dan ide-ide segar tentang moderasi beragama sebagai solusi bagi tantangan agama dalam masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ICROM 2023 sendiri digelar selama dua hari, 24-26 Agustus 2023 di Yogyakarta dan terbuka untuk umum. Dalam acara tersebut juga ada Puctast On Stage yang menghadirkan dai beken Habib Husein Ja’far, Fahrudin Faiz dan Puthut EA. (apo/buz).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT