News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat dan Pelaku UMKM Panen Berkah dari Panggung Rakyat Gebyar 11 Tahun UU Keistimewaan DIY di Kulonprogo

Panggung Rakyat Gebyar Keistimewaan DIY selama tiga hari di Lapangan Secang, Kulon Progo mendatangkan berkah tersendiri untuk masyarakat dan UMKM di Yogyakarta
Jumat, 1 September 2023 - 12:36 WIB
Penampilan Pentas Seni Lokal dalam acara penutupan Panggung Rakyat Gebyar 11 Tahun UU Keistimewaan DIY, Kamis (31/8/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Kulon Progo, tvOnenews.com - Panggung Rakyat Gebyar Keistimewaan 11 Tahun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 Keistimewaan DIY, yang digelar oleh Paniradya Kaistimewan DIY selama tiga hari di Lapangan Secang, Kalurahan Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo mendatangkan berkah tersendiri untuk masyarakat desa tuan rumah setempat, dan para pelaku UMKM yang berjualan di lokasi.

Giyarti, salah satu pedagang minuman dan makanan ringan sekaligus warga Kelurahan Sendangsari yang berjualan di lokasi merasakan kebahagiaan meraup rejeki dari dagangannya yang laris manis dibeli pengunjung Panggung Rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sehari-hari dagang pindah-pindah mencari acara keramaian seperti ini mas, kadang sampai jauh lokasinya. Alhamdulillah acara Panggung Rakyat ini digelar tidak jauh dari rumah dan ramai sekali sampai dagangan saya laris manis. Semoga acara keramaian seperti ini sering diadakan disini (Sendangsari)” Harapnya.

Sementara itu salah satu pelaku UMKM  Munarsih , 45, warga Wates Kapanewon Wates mengatakan, pada kegiatan kali ini dirinya memamerkan produk olahan makanan tradisional Harganya bervariasi mulai dari 5.000 hingga 20 Ribu Rupiah.

Foto: Antrean Pengunjung yang Membeli Produk di Stan Jualan Warga Setempat dan UMKM Kulonprogo

"Alhamdulilah mas dengan adanya acara seperti ini sangat membantu, mudah mudahan kegiatan seperti ini terus berkelanjutan agar produk kuliner kami dikenal secara meluas, ujar Munarsih

Selain warga setempat, Yuliana salah satu pelaku UMKM Kulonprogo dari Asosiasi Mulia Boga Nusantara juga turut merasakan dampak positif dari acara perayaan Hari Keistimewaan di Kulonprogo ini. 

Yuliana mengaku ini bukan kali pertama Asosiasinya mengikuti pameran Hari Keistimewaan, namun kali ini dia cukup bangga acaranya diselenggarakan di Kulonprogo dan pengunjungnya sangat ramai sehingga dirinya sangat bersemangat memperkenalkan dan memasarkan produk olahan khas Kulonprogo yang dibawa oleh asosiasinya.

Produk olahan asli Kulonprogo yang dipajang di stand merupakan produk olahan pangan lokal, utamanya umbi-umbian, ada garut, pisang dan tepung singkong yang diolah menjadi mi mocaf dan bistik, rengginang singkong juga sale pisang. 

“Kami senang UMKM kami sering diikutsertakan dalam acara keramaian seperti ini. Sebagai UMKM Binaan dari Disperindag DIY, Dinkop UMKM DIY dan juga Dinas Koperasi Kabupaten Kulonprogo, acara seperti ini sangat membantu kami memperkenalkan dan memasarkan produk-produk olahan umbi dan gula semut khas Kulonprogo ke masyarakat." ujar Yuliana. 

Bahkan transaksi tidak hanya terjadi di stan pameran namun juga sering berlanjut pemesanan produk diluar pameran melalui online hingga ke luar Yogyakarta bahkan keluar pulau Jawa.” lanjutnya.

Selain stan-stan UMKM dengan berbagai macam produk kuliner, kerajinan masyarakat dan UKM Binaan, pada Panggung Rakyat menampilkan beberapa pentas seni lokal yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari luar Sendangsari yang berkunjung.

Ifan, salah satu pengunjung dari Sentolo, Kulonprogo mengaku dia datang ke Panggung Rakyat bersama pasangannya untuk menyaksikan hiburan lokal yang disajikan.

“Kami kesini ingin menonton penampilan band Ngatmobilung (performer lokal Yogyakarta), sambil nonton dan makan jajan-jajan disini asyik, jajannya juga lengkap sekali, mulai dari makanan lokal tradisional sampai jajan kekinian semuanya ada. Ramai dan seru sekali.” Tandasnya. 

Acara hari terakhir Panggung Rakyat di Kulonprogo dihadiri oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X. Dalam sambutannya beliau menyampaikan kebanggaannya kepada desa-desa di Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah berkembang pesat.

“Saya bersyukur dan mengapresiasi karena di DIY sudah banyak desa berkembang dalam berbagai bentuk sehingga menjadi kuat maju mandiri kredibel dan demokratis.”

Paniradya Pati Aris Eko Nugroho mengatakan, Perayaan 11 Tahun UU Keistimewaan DIY dengan tema “KAISTIMEWAN ADHEGANING AMERTA”, mempunyai makna keistimewaan Yogyakarta yang sangat luas untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya dan tradisi Jawa serta peningkatan pembangunan secara luas. 

“Adapun pemilihan tempat di Lapangan Secang, Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo bukan tanpa alasan, Kapanewon Pengasih merupakan salah satu kapanewon miskin yang berada di DIY. Diharapkan dengan adanya rangkaian kegiatan (Panggung Rakyat 11 Tahun UU Keistimewaan DIY) yang dilaksanakan selama 3 hari ini, dapat memberikan dampak perekonomian secara langsung kepada Masyarakat dan dimunculkan potensi-potensi yang ada di Kapanewon Pengasih.”

Lebih lanjut, Aris mengatakan perayaan 11 Tahun UU Keistimewaan ini menjadi momen sakral untuk mengevaluasi kembali bagaimana upaya yang sudah dilakukan untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga tercapai tujuan Keistimewaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peringatan 11 Undang-Undang Keistimewaan DIY ini bisa menjadi momentum kita semua untuk introspeksi diri menyangkut apa saja yang sudah kita jalani bersama untuk kesejahteraan masyarakat dalam mencapai 5 tujuan Keistimewaan. 11 Tahun Undang-Undang Keistimewaan DIY telah cukup memberikan pondasi yang kuat untuk menuju tercapainya tujuan keistimewaan ke level yang lebih tinggi, yaitu mewujudkan kemuliaan dan kejayaan Keistimewaan DIY, sebagaimana dicita-citakan oleh para leluhur bumi Mataram.” Tandasnya

Pada momen Panggung Rakyat ini, Paniradya Kaistimewan juga membagikan buku gratis untuk pengunjung mengenai kajian Keistimewaan DIY dari berbagai perspektif keilmuan. 
Harapannya bisa memfasilitasi dan mengedukasi masyarakat yang ingin memaknai lebih dalam tentang Keistimewaan DIY. (buz)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT