News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Populasi Ikan Lokal Nyaris Punah, 20.000 Ikan Ditebar di Perairan Waduk Sermo Kulon Progo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menebar sebanyak 20.000 benih ikan di perairan Waduk Sermo.
Senin, 7 Oktober 2024 - 17:14 WIB
Penebaran ikan lokal di perairan Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo, Senin (7/10/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menebar sebanyak 20.000 benih ikan di perairan Waduk Sermo.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Trenggono Trimulyo menuturkan, penebaran ikan ini bagian dari program jaga kaliku (jaga komitmen warga untuk kelestarian alam lingkungan ikan Kulon Progo) yang merupakan program unggulan dari Dinas Kelautan dan Perikanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini untuk meningkatkan komitmen masyarakat mulai dari menjaga, melindungi dan melestarikan sumber daya alam perikanan di perairan umum Kulon Progo. 

"Hari ini, ada sekitar 20.000 benih ikan lokal yang dilepasliarkan. Jenisnya mulai dari wader, tawes, nilem dan sidat," kata Trenggono, Senin (7/10/2024).

Harapannya, masyarakat dapat menangkap ikan tersebut dengan memancing maupun menggunakan jala atau jaring setelah waktunya cukup. Sehingga angka produksi perikanan meningkat.

Di sisi lain, dapat menambah gizi keluarga dengan mengonsumsi hasil tangkapan ikan untuk menurunkan angka stunting di Kulon Progo.

"Juga mengimbangi antara jumlah ikan lokal dengan ikan predator yang berada disini," imbuh Trenggono.

Sebelumnya, Guru Besar Ilmu Manajemen Sumber Daya Perikanan, Fakultas Pertanian UGM, Djumanto dalam pidato pengukuhannya berjudul 'Tantangan Peningkatan Produksi dan Pelestarian Sumber Daya Ikan Perairan Darat Indonesia' menyebutkan bahwa ada sejumlah faktor utama yang mengancam keberadaan ikan air tawar asli perairan darat termasuk ikan wader. Mulai dari penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan misalnya menggunakan alat tangkap yang merusak seperti alat setrum.

Serta melepaskan spesies ikan tertentu yang berakibat pada penurunan populasi ikan mangsa. Pun, introduksi spesies asing yang invasif bisa menjadi kompetitor atau predator ikan asli.

Dijelaskan Djumanto, gambaran perairan umum darat di DIY masih menyimpan sebanyak 47 jenis ikan meliputi 42 ikan lokal dan lima ikan introduksi yang meliputi ikan guppy, red devil, nila, sapu-sapu dan ekor pedang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara berdasarkan status keberadaannya, ikan berstatus risiko rendah sebanyak 83 persen, berstatus belum dievaluasi 13 persen serta berstatus informasi data kurang dan rentan masing-masing 2 persen. 

"Spesies ikan berstatus rentan yaitu ikan wader bisa menjadi kritis ketika kualitas habitat ikan wader mengalami penurunan drastis sehingga tidak cocok berkembang biak. Demikian halnya, ikan berisiko rendah bisa menjadi rentan jika tingkat penangkapan dan gangguan antropogenik lainnya sangat tinggi," terang Djumanto.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mentan Amran: Benih BRMP Padi Subang Hasilkan 10-13 Ton per Hektare

Mentan Amran: Benih BRMP Padi Subang Hasilkan 10-13 Ton per Hektare

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, benih hasil produksi Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi (BRMP Padi) di
Publik Soroti soal AirAsia Gandeng Pegasus, Rute London Jadi Perbincangan di Media Sosial

Publik Soroti soal AirAsia Gandeng Pegasus, Rute London Jadi Perbincangan di Media Sosial

Baru-baru ini publik dihebohkan kabar viral di media sosial terkait maskapai bernama AirAsia. Pasalnya, AirAsia mengambil langkah signifikan dalam memperluas
5 Fakta "Merindu" Mini Album Terbaru Ruth Sahanaya dengan Nuansa City Pop yang Modern

5 Fakta "Merindu" Mini Album Terbaru Ruth Sahanaya dengan Nuansa City Pop yang Modern

Bagi Anda yang penasaran dengan album terbaru ini, berikut deretan fakta menarik di balik peluncuran EP "Merindu" milik Ruth Sahanaya.
Upaya Penanganan, Karhutla di Riau Mulai Tunjukan Hasil Positif

Upaya Penanganan, Karhutla di Riau Mulai Tunjukan Hasil Positif

Polda Riau terus berupaya memitigasi serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hasil China Masters 2026: Sabar/Reza Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar Usai Singkirkan  Ganda Putra Korea Selatan

Hasil China Masters 2026: Sabar/Reza Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar Usai Singkirkan  Ganda Putra Korea Selatan

Hasil China Masters 2026 dari sektor ganda putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju
US Open 2026: Kembali Berpasangan dengan Erin Routliffe, Aldila Sutjiadi jadi Unggulan ke-9 di Sektor Ganda

US Open 2026: Kembali Berpasangan dengan Erin Routliffe, Aldila Sutjiadi jadi Unggulan ke-9 di Sektor Ganda

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi akan memulai perjuangannya di ajang US Open 2026 pada sektor ganda putri dengan Erin Routliffe dari Selandia Baru.

Trending

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT