News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bermaksud Tegur Rekannya yang Mabuk di Asrama, Pria Asal Papua Jadi Tersangka Penganiayaan

Nasih nahas dialami oleh MS (26). Pria asal Papua Barat Daya itu ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap rekannya, Victor Turot (22).
Selasa, 25 Juni 2024 - 18:16 WIB
Konfrensi pers kasus penganiayaan hingga meninggal dunia di Asrama Maybrat Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Nasih nahas dialami oleh MS (26). Pria asal Papua Barat Daya itu ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap rekannya, Victor Turot (22).

Kala itu, tersangka mengingatkan korban yang juga warga asal Papua Barat Daya agar tidak minum-minuman keras di Asrama Maybrat, Jalan Gambir Sawit Gang Jangkang, Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Minggu (17/6/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, tersangka MS emosi karena korban dan rekannya mabuk-mabukan di asrama dan bikin ribut. Kemudian melakukan pemukulan yang menurut tersangka tidak kena. Lalu melakukan pengejaran hingga korban menabrak tembok pagar dan akhirnya mengakibatkan meninggal dunia," tutur AKP MP Probo Satrio, Kasatreskrim Polresta Yogyakarta saat rilis kasus, Selasa (25/6/2024).

Probo menuturkan, awalnya pada Minggu dini hari sekira pukul 04.00 WIB, korban Victor Turot dan rekannya bernama Elvis Reinaldo Iek dan Jhon Tahoba serta Erik Kambo dan Petrus Karet sedang minum-minuman keras di lantai 3 Asrama Maybrat.Ā 

Selanjutnya sekira pukul 10.44 WIB, tersangka mengingatkan kepada teman-temannya yang tinggal di asrama untuk tidak minum-minuman keras karena ia merasa terganggu.Ā 

Lalu, tersangka menghubungi saksi Yakobus Renvil Nauw sebagai ketua asrama untuk memperingatkan mereka yang sedang minum-minuman keras di lantai 3 asrama tersebut.Ā 

Kemudian pukul 18.00 WIB, saksi Yakobus naik ke lantai 3 dan disana terjadi keributan antara korban dengan saksi Reinaldo. Tidak lama kemudian, korban dibawa oleh saksi Petrus ke lantai bawah untuk ditenangkan supaya tidak terjadi keributan.

Karena mengetahui korban di bawah, tersangka lalu mematikan lampu asrama sehingga posisi saat itu gelap dan sempat terjadi pemukulan yang dilakukan tersangka.

Kemudian, korban yang ketakutan lari kencang ke arah selatan asrama. Korban oleh tersangka dikejar termasuk diikuti oleh saudara Yakobus, Petrus, Romeo Baru, Elvis, James dan Yohanes Arnie dengan tujuan melerai.Ā 

"Jadi setelah dikejar menurut keterangan tersangka, korban menabrak tembok. Lalu saksi dan tersangka melihat bahwa kedua lubang hidung korban mengeluarkan darah dan saudara Petrus sempat mendudukkan korban namun sudah tidak sadar," kata Probo.Ā 

Lebih lanjut, saudara Elvis yang juga emosi terhadap tersangka akhirnya terjadi adu mulut di antara mereka.

Sementara, korban yang tak sadarkan diri dibawa ke RS Hidayatullah. Keesokan harinya atau pukul 07.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.Ā 

"Korban meninggal ketika mendapatkan perawatan di rumah sakit kurang lebih 12 jam. Menurut keterangan dokter, hasil ct scan korban, kepalanya retak hingga akhirnya mengeluarkan darah di bagian telinga," ucap Probo.Ā 

Akan tetapi, pihak keluarga menyatakan bahwa korban tidak boleh di autopsi dan meminta jenazah segera dipulangkan ke kampung halamannya di Papua Barat Daya.Ā 

Dalam kasus ini, polisi juga menyita barang bukti dari tangan saksi di antaranya surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh RS Hidayatullah, hasil visum et repertum, rekaman kamera CCTV, sebuah kaus warna hitam milik saksi saat evakuasi korban,

Kemudian 3 botol plastik ukuran 600 ml yang digunakan untuk minum-minuman keras, 1 botol sprite ukuran 300 ml dan celana pendek warna merah milik korban. Sedangkan dari tangan tersangka menyita 1 buah celana pendek warna hitam yang digunakan saat melakukan tindak pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP subsidair Pasal 359 KUHP lebih subsidair Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara. (scp/buz)Ā 

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT