GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Biaya UKT Mahal, Buruh di DIY Tuntut Pemda Beri Subsidi Pendidikan Hingga Perguruan Tinggi

Besaran UKT yang naik signifikan menjadi beban bagi mereka yang ingin melanjutkan kuliah namun keterbatasan dalam segi ekonomi.
Rabu, 22 Mei 2024 - 12:56 WIB
MPBI DIY audiensi menuntut pemerintah berikan subsidi pendidikan hingga perguruan tinggi dan tuntutan lainnya di Kantor DPRD DIY, Selasa (21/5/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kenaikan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga beberapa kali lipat menimbulkan berbagai polemik.

Besaran UKT yang naik signifikan menjadi beban bagi mereka yang ingin melanjutkan kuliah namun keterbatasan dalam segi ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari persoalan tersebut, Majelis Pekerja Buruh Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarya (MPBI DIY) menuntut pemerintah daerah (Pemda) setempat agar memberikan subsidi pendidikan hingga perguruan tinggi bagi anak buruh di daerah ini.

Tuntutan disampaikan mereka saat audiensi di Kantor DPRD DIY, Selasa (21/5/2024).

Koordinator MPBI DIY, Irsyad Ade Irawan mengatakan, tuntutan ini disampaikan karena ia melihat sebagian besar siswa di DIY yang telah lulus SMA sederajat banyak yang gagal untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Faktor biaya menjadi kendala utamanya.

Berdasarkan data yang ia himpun pada 2022 lalu di Kabupaten Sleman, dari sekitar 20 ribu lulusan SMA/SMK, tidak lebih dari 10 ribu yang meneruskan ke perguruan tinggi. 

"Sehingga kami menuntut agar pemerintah memberikan subsidi pendidikan hingga perguruan tinggi kepada anak buruh yang tergabung dalam serikat pekerja atau serikat buruh," kata Irsyad.

Terlebih, kondisi kian diperparah dengan adanya defisit ekonomi yang harus ditanggung oleh buruh lantaran biaya hidup layak jauh lebih mahal dibandingkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Untuk diketahui, UMP DIY 2024 telah ditetapkan sebesar Rp 2.125.897 atau naik 7,27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan, besaran UMK 2024 untuk Kota Yogyakarta sebesar Rp 2.492.997, Kabupaten Sleman Rp 2.315.976, Bantul Rp 2.216.463, Kulon Progo Rp 2.207.736 dan Gunungkidul Rp 2.188.041

Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) DIY merevisi UMK DIY 2024 sebesar Rp 3,5 juta - Rp 4,2 juta.

Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto menyampaikan bahwa kalangan legislatif terus mendorong instansi terkait untuk membantu mereka yang ingin berkuliah namun terjangkau masalah pendanaan.

Satu di antaranya pemberian subsidi pendidikan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Subsidi ini diberikan bagi mahasiswa yang berkuliah di kampus negeri maupun swasta.

Pada 2024 ini, tercatat ada sekitar 150 mahasiswa yang menerima subsidi pendidikan tersebut. Dikatakan Koeswanto, setiap mahasiswa mendapatkan bantuan sebesar 10 juta per tahun.

"Dewan mendorong setiap tahunnya dinaikkan dengan menyesuaikan kemampuan APBD. Ini supaya adik-adik mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya tinggi terbantu," ucapnya.

Sedangkan, pemerintah telah menggratiskan biaya pendidikan untuk tingkat sekolah dasar (SD) dengan Bantuan Operasional Sekolah Dasar (BOSDA).

Adapun untuk tingkat Sekolah Menegah Atas (SMA) sederajat, biaya pendidikan dibantu lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Namun, beasiswa pendidikan ini belum mencukupi keseluruhan. Sehingga, DPRD DIY tengah membahas rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pendanaan pendidikan. 

"Dari panitia khusus (pansus) juga berusaha bagaimana caranya agar SMA sederajat tidak takut hujaan atas dugaan pungutan. Padahal dalam UU, pendanaan pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat," kata Koeswanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, komite sekolah mengadakan cara bagaimana agar sekolah maju dengan dana tambahan dari wali murid yang dinamakan sumbangan sukarela. Sumbangan ini dimaksudkan bagi yang mampu untuk subsidi silang bagi siswa dari keluarga kurang mampu. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beckham Putra Bereaksi usai Rizky Ridho Klarifikasi Insiden Jambak yang Viral di Media Sosial, Sikap Pemain Persib Ini Jadi Sorotan

Beckham Putra Bereaksi usai Rizky Ridho Klarifikasi Insiden Jambak yang Viral di Media Sosial, Sikap Pemain Persib Ini Jadi Sorotan

Beckham Putra bereaksi usai Rizky Ridho klarifikasi insiden viral seusai laga Persib Bandung vs Persija Jakarta. Sikapnya jadi sinyal keduanya tak bermasalah.
23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus setelah ditemukan 23 kasus positif di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.
Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro mengajukan audiensi ke Komisi III DPR RI terkait proses hukum dugaan korupsi dana bantuan bencana Gunung Ruang.
Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Apa pun hasil di dua laga tersisa, Persib dan Borneo FC tak akan bisa disalip oleh Persija Jakarta yang sudah dipastikan berada di peringkat ketiga klasemen terakhir Super League 2025-2026. 
Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Alex Albon menegaskan Williams Racing tak boleh terus bergantung pada start yang bagus untuk bisa mendapatkan poin di F1 2026.
Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa tekanan terhadap mata uang rupiah meningkat tajam akibat kombinasi faktor eksternal dan domestik yang datang bersamaan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT