GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampah Menggunung di Kotabaru, Bau Tak Sedap dan Serangan Lalat Ganggu Aktivitas Warga

Warga kembali terganggu dengan tumpukan sampah menggunung yang ditemukan di kawasan heritage Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta hingga Senin, (9/10/2023).
Senin, 9 Oktober 2023 - 14:34 WIB
Sampah Menggunung Ditemukan di Kawasan Haritage Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta Hingga Senin, (9/10/2023) Pagi.
Sumber :
  • tim tvOne/Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Warga Kotabaru Yogyakarta kembali terganggu adanya tumpukan sampah yang menggunung.  

Sampah menggunung ditemukan pada kawasan heritage Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta hingga Senin, (9/10/2023) pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian ini menimbulkan dampak bau yang tak sedap.

Tumpukan sampah ini diduga akibat imbas dari tidak segera diambilnya sampah di depo jalan Merbabu, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

tvonenews

Tak hanya itu, tumpukan sampah itu juga diduga akibat akumulasi imbas dari ditutupnya Tempat Penampungan Akhir (TPA) Piyungan Bantul beberapa waktu lalu. 

Bahkan gunungan sampah juga terjadi tidak jauh dari sekolah dasar.

Salah seorang pengguna jalan, Yuwana, menyebutkan bau tak sedap sangat terasa saat dirinya melewati tumpukan sampah.

"Wah saya sampai mual tadi mas, baunya sudah menyengat. Kemarin itu viral di berbagai media sosial, mudah-mudahan segera diangkut," jelas Yuwana.

Sementara dari pantauan Forum Pemantau Independen atau Forpi, gunungan sampah ditemukan di sejumlah lokasi, Senin (9/10/2023).

Tumpukan sampah ditemukan di Jalan Merbabu, Kotabaru, Yogyakarta, hingga menggunung ke pinggir jalan. 

Sampah-sampah tersebut menutupi akses jalan.

"Akibat dari tumpukan sampah muncul bau tidak sedap. Sampah sudah ada sejak bulan Juli 2023 meskipun diambil sehari satu trip atau satu truk namun tidak bisa menghindari menggunungnya sampah," ujar Baharuddin Kamba, anggota Forpi.

Forpi Kota Yogyakarta memprediksi sampah yang menggunung di jalan Merbabu, Kotabaru, Yogyakarta ini tidak cukup diambil dalam waktu satu hari saja. 

Namun butuh waktu minimal satu minggu dan menambah armada untuk mengangkut sampah yang menggunung serta menambah SDM untuk mengangkut sampah-sampah tersebut.

Forpi Kota Yogyakarta berharap setelah perayaan HUT Kota Yogyakarta ke-267 dapat segera menyelesaikan pekerjaan rumah belum terselesaikan yakni persoalan sampah.

"Selain itu respon cepat terkait aduan masyarakat perihal sampah yang menggunung segera ditindaklanjuti. Jangan menunggu viral di media sosial baru ada tindakan," jelas Kamba.

Hal lain dari hasil pemantauan Forpi Kota Yogyakarta yakni keberadaan Linmas yang biasanya mengawasi di dekat depo sampah kini sudah tidak nampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu penanganan sampah di Kota Yogyakarta perlu sinergitas semua pihak termasuk kesadaran masyarakat untuk kembali menggiatkan kembali gerakan zero sampah anorganik. 

Termasuk peningkatan kesejahteraan bagi SDM yang mengurusi persoalan sampah juga perlu dipikirkan. (nur)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Gelar Karpet Merah Untuk Investor AS, Tawarkan Hilirisasi hingga Proyek Strategis Nasional

Prabowo Gelar Karpet Merah Untuk Investor AS, Tawarkan Hilirisasi hingga Proyek Strategis Nasional

Di forum bisnis tersebut, Prabowo menempatkan kemitraan ekonomi sebagai kunci fase baru hubungan bilateral
Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Ledakan hebat terjadi di salah satu rumah warga di Dusun Mimbo. Desa Sumberanyar, Kecamatana Banyuputih, Kabupaten Situbondo.
7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

Tak perlu khawatir kantong jebol, karena resto all you can eat eat berikut ini menawarkan harga terjangkau
Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mengerahkan ribuan personel untuk penertiban sahur on the road, tawuran, hingga balapan liar selama bulan Ramadhan.
Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyadari bahwa Liga Italia telah mengalami penurunan selama sedekade terakhir. Hal ini mengacu kepada raihan minor tim-tim Serie A di Liga Champions.
Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Di tengah persiapan pelatih John Herdman menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia, satu nama pemain keturunan justru tampil panas di Eredivisie. Siapa?

Trending

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT